Kompas.com - 30/11/2020, 11:57 WIB
Pemasangan pagar di pelintasan kereta api dekat stasiun Palmerah, Jakarta, Jumat (18/10/2019). Kompas.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARPemasangan pagar di pelintasan kereta api dekat stasiun Palmerah, Jakarta, Jumat (18/10/2019).
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelintasan sebidang di jalur kereta api (KA) di dekat Stasiun Palmerah, Jakarta, ditutup permanen.

Direktur Utama PT Moda Integrasi dan Transportasi Jabodetabek (MITJ) Tuhiyat mengatakan, penutupan pelintasan sebidang itu merupakan bagian dari penataan tahap dua kawasan Stasiun Palmerah.

Karena itu, penutupan pelintasan sebidang tak hanya dilakukan saat pengerjaan penataan masih berlangsung tetapi juga setelah penataan selesai.

"Itu jalur sebidang akan ditutup permanen," kata Tuhiyat kepada Kompas.com, Senin (30/11/2020).

Baca juga: Pelintasan KA Sebidang di Palmerah Akan Ditutup, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Tuhiyat menyebutkan, penutupan permanen dilakukan untuk menghilangkan kemacetan dan kesemrawutan yang kerap kali muncul akibat adanya pelintasan tersebut. Penutupan juga untuk mengurangi resiko kecelakaan lalu lintas.

Selain penutupan jalur sebidang, penataan tahap dua itu juga akan meliputi pembangunan halte untuk bus transjakarta, angkot, dan ojek online.

Dengan penataan itu, diharapkan Stasiun Palmerah bisa terintegrasi dengan moda transportasi lain, dan disaat bersamaan tak lagi terjadi kemacetan di kawasan tersebut.

Tuhiyat menambahkan, pihaknya masih mengkaji apakah memungkinkan untuk dibangun flyover atau underpass setelah ditutupnya pelintasan itu. Menurut dia, hasil kajian baru akan keluar pada Februari 2021.

Kajian tak hanya dilakukan untuk pelintasan sebidang di Palmerah tetapi juga di sejumlah di daerah lain.

"Nanti akan ditetapkan pelintasan sebidang mana yang ditutup permanen tanpa flyover dan underpass, dan mana yang bisa dibangun flyover atau underpass," ujar dia.

Dengan penutupan pelintasan sebidang di Palmerah itu, kendaraan dari arah Senayan tak bisa lagi belok kanan ke arah Tanah Abang atau lurus ke arah Pasar Palmerah.

Pejalan kaki juga tak bisa lagi langsung menyebrang lewat pelintasan sebidang yang membelah jalan Tentara Pelajar. Pejalan kaki bisa menggunakan jembatan penyebrangan orang di dekat Stasiun Palmerah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok, 14 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok, 14 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 14 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Kota Bogor, 14 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa DKI Jakarta Hari Ini, 14 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa DKI Jakarta Hari Ini, 14 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 14 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Tangerang Raya Hari Ini, 14 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Kedua, 14 April 2021, di Bekasi

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Kedua, 14 April 2021, di Bekasi

Megapolitan
Lahannya Mau Diserbot, Yayasan Carolus Laporkan Sejumlah Oknum Aparat ke Pihak Berwenang

Lahannya Mau Diserbot, Yayasan Carolus Laporkan Sejumlah Oknum Aparat ke Pihak Berwenang

Megapolitan
Pengemudi Bus di Terminal Kalideres Keluhkan Adanya Larangan Mudik

Pengemudi Bus di Terminal Kalideres Keluhkan Adanya Larangan Mudik

Megapolitan
2 Hari Operasi Keselamatan Jaya, 744 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak Polda Metro

2 Hari Operasi Keselamatan Jaya, 744 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak Polda Metro

Megapolitan
Terminal Pulo Gebang Tak Akan Kurangi Jumlah PO Bus Selama Periode Larangan Mudik Lebaran

Terminal Pulo Gebang Tak Akan Kurangi Jumlah PO Bus Selama Periode Larangan Mudik Lebaran

Megapolitan
Wagub DKI Akan Cek Status Rumah Menlu Pertama RI yang Dijual

Wagub DKI Akan Cek Status Rumah Menlu Pertama RI yang Dijual

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Tak Ada Temuan Kasus Covid-19 Selama Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Wagub DKI Sebut Tak Ada Temuan Kasus Covid-19 Selama Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Kejari Dalami Dugaan Korupsi yang Diungkap Petugas Damkar Depok

Kejari Dalami Dugaan Korupsi yang Diungkap Petugas Damkar Depok

Megapolitan
Disparekraf DKI: Restoran Tidak Boleh Tampilkan Pertunjukan DJ Selama Ramadhan

Disparekraf DKI: Restoran Tidak Boleh Tampilkan Pertunjukan DJ Selama Ramadhan

Megapolitan
Hari Pertama Ramadhan, Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Sepi Pengunjung

Hari Pertama Ramadhan, Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Sepi Pengunjung

Megapolitan
[Update 13 April]: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Bertambah 828

[Update 13 April]: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Bertambah 828

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X