Kasus Covid-19 di Bekasi Tembus 9.000, Pemkot Bilang Jangan Khawatir

Kompas.com - 23/11/2020, 15:43 WIB
Ilustrasi virus corona (Covid-19) KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi virus corona (Covid-19)

BEKASI, KOMPAS.com - Jumlah kasus Covid-19 di Kota Bekasi, Jawa Barat, mencapai 9.122 pada Senin (23/11/2020). Jumlah itu berdasar data yang tercatat di situs https://corona.bekasikota.go.id/ terhitung sejak Maret 2020, saat Covid-19 mulai merebak di Indonesia.

Angka tersebut terdiri dari jumlah pasien yang sembuh, masih dirawat, dan meninggal dunia.

Pasien yang sampai saat ini masih jalani isolasi mandiri sebanyak 579 orang. Mereka dirawat di tiga RSUD Kota Bekasi, Gedung Olahraga Patriot Chandrabhaga, dan rumah sakit swasta yang tersebar di Kota Bekasi.

Total pasien yang dinyatakan sembuh 8.384 orang. Sementara pasien yang meninggal dunia tercatat 159 orang.

Baca juga: Mayoritas Pasien Covid-19 di Kota Bekasi adalah Perempuan, Ini Penyebabnya

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Bekasi Dezy Syukrawati mengatakan tak perlu khawatir dengan kenaikan angka kasus Covid-19 itu.

"Masyarakat tidak perlu khawatir kalau mereka tertib protokol. Kalau mereka tidak tertib akan terus bertambah,” kata Dezy saat dikonfirmasi, Senin.

Menurut Dezy, banyaknya temuan kasus positif Covid-19 akan mempermudah pemerintah mengendalikan peredaran virus.

Karena itu, pihaknya dengan gencar mengarahkan masyarakat untuk mengikuti tes swab di rumah sakit ataupun Gedung Olahraga Patriot.

Dezy mengatakan, pihaknya baru saja menggelar program 10.000 tes swab untuk warga Kota Bekasi. Saat ini, Pemkot kembali menargetkan 20 swab tes per minggu untuk setiap kelurahan.

"Sekarang periode kedua, tidak lagi 10.000 tes swab. Jadi kami targetkan satu kelurahan maksimal 20 pemeriksaan selama satu minggu. Gak sampai 10.000 swab, sekitar 6.000 swab,” jelas Dezy.

Dengan upaya itu, Dezy yakin perlahan angka penyebaran Covid-19 bisa ditekan dan tingkat kesembuhan akan terus meningkat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Pasien Antre, RSPI Sulianti Saroso Tambah Ruang Perawatan Pasien Covid-19

Megapolitan
Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Update 20 Januari: RS Wisma Atlet Rawat 4.651 Pasien Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, RS di Kota Bogor Kekurangan Ventilator

Megapolitan
Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Hari Ini, John Kei Bacakan Nota Keberatan atas Dakwaan Pembunuhan Berencana

Megapolitan
Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, 17 RS Menunggu Stok di PMI Tangsel

Megapolitan
Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Tak Tahu Pedagang Mogok Jualan, Pembeli Masih Cari Daging Sapi di Pasar Tangerang

Megapolitan
Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Tangsel Kehabisan Stok Plasma Konvalesen untuk Terapi Pasien Covid-19

Megapolitan
Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Fakta Terbaru Kasus Mesum di RSD Wisma Atlet, Pasien Jadi Tersangka, Perawat Tak Dipidana

Megapolitan
Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Kolapsnya RS Rujukan di Jabodetabek, Antrean UGD hingga Pasien Meninggal karena Telantar

Megapolitan
Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Mogok Jualan, Los Pedagang Sapi di Sejumlah Pasar di Jaksel Kosong

Megapolitan
Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Catat, Hotline Layanan Covid-19 dan Rumah Sakit Rujukan di Jakarta

Megapolitan
Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Polemik Tingginya Harga Daging Sapi hingga Aksi Mogok Berdagang

Megapolitan
Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Ketika Fasilitas Kesehatan untuk Pasien Covid-19 di Jakarta Penuh Lebih Cepat dari Prediksi...

Megapolitan
Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Rabu Ini, Polisi Gelar Perkara Tentukan Status Kasus Pesta Ricardo Gelael yang Dihadiri Raffi Ahmad

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X