Kompas.com - 26/11/2020, 23:10 WIB
Ilustrasi borgol. SHUTTERSTOCKIlustrasi borgol.
|

BEKASI, KOMPAS.com - Empat orang karyawan perusahaan jasa pengiriman barang ditangkap karena melakukan aksi penggelapan barang. Keempat karyawan yang berinisial S, D, N, dan DA menggelapkan 60 cat kaleng pada 26 Juni 2020 lalu.

Hal tersebut dibenarkan Wakapolres Metro Bekasi AKBP Rickson Situmorang, Kamis (26/11/2020).

Rickson mengatakan semua bermula ketika DA dan N sedang mengantar cat seberat 24.100 kilogram menggunakan truk dari Cikarang, Kabupaten Bekasi ke sebuah perusahaan di daerah Bandung.

Di tengah jalan, DA dan N memberhentikan truk. Mereka langsung mengeluarkan 60 kaleng cat dan menukarnya dengan bahan lain.

Baca juga: Dirut RS Ummi Bogor: Rizieq Shihab Kemarin Masuk IGD karena Capek

"Sebelum sampai di tempat tujuan sesuai surat jalan diduga pelaku menukar isi dalam cat merek Dulux dengan cat lain sebanyak 60 ember," kata Rickson.

Usai menukar isi cat, DA dan N lalu melanjutkan perjalanan ke perusahaan yang dituju.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Setelah perusahaan mendapati cat tersebut, mereka curiga lantaran kualitas cat yang berbeda. Temuan ini lalu dilaporkan ke pihak pengirim jasa hingga akhirnya berujung ke polisi.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, DA dan N pun akhirnya diamankan. Dari hasil pemeriksaan dua tersangka, mereka diperintahkan melakukan tindakan tersebut oleh dua teman kerjanya berinisial S dan D.

"Kita tangkap dua tersangka di Cikarang Timur pada 19 November 2020. Kami juga amankan barang bukti satu unit truk dan 60 ember berisi cat itu," kata dia.

Hingga saat ini, keempat tersangka masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.



Video Rekomendasi

25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BOR Pasien Covid-19 di Jakarta Kini Sentuh Angka 56 Persen, ICU 79 Persen

BOR Pasien Covid-19 di Jakarta Kini Sentuh Angka 56 Persen, ICU 79 Persen

Megapolitan
Desak Kejaksaan Ungkap Dugaan Korupsi Damkar Depok, Pengacara: Tersangka Jangan Hanya 'Ikan Teri'

Desak Kejaksaan Ungkap Dugaan Korupsi Damkar Depok, Pengacara: Tersangka Jangan Hanya "Ikan Teri"

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 pada Anak di Bekasi Dilakukan demi Menyongsong Pembelajaran Tatap Muka 2021

Vaksinasi Covid-19 pada Anak di Bekasi Dilakukan demi Menyongsong Pembelajaran Tatap Muka 2021

Megapolitan
Kasus Korupsi di Dinas Damkar Depok Mandek, Pengacara Desak Kejaksaan Segera Ungkap Tersangka

Kasus Korupsi di Dinas Damkar Depok Mandek, Pengacara Desak Kejaksaan Segera Ungkap Tersangka

Megapolitan
Tersangka Dugaan Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Diungkap, Kejaksaan Dipertanyakan

Tersangka Dugaan Korupsi Damkar Depok Tak Kunjung Diungkap, Kejaksaan Dipertanyakan

Megapolitan
Insiden di Pamulang, Polisi: Sopir Ambulans Bohong Jemput Pasien Kritis

Insiden di Pamulang, Polisi: Sopir Ambulans Bohong Jemput Pasien Kritis

Megapolitan
PPKM Level 4 Diperpanjang, Penjual Alat Listrik Kian Sulit Cari Barang Dagangan

PPKM Level 4 Diperpanjang, Penjual Alat Listrik Kian Sulit Cari Barang Dagangan

Megapolitan
Polisi Tangkap 4 Tersangka Kasus Narkotika, 3 Kg Sabu dan 9.984 Ekstasi Diamankan

Polisi Tangkap 4 Tersangka Kasus Narkotika, 3 Kg Sabu dan 9.984 Ekstasi Diamankan

Megapolitan
Sudin LH Jaksel Tangkap Tangan Pembuang Limbah Septic Tank ke Saluran Air

Sudin LH Jaksel Tangkap Tangan Pembuang Limbah Septic Tank ke Saluran Air

Megapolitan
Besok Vaksinasi Anak di Kota Bekasi Dimulai, Catat Lokasinya

Besok Vaksinasi Anak di Kota Bekasi Dimulai, Catat Lokasinya

Megapolitan
Anak Akidi Tio Dilaporkan atas Dugaan Penipuan ke Polda Metro Sebelum Heboh Sumbangan Rp 2 Triliun

Anak Akidi Tio Dilaporkan atas Dugaan Penipuan ke Polda Metro Sebelum Heboh Sumbangan Rp 2 Triliun

Megapolitan
Kasus Dugaan Ambulans Dihalangi di Pamulang, Polisi Pastikan Pengendara Sedan Tak Bersalah

Kasus Dugaan Ambulans Dihalangi di Pamulang, Polisi Pastikan Pengendara Sedan Tak Bersalah

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Kota Bekasi Dibagi Menjadi 6 Waktu

Vaksinasi Covid-19 untuk Anak di Kota Bekasi Dibagi Menjadi 6 Waktu

Megapolitan
Saat Tetangga Bantu Daftarkan Pasien Covid-19 agar Dapat Suplai Makanan Saat Isolasi Mandiri

Saat Tetangga Bantu Daftarkan Pasien Covid-19 agar Dapat Suplai Makanan Saat Isolasi Mandiri

Megapolitan
Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar, Petugas Awalnya Mengira Bangkai Kucing

Mayat Bayi Ditemukan di Kali Cipinang Lontar, Petugas Awalnya Mengira Bangkai Kucing

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X