Kompas.com - 26/11/2020, 18:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tersangka kasus penyalahgunaan narkotika Millen Cyrus telah menjalani pemeriksaan di Badan Nasional Narkotika Kota (BNNK) Jakarta Utara.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, Kepala BNNK Jakarta Utara AKBP Bambang Yudistira mengatakan, pihaknya merekomendasikan Millen untuk direhabilitasi.

"Kami mendapat surat permohonan dari Polres untuk melakukan assesment medis dan hasilnya rehabilitasi atau rawat jalan," kata Bambang Yudistira saat dihubungi wartawan, Kamis (26/11/2020).

Baca juga: Millen Cyrus Jadi Tersangka Kasus Sabu

Setelah menjalani pemeriksaan selama dua jam, Millen sudah dikembalikan ke pihak Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menurut Bambang Yudistira, rehabilitasi jalan membuka peluang bagi Millen bisa kembali ke keluarga.

Millen ditangkap di hotel di kawasan Jakarta Utara bersama seorang pria berinisial JR pada Minggu (22/11/2020) dini hari.

Dari pemeriksaan tes urine, Millen dinyatakan positif menggunakan sabu, sedangkan JR negatif.

Baca juga: Polisi Buru Dua Orang Pemasok Sabu ke Millen Cyrus

Dalam penangkapan, polisi menemukan satu alat hisap bong dan sabu seberat 0,3 gram yang diduga sisa dari narkoba yang digunakan Millen, serta satu botol minuman keras.

Hingga saat ini polisi masih mengejar dua tersangka lagi, yakni OR dan teman perempuannya yang diduga ikut memakai narkoba di hotel tersebut bersama Millen.

Millen Cyrus sudah meminta maaf atas tindakannya menggunakan narkoba.

"Kepada teman media, saya sangat meminta maaf untuk keluarga saya, mama dan keluarga besar saya, dan teman-teman saya," kata Millen dengan terisak.

"Saya minta maaf dan terima kasih kepada bapak Kapolres dan semua tim, saya salah, saya memakai, saya juga menggunakan alkohol, saya salah banget untuk semuanya jangan ditiru pokoknya jauhi narkoba, terima kasih," sambungnya.

Pihak keluarga kemudian mengajukan permohonan rehabilitasi terhadap Millen.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lesti Kejora Laporkan Rizki Billar ke Polres Jakasel atas Dugaan KDRT

Lesti Kejora Laporkan Rizki Billar ke Polres Jakasel atas Dugaan KDRT

Megapolitan
Pengemudi Ojol soal Konsumsi BBM di SPBU Vivo: Takaran Pas dan Lebih Irit, Bisa Buat Narik Seharian Keliling Bekasi

Pengemudi Ojol soal Konsumsi BBM di SPBU Vivo: Takaran Pas dan Lebih Irit, Bisa Buat Narik Seharian Keliling Bekasi

Megapolitan
Kerabat Bunga Bangkai Tumbuh di Depok Taman Merdeka Depok Jadi Tontotan Warga...

Kerabat Bunga Bangkai Tumbuh di Depok Taman Merdeka Depok Jadi Tontotan Warga...

Megapolitan
Pesepeda Tewas Usai Ditabrak Motor di Perimeter Utara Bandara Soetta

Pesepeda Tewas Usai Ditabrak Motor di Perimeter Utara Bandara Soetta

Megapolitan
Anggota DPRD Minta Nama Pj Gubernur DKI Diumumkan Sebelum Anies Lengser, Ini Alasannya

Anggota DPRD Minta Nama Pj Gubernur DKI Diumumkan Sebelum Anies Lengser, Ini Alasannya

Megapolitan
Beralih Isi BBM di SPBU Swasta untuk Hemat Waktu, Warga: Antrean SPBU Pertamina Enggak Masuk Akal

Beralih Isi BBM di SPBU Swasta untuk Hemat Waktu, Warga: Antrean SPBU Pertamina Enggak Masuk Akal

Megapolitan
Kasatpol PP Jakut Bantah Kabar Kalijodo Kembali Jadi Tempat Prostitusi dan Hiburan Malam

Kasatpol PP Jakut Bantah Kabar Kalijodo Kembali Jadi Tempat Prostitusi dan Hiburan Malam

Megapolitan
Cerita Pengendara Motor Beralih ke SPBU Lain hingga Kurangi Kecepatan Kendaraan Imbas BBM Naik

Cerita Pengendara Motor Beralih ke SPBU Lain hingga Kurangi Kecepatan Kendaraan Imbas BBM Naik

Megapolitan
PT Muara Wisesa Samudra, Anak Perusahaan PT Agung Podomoro Land yang Jadi Pengembang Pulau G

PT Muara Wisesa Samudra, Anak Perusahaan PT Agung Podomoro Land yang Jadi Pengembang Pulau G

Megapolitan
Warga Tangsel Waspada Elpiji Oplosan, Ini Ciri-cirinya

Warga Tangsel Waspada Elpiji Oplosan, Ini Ciri-cirinya

Megapolitan
Bunga Bangkai Ditemukan Tumbuh di Dekat Taman Merdeka Depok

Bunga Bangkai Ditemukan Tumbuh di Dekat Taman Merdeka Depok

Megapolitan
Cuitan Viral Pedagangnya Disebut Kasar dan 'Getok' Harga, Ini Pengalaman Makan di Lenggang Jakarta

Cuitan Viral Pedagangnya Disebut Kasar dan "Getok" Harga, Ini Pengalaman Makan di Lenggang Jakarta

Megapolitan
Stok Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umrah di KKP Tanjung Priok Aman

Stok Vaksin Meningitis untuk Jemaah Umrah di KKP Tanjung Priok Aman

Megapolitan
Riwayat Kekalahan Pemprov DKI atas Gugatan Izin Reklamasi Pulau G

Riwayat Kekalahan Pemprov DKI atas Gugatan Izin Reklamasi Pulau G

Megapolitan
Tolak Relokasi Makam Syekh Buyut Jenggot di Tangerang, Massa Lakukan Aksi Kubur Diri

Tolak Relokasi Makam Syekh Buyut Jenggot di Tangerang, Massa Lakukan Aksi Kubur Diri

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.