Warga Depok Diminta Waspada, Ular Bermunculan di Sekitar Rumah Saat Awal Musim Hujan

Kompas.com - 24/11/2020, 19:50 WIB
Sepasang ular sanca berukuran besar serta 10 butir telurnya ditemukan di permukiman warga di Gang Pusara, Bojongsari, Depok, Jawa Barat pada Selasa (24/11/2020). Dok. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota DepokSepasang ular sanca berukuran besar serta 10 butir telurnya ditemukan di permukiman warga di Gang Pusara, Bojongsari, Depok, Jawa Barat pada Selasa (24/11/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Warga Depok, Jawa Barat, diimbau agar mengantisipasi kemunculan ular di sekitar perumahan. Pasalnya, masa peralihan menuju musim hujan seperti saat ini merupakan masa reptil-reptil itu mencari sarang untuk bertelur.

Kawasan perumahan yang mencaplok lahan yang tadinya habitat ular membuat binatang melata itu kerap ditemukan di sekitar tempat tinggal warga.

"Bulan lalu saja sekitar 20-25 (ekor ular yang dievakuasi) se-Kota Depok. Paling banyak itu kobra karena dia muncul di musim hujan," kata Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok, Tessy Haryati, Rabu (24/11/2020).

Hari ini, personel pemadam kebakaran mengevakuasi dua ular sanca beserta 10 butir telur di Bojongsari dan seekor kobra jawa beserta 6 anaknya di Jatijajar, Tapos.

Baca juga: Ular Sanca hingga Kobra Jawa Ditemukan di Perumahan di Depok

"Bulan ini pasti ada kenaikan karena (ular) kalau bertelur lumayan banyak. Harus berhati-hati karena masih banyak daerah yang harus kami susuri terkait ular, khususnya kobra," ujar Tessy.

Ia menyampaikan, wilayah dengan laporan kemunculan ular terbanyak di Depok ada di Cilodong dan Sukmajaya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kecamatan Cikodong paling banyak panggilannya, paling banyak di perumahan, di Kalimulya. Banyak alih fungsi lahan untuk pembukaan perumahan baru," kata Tessy.

"Selain itu juga di Sukmajaya, paling banyak di Abadijaya. Sukmajaya itu rescue iya, Covid-19 iya, karena padat penduduk," kata dia.

Ia mengimbau warga tak panik bila melihat ular. Segera lapor ke 112 dan jangan sampai kehilangan jejak ular tersebut sampai petugas datang, supaya ular dapat segera ditemukan dan dievakuasi.

Warga juga diimbau rajin-rajin berbenah sebab ular suka bersarang di tempat-tempat yang gelap dan lembap.

"Jangan lakukan evakuasi sendiri karena nanti bisa berakhir konyol. Evakuasi sendiri itu berbahaya," kata Tessy.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

UPDATE 22 September: Tangsel Catat Penambahan 18 Kasus Covid-19

Megapolitan
Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Saat Biarawan Gereja yang Cabuli Anak Panti Akhirnya Diadili dan Proses Panjang di Baliknya

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca Hari Ini: Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Bruder Angelo Disidang karena Pencabulan Anak, Pengacara Korban: Ini Sejarah di Indonesia

Megapolitan
Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Pengelola Minimarket Minta Waktu Jalankan Seruan Gubernur soal Iklan Rokok

Megapolitan
KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

KA Walahar, KA Jatiluhur, KA Siliwangi Kembali Beroperasi, Ini Syarat Calon Penumpang

Megapolitan
Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Kembali Beroperasi, Ini Jadwal KA Lokal Walahar, Jatiluhur, dan Siliwangi

Megapolitan
Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Mobil VW Terbakar di Perempatan Ragunan

Megapolitan
Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Satpol PP Jakpus Tertibkan 45 Lokasi yang Terpasang Iklan Rokok

Megapolitan
Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Pengacara Korban Berharap Bruder Angelo Dihukum Maksimal

Megapolitan
Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Cara Anies Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Ini Lima Kawasan Prioritas Penataan Pemkot Jakbar

Megapolitan
Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Produsen Tembakau Sintetis di Bogor Kemas Barang Siap Edar Dalam Bungkusan Pakan Burung

Megapolitan
Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Anies: 31.969 Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 Selama Pandemi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.