Kompas.com - 20/11/2020, 19:06 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (20/11/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balaikota DKI Jakarta, Jumat (20/11/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, kebijakan belajar secara tatap muka di sekolah tidak bisa diputuskan sembarangan.

Sebab, pandemi Covid-19 hingga kini belum teratasi. Selain itu, ada banyak hal yang perlu disiapkan.

"Jadi semuanya harus clear dulu, baru kami memungkinkan dibuka," tutur Ariza kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Menurut dia, keputusan untuk membuka kembali sekolah harus melihat situasi dan kondisi.

Pertama, apakah wilayah tersebut masuk zona merah Covid-19.

Kemudian, sarana dan prasarana pendukung, regulasi, serta fasilitas yang tersedia. Kesiapan siswa yang akan menjalani pembelajaran tatap muka serta orangtua juga perlu penting.

Baca juga: Pemprov DKI Masih Kaji Kebijakan Belajar Tatap Muka meski Diizinkan Kemendikbud

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

Ariza berujar, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih membahas kebijakan tersebut dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan dinas-dinas terkait.

Tak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan menganalisis kebijakan ini bersama epidemiolog.

"Ini sangat dinamis kalau bicara virus, karena kita lihat selama ini kan kurvanya masih turun naik di seluruh Indonesia, termasuk di Jakarta," ujar Ariza.

Untuk itu, dia meminta kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Sudah Boleh Dilintasi Pekerja yang Bersepeda

Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Sudah Boleh Dilintasi Pekerja yang Bersepeda

Megapolitan
Serba-serbi Ganjil Genap Depok 2021

Serba-serbi Ganjil Genap Depok 2021

Megapolitan
Polsek Pondok Gede Tangkap Pembuat Kartu Vaksin Palsu

Polsek Pondok Gede Tangkap Pembuat Kartu Vaksin Palsu

Megapolitan
Disperindag Kota Bekasi Sebut Anak Boleh Masuk Mal Bisa Bangkitkan Ekonomi lewat Wisata Keluarga

Disperindag Kota Bekasi Sebut Anak Boleh Masuk Mal Bisa Bangkitkan Ekonomi lewat Wisata Keluarga

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya di Depok, Polisi Sasar Pengguna Lampu Rotator dan 'Pelat Sakti'

Operasi Patuh Jaya di Depok, Polisi Sasar Pengguna Lampu Rotator dan "Pelat Sakti"

Megapolitan
Maling Motor di Cilincing Tepergok dan Dihakimi Warga

Maling Motor di Cilincing Tepergok dan Dihakimi Warga

Megapolitan
Diperiksa KPK, Anies Ditanya Soal Aturan Program Perumahan

Diperiksa KPK, Anies Ditanya Soal Aturan Program Perumahan

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Depok Berlaku Oktober 2021 Hanya untuk Mobil, Ini Alasannya

Ganjil Genap di Margonda Depok Berlaku Oktober 2021 Hanya untuk Mobil, Ini Alasannya

Megapolitan
Polisi Amankan Dua Orang Diduga Penadah Kasus Perampokan Sadis di Cipulir

Polisi Amankan Dua Orang Diduga Penadah Kasus Perampokan Sadis di Cipulir

Megapolitan
Sebuah Bangunan di Sumarecon Mall Bekasi Terbakar

Sebuah Bangunan di Sumarecon Mall Bekasi Terbakar

Megapolitan
Pria yang Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit Diduga Pelaku Investasi Mandek, Bawa Kabur Uang Rp 1 M Lebih

Pria yang Disekap dan Dianiaya di Duren Sawit Diduga Pelaku Investasi Mandek, Bawa Kabur Uang Rp 1 M Lebih

Megapolitan
Bantah Proyek Tugu Sepeda Mangkrak, Dishub DKI: Progres Sudah 90 Persen Lebih

Bantah Proyek Tugu Sepeda Mangkrak, Dishub DKI: Progres Sudah 90 Persen Lebih

Megapolitan
Soal Bansos Anak Yatim Piatu akibat Covid-19, Dinsos Kota Tangerang Tunggu Kabar Kemensos

Soal Bansos Anak Yatim Piatu akibat Covid-19, Dinsos Kota Tangerang Tunggu Kabar Kemensos

Megapolitan
Polisi Periksa 16 Sekuriti yang Cekcok dengan Warga Perumahan Permata Buana

Polisi Periksa 16 Sekuriti yang Cekcok dengan Warga Perumahan Permata Buana

Megapolitan
Antisipasi Banjir, SDA Kecamatan Tanjung Priok Bersihkan Saluran Air Jalan Warakas 4

Antisipasi Banjir, SDA Kecamatan Tanjung Priok Bersihkan Saluran Air Jalan Warakas 4

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.