Pria yang Bunuh Kakaknya di Kontrakan di Depok Minta Maaf kepada Calon Istri

Kompas.com - 20/11/2020, 18:54 WIB
Situasi penggalian ubin rumah kontrakan di Gang Kopral Daman, Jalan Raya Muchtar, Sawangan Baru, Depok, Jawa Barat pada Rabu (18/11/2020), tempat ditemukannya rangka manusia yang dikubur. IstimewaSituasi penggalian ubin rumah kontrakan di Gang Kopral Daman, Jalan Raya Muchtar, Sawangan Baru, Depok, Jawa Barat pada Rabu (18/11/2020), tempat ditemukannya rangka manusia yang dikubur.

DEPOK, KOMPAS.com - Pernikahan yang direncanakan J, pria asal Bogor, Jawa Barat, pupus sudah. Dia ditangkap polisi dan kini ditahan setelah ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan berencana terhadap kakaknya sendiri.

J sudah mengakui perbuatan kejinya. Dia membunuh kakak tirinya, D, pada pekan lalu dan menguburkan jenazahnya di bawah lantai rumah kontrakan yang mereka sewa bersama di Sawangan, Depok, Jawa Barat.

J mengatakan kepada wartawan, Jumat (20/11/2020) bahwa dia awalnya akan menikah empat bulan lagi.

"Mungkin ini sudah jalannya. Saya harus bertanggung jawab atas semua yang telah saya lakukan," ujarnya.

Baca juga: Kasus Mayat Dikubur di Rumah Kontrakan Depok, Polisi Ungkap Ada Korban Lain

"Kepada calon istri saya dan keluarganya, saya meminta maaf sebesar-besarnya.... Saya hanya bisa meminta maaf yang sebesar besarnya kepada semuanya," kata J.

Jenazah kakaknya itu ditemukan oleh pemilik rumah kontrakan yang merasa curiga dengan ubin warnanya beda di lantai rumahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah membunuh D, J meninggalkan rumah kontrakan itu. Pemilik kontrakan kemudian memeriksa kondisi rumah tersebut. Saat itulah si pemilik rumah menemukan ada sesuatu yang janggal pada lantai rumahnya.

Setelah melakukan penggalian, jenazah D ditemukan masih utuh dengan posisi duduk mencangkung.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, J juga diketahui telah membunuh seorang kerabat lainnya berinisial S pada Agustus silam di Bogor. Dia kemudian menguburkan jenazah kerabatnya itu di sebuah rumah kosong.

Polisi kini menjerat J dengan pasal berlapis, yakni Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Itu berarti, J terancam hukuman maksimal pidana mati.

Baca juga: 6 Fakta Temuan Mayat Dikubur di Bawah Lantai Rumah Kontrakan di Depok

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.