Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 20/11/2020, 18:16 WIB
Singgih Wiryono,
Nursita Sari

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, denda yang dibayar pelanggar pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta mencapai Rp 5,1 miliar.

Nilai tersebut merupakan akumulasi yang terhitung hingga 31 Oktober lalu.

"Per tanggal 31 Oktober 2020, denda terhadap pelanggaran PSBB mencapai Rp 5 miliar lebih atau tepatnya Rp 5.112.795.000," ujar dia melalui akun resmi Facebook-nya, Jumat (20/10/2020).

Pria yang akrab disapa Ariza ini mengatakan, denda tersebut sebagai bentuk ketegasan Pemprov DKI Jakarta bagi pelanggar PSBB yang sudah tercatat sebanyak 21.068 pelanggaran protokol di tempat umum.

"Seperti kafe, resto, kegiatan perkantoran, serta pelanggaran penggunaan masker perorangan," kata Ariza.

Baca juga: Denda Pelanggar PSBB di Tangerang Selatan Terkumpul Rp 34,5 Juta

Dia menjelaskan, selain sanksi denda, ada pula pelanggar PSBB yang dikenai sanksi sosial, sanksi teguran tertulis, dan sanksi lainnya.

"Jika ditotal lebih dari 236.413 penindakan (data per 31 Oktober 2020). Mohon kabari kami jika ada pelanggaran lewat aplikasi JAKI," kata dia.

Pemprov DKI Jakarta, kata dia, akan menindak dengan tegas dan tanpa tebang pilih.

"Kami melakukan banyak sekali pencegahan dan penindakan dengan tegas, adil, tanpa tebang pilih," tutur Ariza.

Baca juga: Langgar Protokol Kesehatan, Rizieq Shihab dan FPI Didenda Rp 50 Juta

Buktinya, Pemprov DKI telah memberikan sanksi atas pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi dalam acara pernikahan putri pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Ariza menjelaskan, acara itu terbukti melanggar Pergub 79 Tahun 2020 sehingga panitia harus membayar sanksi denda Rp 50 juta.

"Dan langsung dibayarkan secara tunai," kata Ariza.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

[POPULER JABODETABEK] Alasan Jokowi Sulit Dimakzulkan | Ed Sheeran Beli Vinyl di Pasar Santa

[POPULER JABODETABEK] Alasan Jokowi Sulit Dimakzulkan | Ed Sheeran Beli Vinyl di Pasar Santa

Megapolitan
Rute Mikrotrans JAK 74 Rawamangun-Cipinang

Rute Mikrotrans JAK 74 Rawamangun-Cipinang

Megapolitan
Pembuat Sertifikat Habib Palsu Duplikasi Logo Rabithah Alawiyah agar Calon Korban Percaya

Pembuat Sertifikat Habib Palsu Duplikasi Logo Rabithah Alawiyah agar Calon Korban Percaya

Megapolitan
Polisi Sita Ponsel dan Laptop Pembuat Sertifikat Habib Palsu di Kalideres

Polisi Sita Ponsel dan Laptop Pembuat Sertifikat Habib Palsu di Kalideres

Megapolitan
Polisi: Pemuda di Mampang Prapatan Tewas karena Tawuran, Bukan Dibacok OTK

Polisi: Pemuda di Mampang Prapatan Tewas karena Tawuran, Bukan Dibacok OTK

Megapolitan
Puluhan Pemuda Terlibat Tawuran di Mampang: 1 Tewas dan 1 Luka-luka

Puluhan Pemuda Terlibat Tawuran di Mampang: 1 Tewas dan 1 Luka-luka

Megapolitan
Pemuda Tewas Dibacok Saat Tawuran di Mampang Prapatan

Pemuda Tewas Dibacok Saat Tawuran di Mampang Prapatan

Megapolitan
Pembuat Sertifikat Habib Palsu di Kalideres Pasang Tarif Rp 4 Juta Per Nama

Pembuat Sertifikat Habib Palsu di Kalideres Pasang Tarif Rp 4 Juta Per Nama

Megapolitan
Polisi Tangkap Pemalsu Sertifikat Habib yang Catut Nama Organisasi Rabithah Alawiyah

Polisi Tangkap Pemalsu Sertifikat Habib yang Catut Nama Organisasi Rabithah Alawiyah

Megapolitan
Harga Telur di Pasar Jaksel Naik, Pedagang: Banyak Pelanggan Protes

Harga Telur di Pasar Jaksel Naik, Pedagang: Banyak Pelanggan Protes

Megapolitan
'Jakarta Toys and Comics Fair' Dukung Industri mainan Lokal

"Jakarta Toys and Comics Fair" Dukung Industri mainan Lokal

Megapolitan
Seorang Remaja Tewas Tenggelam Saat Bermain Getek di Danau Rawa Badung

Seorang Remaja Tewas Tenggelam Saat Bermain Getek di Danau Rawa Badung

Megapolitan
Harga Beras Naik, Omzet Pedagang di Pasar Rumput Justru Merosot Drastis

Harga Beras Naik, Omzet Pedagang di Pasar Rumput Justru Merosot Drastis

Megapolitan
Jika Tuntutannya Tak Direspons DPR, Relawan AMIN Ancam Akan Demo Lagi 5 Maret 2024

Jika Tuntutannya Tak Direspons DPR, Relawan AMIN Ancam Akan Demo Lagi 5 Maret 2024

Megapolitan
'Jakarta Toys and Comics Fair 2024' Bukan Cuma Urusan Mainan

"Jakarta Toys and Comics Fair 2024" Bukan Cuma Urusan Mainan

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com