Disnaker Kota Bekasi Akan Tegur Perusahaan yang Tidak Gaji Karyawan Sesuai UMK, tetapi...

Kompas.com - 24/11/2020, 08:33 WIB
Ilustrasi kenaikan gaji. SHUTTERSTOCK/Andrii YalanskyiIlustrasi kenaikan gaji.
|

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Ika Indah Yarti, memastikan pihaknya akan memberi teguran kepada perusahaan yang tak membayar karyawan sesuai upah minimum kota (UMK) 2021.

Namun di satu sisi, karyawan juga diharapkan bisa memahami kondisi perusahaan di tengah pandemi.

"Pastinya kami akan berikan teguran. Tapi kan di situasi pandemi mana kala perusahaan ada ketidakseimbangan terkait keuangan agar para serikat juga mau mengerti dan memahami tentang situasi ini," kata dia saat dikonfirmasi, Senin (23/11/2020).

Ika pun tak bisa memungkiri kenaikan upah minimum kota (UMK) Bekasi akan sedikit banyak mempersulit keuangan perusahaan.

Baca juga: Sulit Bayar Gaji sesuai UMK Bekasi, Pengusaha Harap Karyawan Mau Digaji sesuai Kemampuan Perusahaan

Perusahaan harus merogoh kocek lebih besar untuk menggaji karyawan padahal pemasukan selama pandemi sangat kecil.

Karenanya, Ika berharap permasalahan gaji antara karyawan dan perusahaan bisa diselesaikan dan disepakati secara internal. Pihak Disnaker pun akan memediasi hal tersebut agar kedua belah pihak menemukan jalan tengah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pokoknya kita selalu ada di tengah tengah. Kita tidak bela perusahaan tapi bagaimana caranya buat pekerja sejahtera dan perusahaan tetap berjalan," kata Ika.

Sebelumnya diberitakan, besaran UMK 2021 Kota Bekasi, Jawa Barat, resmi ditetapkan sebesar Rp 4.782.935,64.

Baca juga: Upah Minimum Kota Bekasi 2021 Naik, Apindo: Investor Pikir Dua Kali Investasi

Besaran tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat No: 561/Kep-Yanbangsos 2020 yang ditandatangi oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

UMK 2021 Kota Bekasi naik sebesar Rp 193.227,64 dari UMK 2020 Kota Bekasi sebesar Rp 4.589.708.

Besaran UMK 2021 tersebut sesuai dengan usulan Pemerintah Kota Bekasi dan serikat buruh.

Kota Bekasi menjadi salah satu daerah yang menaikkan besaran UMK tahun 2021.

Ada 17 daerah di Jabar yang menaikkan besaran UMK, sedangkan 10 daerah tidak menaikkan besaran UMK alias tetap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Situasi Terkini di Sekitar Patung Kuda Jelang Reuni 212, Lalin Ramai Lancar

Situasi Terkini di Sekitar Patung Kuda Jelang Reuni 212, Lalin Ramai Lancar

Megapolitan
Ada Reuni 212 di Patung Kuda, Sejumlah Jalan Ditutup dan Disekat, Berikut Titiknya...

Ada Reuni 212 di Patung Kuda, Sejumlah Jalan Ditutup dan Disekat, Berikut Titiknya...

Megapolitan
 Lika-liku Proyek Ratusan Titik Sumur Resapan Anies, Dikritik Habis-habisan, Anggaran Berujung Dihapus DPRD DKI

Lika-liku Proyek Ratusan Titik Sumur Resapan Anies, Dikritik Habis-habisan, Anggaran Berujung Dihapus DPRD DKI

Megapolitan
Lokasi Penyekatan Massa Reuni 212 di Tangsel: Pertigaan Bintaro dan Sandratex

Lokasi Penyekatan Massa Reuni 212 di Tangsel: Pertigaan Bintaro dan Sandratex

Megapolitan
DPRD Coret Anggaran Sumur Resapan Anies di 2022, Wagub DKI: Program Pengendalian Banjir Ada Banyak...

DPRD Coret Anggaran Sumur Resapan Anies di 2022, Wagub DKI: Program Pengendalian Banjir Ada Banyak...

Megapolitan
Saat Target Anies Bangun 1,8 Juta Sumur Resapan Kandas di DPRD DKI…

Saat Target Anies Bangun 1,8 Juta Sumur Resapan Kandas di DPRD DKI…

Megapolitan
UPDATE 1 Desember: Nihil Kasus Baru di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 1 Desember: Nihil Kasus Baru di Kota Tangerang, 17 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 1 Desember: Tambah 1 Kasus di Tangsel, 38 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 1 Desember: Tambah 1 Kasus di Tangsel, 38 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Cegah Massa 212 Masuk Jakarta, Polisi Saring Kendaraan di Perbatasan Tangsel

Cegah Massa 212 Masuk Jakarta, Polisi Saring Kendaraan di Perbatasan Tangsel

Megapolitan
Kawasan Gambir Ditutup karena Ada Reuni 212, Penumpang Kereta Jarak Jauh Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara

Kawasan Gambir Ditutup karena Ada Reuni 212, Penumpang Kereta Jarak Jauh Bisa Naik dari Stasiun Jatinegara

Megapolitan
Hari Ini, Reuni 212 Akan Digelar di Patung Kuda meski Belum Kantongi Izin

Hari Ini, Reuni 212 Akan Digelar di Patung Kuda meski Belum Kantongi Izin

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpotensi Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bodebek Berpotensi Hujan

Megapolitan
Yayasan Az Zikra Tolak Pelaksanaan Reuni 212 di Masjid Miliknya di Bogor

Yayasan Az Zikra Tolak Pelaksanaan Reuni 212 di Masjid Miliknya di Bogor

Megapolitan
Syarat Pendaftar Kartu Anak Jakarta (KAJ), Terima Rp 300.000 Per Bulan

Syarat Pendaftar Kartu Anak Jakarta (KAJ), Terima Rp 300.000 Per Bulan

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Ancaman Pidana untuk Peserta Reuni 212 | Aturan Terbaru Masuk Mal di Jakarta

[POPULER JABODETABEK] Ancaman Pidana untuk Peserta Reuni 212 | Aturan Terbaru Masuk Mal di Jakarta

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.