Inovasi RW di Jatinegara, Manfaatkan Jelantah untuk Sedekah

Kompas.com - 01/12/2020, 15:47 WIB
RW 05 Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur memanfaatkan limbah minyak goreng atau biasa yang disebut minyak jelantah untuk bersedekah. DOK. RW 05 JatinegaraRW 05 Kelurahan Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur memanfaatkan limbah minyak goreng atau biasa yang disebut minyak jelantah untuk bersedekah.

JAKARTA, KOMPAS.com - Warga di RW 05 Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, berinovasi dalam memanfaatkan limbah minyak goreng.

Mereka memanfaatkan limbah minyak goreng atau biasa yang disebut jelantah untuk bersedekah.

Sekretaris RW Asit Faizal mengatakan, program ini dinamai "Tersenyum", yang merupakan kependekan dari "terima sedekah minyak jelantah untuk mereka".

"Kami mulai program ini pada awal November 2020," kata Asit kepada Kompas.com, Selasa (1/12/2020).

Baca juga: Sering Bikin Mampet Saluran Air, Ampas Kopi Diubah Jadi Bahan untuk Menjernihkan Jelantah

Inovasi ini dikembangkan untuk mengendalikan pencemaran jelantah, sehingga bisa dikelola dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

Program ini bekerja sama dengan perusahaan penampung jelantah, kemudian oleh perusahaan diolah menjadi bahan bakar biodesel.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Masyarakat bisa memanfaatkan limbah yang mereka hasilkan setiap hari untuk kegiatan sosial mereka," ucap Asit.

Sampai dengan hari ini, terkumpul 13 jeriken berisi jelantah.

Baca juga: Minyak Bekas atau Jelantah Bisa Disedekahkan, Ini Informasinya...

Setelah uang terkumpul, rencananya akan digunakan untuk program sosial kemasyarakatan sesuai kebutuhan, antara lain program santunan yatim, bantuan untuk fakir miskin, program kesehatan, dan sebagainya.

"Dengan adanya inovasi ini, masyarakat terbiasa untuk tidak membuang limbah minyak jelantah secara sembarangan, sehingga mengurangi pencemaran lingkungan," kata Asit.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

30 Kamar Isolasi Covid-19 di Graha TMII Terisi dalam 2 Hari, Tersisa 3

30 Kamar Isolasi Covid-19 di Graha TMII Terisi dalam 2 Hari, Tersisa 3

Megapolitan
Bertambah 300, Total Ada 7.356 Pasien Covid-19 Rawat Inap di Wisma Atlet

Bertambah 300, Total Ada 7.356 Pasien Covid-19 Rawat Inap di Wisma Atlet

Megapolitan
Agnez Mo Ajak Warga Jakarta untuk Vaksinasi Covid-19 di Klinik Miliknya secara Gratis

Agnez Mo Ajak Warga Jakarta untuk Vaksinasi Covid-19 di Klinik Miliknya secara Gratis

Megapolitan
Layanan KRL Dipastikan Tetap Beroperasi Normal Pukul 04.00-22.00 WIB

Layanan KRL Dipastikan Tetap Beroperasi Normal Pukul 04.00-22.00 WIB

Megapolitan
Senin, Penumpang KRL Akan Dites Acak, Positif Covid-19 Langsung Dilaporkan ke Satgas

Senin, Penumpang KRL Akan Dites Acak, Positif Covid-19 Langsung Dilaporkan ke Satgas

Megapolitan
20 Warga Gerendeng Karawaci Reaktif Covid-19, Sebagian Jalani Isolasi Mandiri

20 Warga Gerendeng Karawaci Reaktif Covid-19, Sebagian Jalani Isolasi Mandiri

Megapolitan
Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang Dihentikan Sementara

Uji Coba Lintasan Road Bike JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang Dihentikan Sementara

Megapolitan
Rekor Baru Covid-19 Dua Hari Berturut-turut dan Warga Jakarta yang Tak Pernah Belajar

Rekor Baru Covid-19 Dua Hari Berturut-turut dan Warga Jakarta yang Tak Pernah Belajar

Megapolitan
Rekor Baru Covid-19 di Jakarta dan Pesan Anies Agar Tidak Menyesal

Rekor Baru Covid-19 di Jakarta dan Pesan Anies Agar Tidak Menyesal

Megapolitan
UPDATE 19 Juni: Tambah 59 Kasus di Kota Tangerang, 499 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 19 Juni: Tambah 59 Kasus di Kota Tangerang, 499 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Kecelakaan di Jalan Sawangan Depok, Ban Taksi Sobek, Pemotor Luka di Kepala

Kecelakaan di Jalan Sawangan Depok, Ban Taksi Sobek, Pemotor Luka di Kepala

Megapolitan
Jatuh dari Speed Boat dan Terapung 3 Jam  di Perairan Kepulauan Seribu, Remaja 14 Tahun Berhasil Dievakuasi

Jatuh dari Speed Boat dan Terapung 3 Jam di Perairan Kepulauan Seribu, Remaja 14 Tahun Berhasil Dievakuasi

Megapolitan
Langgar Jam Operasional, Tori Bar Fatmawati Disegel 3 Hari

Langgar Jam Operasional, Tori Bar Fatmawati Disegel 3 Hari

Megapolitan
Razia Protokol Kesehatan di Tori Bar Fatmawati, Pintu Dikunci, Aparat Tunggu 30 Menit

Razia Protokol Kesehatan di Tori Bar Fatmawati, Pintu Dikunci, Aparat Tunggu 30 Menit

Megapolitan
Kenapa Kereta MRT Disebut Ratangga? Ternyata Ini Sejarah di Baliknya...

Kenapa Kereta MRT Disebut Ratangga? Ternyata Ini Sejarah di Baliknya...

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X