Debat Kandidat Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Siapkan Lokasi Nonton Bareng untuk Simpatisan

Kompas.com - 20/11/2020, 14:39 WIB
Benyamin Davnie dan Pilar Saga KOMPAS.comBenyamin Davnie dan Pilar Saga
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Calon wali kota nomor urut satu Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengingatkan simpatisan untuk tidak hadir ke lokasi debat kandidat Pilkada Tangsel 2020.

Hal tersebut karena debat yang berlangsung pada Minggu (22/11/2020) dan Kamis (3/12/2020) digelar secara terbatas.

Sebagai gantinya, kata Benyamin, para simpatisan bisa mengikuti acara nonton bareng (nobar) di sekretariat tim pemenangan Benyamin-Pilar.

"Di posko kami nanti semacam nonton bareng lah, bikin layar di sana di Villa Melati," ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Siapkan Diri untuk Debat Kandidat, Tiga Paslon di Pilkada Tangsel Perbanyak Diskusi hingga Gelar Simulasi

Menurut Benyamin, jumlah peserta dalam acara nonton bareng debat kandidat itu nantinya akan tetap dibatasi dan diatur oleh tim pemenangan.

Dengan begitu, para peserta tetap menjaga jarak fisik satu sama lain sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

"Kami minta paling banyak 50 orang, karena kan cuma di satu tempat lokasinya," kata Benyamin.

"Kalau memungkinkan dibagi menjadi dua tempat mungkin bisa dibuat sampai 100 persen," sambungnya.

Benyamin menambahkan, simpatisan yang tidak dapat mengikuti nonton bareng karena keterbatasan kapasitas, diminta menyaksikan debat kandidat di rumahnya masing-masing.

"Sebaiknya nonton di rumah, kan disiarkan juga di TV. Jadi nonton di rumah masing-masing," pungkasnya.

Baca juga: Persiapan Debat Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Perbanyak Diskusi dan Simulasi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

BP2MI Pulangkan Pekerja Migran yang Koma karena Strok dari Taiwan

Megapolitan
Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Nekat Buka Selama PPKM, Kolam Renang hingga Tempat Fitnes di Kota Tangerang Ditutup

Megapolitan
Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Wagub DKI Klaim Penanganan Covid-19 di Jakarta Cukup Baik sehingga Angka Kematian Turun, Ini Faktanya

Megapolitan
Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Update Covid-19 di Kota Tangerang: Ada 72 Kasus Baru, Totalnya 5.793

Megapolitan
Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Pemprov DKI Jakarta Siapkan 6 Lokasi Baru untuk Tampung Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

IDI Tangsel Sebut Proses Penambahan Kapasitas Rumah Lawan Covid-19 Harus Dikebut

Megapolitan
Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Kisah Penyintas Covid-19, Kehilangan Kakak hingga Puji Syukur Bisa Bernapas

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

UPDATE 27 Januari: Ada 1.836 Kasus Baru Covid-19 di Jakarta, 22.301 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Januari: Ada 100 Kasus Baru Covid-19 di Tangsel, 2 Pasien Meninggal

Megapolitan
Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Dinkes DKI Temukan 592 Klaster Keluarga Pascalibur Natal-Tahun Baru, 1.265 Orang Positif Covid-19

Megapolitan
Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Alat Medis Belum Ada, Pemanfaatan RSU Pakulonan Tangsel untuk Pasien Covid-19 Molor hingga Februari

Megapolitan
Vaksinasi Tahap Kedua Dimulai Besok, 9.150 Nakes di Kota Bogor Siap Disuntik

Vaksinasi Tahap Kedua Dimulai Besok, 9.150 Nakes di Kota Bogor Siap Disuntik

Megapolitan
Kasus Prostitusi di Sunter, 4 Anak 'Dijual' Rp 20 Juta

Kasus Prostitusi di Sunter, 4 Anak "Dijual" Rp 20 Juta

Megapolitan
Selama PPKM Jilid I, 95 Orang dan 4 Usaha di Kota Tangerang Didenda karena Langgar Prokes

Selama PPKM Jilid I, 95 Orang dan 4 Usaha di Kota Tangerang Didenda karena Langgar Prokes

Megapolitan
Kapolri Sebut Polantas Tak Lagi Menilang, Warga: Tilang Elektronik Lebih Menakutkan

Kapolri Sebut Polantas Tak Lagi Menilang, Warga: Tilang Elektronik Lebih Menakutkan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X