HUT ke-12 Tangsel, Putri Ma'ruf Amin: Banyak PR yang Belum Tuntas...

Kompas.com - 27/11/2020, 04:30 WIB
Paslon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan nomor urut 2, Nur Azizah-Ruhamaben dalam debat pilkada, Minggu (22/11/2020). Tangkapan layar Kompas TVPaslon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan nomor urut 2, Nur Azizah-Ruhamaben dalam debat pilkada, Minggu (22/11/2020).
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Calon Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut dua, Siti Nur Azizah memberikan sejumlah catatan permasalahan yang perlu diselesaikan di Tangerang Selatan.

Hal tersebut disampaikan Azizah bersamaan dengan momentum perayaan hari ulang tahun (HUT) Ke-12 Kota Tangerang Selatan.

"Masih banyak pekerjaan rumah Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang belum selesai di usianya yang ke 12 ini," ujar Azizah kepada Kompas.com, Kamis (26/11/2020).

Salah satunya adalah masalah di bidang kesehatan yang pelayanannya dinilai belum maksimal.

Bahkan, lanjut Azizah, satu-satunya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Tangerang Selatan justru turun kelas dari sebelumnya berada di tingkat C menjadi D.

Baca juga: Tangsel Disebut Torehkan Sejumlah Penghargaan, PSI: Itu Kulit Luarnya Saja... 

"Sistem kesehatan di Tangerang Selatan belum bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat yang saat ini sedang dalam ancaman pandemi," ungkapnya.

Selain itu ada masalah penumpukan sampah dan tempat pembuangan akhir (TPA) dianggap telah menggangu masyarakat di Tangerang Selatan.

Upaya penyelesaian yang dilakukan oleh pemerintah kota pun tidak melibatkan masyarakat yang setiap hari harus berhadapan sampah.

"TPA menjadi sumber penyakit dan mengganggu lingkungan. Selama ini, persoalan TPA diselesaikan secara top-down dan tidak melibatkan masyarakat yang setiap hari berhadapan dengan sampah," kata Azizah.

Baca juga: Kasus Meningkat, Ruang ICU Khusus Pasien Covid-19 di Tangsel Penuh 

Persoalan yang juga dicatatkan Azizah adalah ketersediaan air bersih. Selama 12 tahun berdiri, Tangerang Selatan belum memiliki PDAM yang dikelola sendiri Pemerintah Kota.

Di samping itu, Aizah juga menyoroti masalah infrastruktur kota Tangerang Selatan yang dianggap berantakan dan akhirnya berimbas pada kemacetan lalu lintas.

"Kondisi ini membuat Tangerang Selatan masih jauh dari cukup untuk menjadi tempat tinggal yang nyaman untuk warganya," ungkap dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DPD APDI Jakarta Tak Akan Larang Pedagang Daging Sapi Berjualan

DPD APDI Jakarta Tak Akan Larang Pedagang Daging Sapi Berjualan

Megapolitan
70 Persen Pedagang Daging Sapi di Jakarta Disebut Masih Mogok Besok

70 Persen Pedagang Daging Sapi di Jakarta Disebut Masih Mogok Besok

Megapolitan
Sekda DKI Rangkap Jabatan, Wagub DKI Bilang Tentukan Pejabat Ada Mekanismenya

Sekda DKI Rangkap Jabatan, Wagub DKI Bilang Tentukan Pejabat Ada Mekanismenya

Megapolitan
Pemkot Bogor Masih Pertimbangkan Jenis Sanksi untuk RS Ummi

Pemkot Bogor Masih Pertimbangkan Jenis Sanksi untuk RS Ummi

Megapolitan
Tiga Rumah Hangus Terbakar di Kalibata

Tiga Rumah Hangus Terbakar di Kalibata

Megapolitan
Inspeksi ke Simpang Lima Senen, Anies Berfoto Bareng Ojol

Inspeksi ke Simpang Lima Senen, Anies Berfoto Bareng Ojol

Megapolitan
Bima Arya Bilang Belum Paham dengan Usulan Anies agar Pusat Ambil Alih Koordinasi Penanganan Covid-19 di Jabodetabek

Bima Arya Bilang Belum Paham dengan Usulan Anies agar Pusat Ambil Alih Koordinasi Penanganan Covid-19 di Jabodetabek

Megapolitan
Jakarta Catat Pertambahan Tertinggi Covid-19, Hari Ini Tambah 3.792 Kasus

Jakarta Catat Pertambahan Tertinggi Covid-19, Hari Ini Tambah 3.792 Kasus

Megapolitan
DKI Siapkan Lahan Seluas 1,2 Hektar di Srengseng Sawah untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

DKI Siapkan Lahan Seluas 1,2 Hektar di Srengseng Sawah untuk Pemakaman Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Pedagang Daging Sapi Kembali Berjualan Besok, Disperindag Tangsel Akan Pantau Pasar

Pedagang Daging Sapi Kembali Berjualan Besok, Disperindag Tangsel Akan Pantau Pasar

Megapolitan
Polisi Selidiki Adanya Korban Lain pada Kasus Pencurian Motor di Tegal Alur

Polisi Selidiki Adanya Korban Lain pada Kasus Pencurian Motor di Tegal Alur

Megapolitan
Wakil Wali Kota Tangsel: Ruang ICU untuk Pasien Covid-19 Memang Terisi 100 Persen

Wakil Wali Kota Tangsel: Ruang ICU untuk Pasien Covid-19 Memang Terisi 100 Persen

Megapolitan
Buru Pasangan Berbuat Mesum di Halte Kramat Raya, Polisi Periksa CCTV

Buru Pasangan Berbuat Mesum di Halte Kramat Raya, Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Depok Catat Jumlah Pasien Covid-19 Terbanyak Selama Pandemi

Depok Catat Jumlah Pasien Covid-19 Terbanyak Selama Pandemi

Megapolitan
Ombudsman: Ada Potensi Kenaikan Pelanggaran Prokes dengan Dihapusnya Denda Progresif

Ombudsman: Ada Potensi Kenaikan Pelanggaran Prokes dengan Dihapusnya Denda Progresif

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X