Duel Seru Saling Sikut Wali Kota Depok dan Wakilnya di Debat Perdana Pilkada...

Kompas.com - 23/11/2020, 06:18 WIB
Debat publik Pilkada Depok 2020 yang ditayangkan di stasiun televisi INews, Minggu (22/11/2020). Tangkapan layar dari INews TVDebat publik Pilkada Depok 2020 yang ditayangkan di stasiun televisi INews, Minggu (22/11/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Pilkada Depok 2020 menjadi ajang tempur 2 kandidat petahana yang memilih pisah ranjang untuk berebut kekuasaan.

Wali Kota Depok Mohammad Idris, kalangan nonpartai yang dekat dengan PKS, bakal berupaya menyongsong periode kedua kekuasaannya.

Ia berduet dengan kader PKS, Imam Budi Hartono yang telah 2 periode duduk di DPRD Jawa Barat.

Sementara itu, Pradi Supriatna, wakil Idris saat ini di pemerintahan, akan berusaha mendepak mantan kompatriotnya itu lewat pilkada.

Ia akan berpasangan dengan Afifah Alia, kader perempuan PDI-P yang gagal lolos ke Senayan pada Pileg 2019 lalu.

Baca juga: Debat Pilkada Depok, Pradi Ungkap Usulannya soal Jalan Baru Dicoret Idris...

Dalam debat publik perdana yang dihelat kemarin, Pradi dan Idris saling lempar masalah dan saling bantah, padahal keduanya kerja bareng sebagai wali kota dan wakil wali kota saat ini.

Berikut rangkumannya:

1. Saling sikut soal infrastruktur

Jual-beli serangan pertama terjadi ketika sesi tanya jawab memasuki perbincangan seputar isu infrastruktur.

Pradi mengawali tanya-jawab dengan menyinggung rencana pembangunan 19 jalan baru yang sudah direncanakan sejak 2003 dalam rencana tata wilayah Kota Depok.

"Kenapa tidak diawali dengan infrastruktur dulu baru hal-hal yang lain?" tanya Pradi yang diusung koalisi gemuk Gerindra, PDI-P, Golkar, PAN, PKB, dan PSI itu.

Idris menjawab dengan memamerkan aneka penghargaan yang diperoleh Pemerintah Kota Depok dari berbagai pihak, utamanya dari pemerintah pusat.

Pamer penghargaan memang jadi gaya Idris selama debat berlangsung kali ini.

"Kota Depok telah meraih sebagai best of the best, top 10 Smart Sanitation Awards pada tahun 2018 dari Kementerian PUPR. Lalu Saba Wistara 2019, juga penyelenggaraan kota sehat tertinggi dan bergengsi dari Kementerian Kesehatan," ungkap Idris.

Lalu, Idris mengungkapkan sederet wacana pembangunan infrastuktur, termasuk pembangunan melalui program Rp 5 miliar per kelurahan.

Baca juga: Gerah Dijebak Idris dengan Istilah Teknis, Pradi: Jangan-jangan Beliau Juga Tak Paham?

"Pembangunan underpass pertama di Kota Depok di Jalan Dewi Sartika, pembebasan lahan dan pembangunan jalan tembus Margonda-Kukusan juga sudah kami buat DED-nya (detailed engineering design), dan dan penataan pedestrian Jalan Margonda tahun depan sudah kami buat, begitu pula Cinere Raya," tuturnya.

Jawaban ini langsung disanggah oleh Pradi.

"Sangat saya sayangkan kalau roadmap atau perencanaan itu hanya disimpan saja. Kita kepingin yang realisasi terkait wacana tadi," ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakut, Jaktim, dan Jaksel Hujan Hari Ini

Megapolitan
Imbas Peminjaman Toilet ke Acara Rizieq: 7 Pejabat DKI Diperiksa Inspektorat, 2 Dicopot

Imbas Peminjaman Toilet ke Acara Rizieq: 7 Pejabat DKI Diperiksa Inspektorat, 2 Dicopot

Megapolitan
Buntut Masalah Tes Swab Rizieq Shihab, Dirut RS Ummi Dilaporkan ke Polisi

Buntut Masalah Tes Swab Rizieq Shihab, Dirut RS Ummi Dilaporkan ke Polisi

Megapolitan
Langgar Protokol Kesehatan, Kafe di Menteng Ditutup, Manajer Diperiksa

Langgar Protokol Kesehatan, Kafe di Menteng Ditutup, Manajer Diperiksa

Megapolitan
Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Pemkot Bogor Dalami Dugaan Pelanggaran Prosedur Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Wali Kota Jakpus dan Kadis LH Dicopot karena Pinjamkan Toilet Portable untuk Acara Rizieq

Megapolitan
Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Update 28 November: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.370

Megapolitan
Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Wali Kota Bogor Tegur Keras RS Ummi Soal Kasus Tes Swab Rizieq Shihab

Megapolitan
KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

KPAI: Faktor Ibu Kurang Teredukasi dan Kesulitan Ekonomi Berperan pada Kasus Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis

Megapolitan
Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab,  Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Fasilitasi Kerumunan Rizieq Shihab, Wali Kota Jakpus Dicopot Anies, Kini Jadi Anggota TGUPP

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

UPDATE 28 November: Tambah 38, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang 2.836

Megapolitan
Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Stadion Persija Ditargetkan Rampung pada 2021

Megapolitan
KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

KPAI Sebut Ibu yang Ajak Anak Mengemis hingga Meninggal Berpotensi Dipidana

Megapolitan
Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Gubernur Anies Copot Wali Kota Jakpus dan Kadis Lingkungan Hidup Terkait Kerumunan Rizieq Shihab

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, KPAI Minta Polisi Perjelas Status Sang Ibu

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X