Ini Fokus 3 Paslon di Pilkada Tangsel Jelang Kampanye Berakhir

Kompas.com - 02/12/2020, 09:24 WIB
Para calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) menunjukkan nomor urut untuk Pilkada Tangsel 2020, Kamis (24/9/2020). KOMPAS.com/TRIA SUTRISNAPara calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) menunjukkan nomor urut untuk Pilkada Tangsel 2020, Kamis (24/9/2020).

TANGSEL, KOMPAS.com - Masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) 2020 berakhir pada 5 Desember ini. Setelah itu, para pasangan calon dilarang untuk melakukan pertemuan atau sosialisasi dalam bentuk apapun selama masa tenang hingga waktu pemungutan suara pada 9 Desember 2020.

Para calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan kini berupaya memaksimalkan sisa waktu kampanye untuk melakukan sosialisasi dan mengunjungi masyarakat. Selain itu, para kandidat bersama tim pemenangannya juga mulai mempersiapkan sejumlah kebutuhan yang diperlukan pada saat pemungutan suara nanti.

Baca juga: Pilkada Tangsel 2020, Dinasti Politik, dan Pekerjaan Rumah yang Menanti

Pilada Tangsel 2020 diikuti tiga pasang calon, yaitu pasangan nomor urut satu Muhamad-Sara, pasangan nomor urut dua Siti Nur Azizah-Ruhamaben, dan pasagan nomor tiga Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan.

Muhamad - Sara fokus blusukan

Pasangan nomor urut satu, Muhamad - Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara) yang antara lain diusung PDI-P dan Gerindra menyatakan mereka akan fokus melakuan blusukan di akhir masa kampanye Pilkada Tangerang Selatan 2020.

Muhamad mengaku akan tetap fokus untuk melakukan sosialisasi secara tatap muka menjelang masa tenang Pilkada Tangerang Selatan 2020.

"Ya memperbanyak blusukan," ujar Muhamad, Senin (30/11/2020).

Muhamad juga menyebutkan, pihaknya akan memaksimalkan peran tim pemenangan, baik dari relawan maupun kader partai politik pengusung dan pendukung.

Tim pemenangan pasangan calon Muhamad-Sara bakal dikerahkan untuk melakukan sosialisasi tatap muka dari pintu ke pintu.

"Baik dari parpol maupun relawan akan terus door to door menyambangi pemilih dengan menawarkan program-program yang kami telah susun," ungkapnya.

Azizah - Ruhamaben perkuat jaringan sanksi di TPS

Pasangan calon nomor urut dua, Siti Nur Azizah-Ruhamaben, yang antara lain diusung Demokrat dan PKS akan memperkuat jaringan saksi di setiap tempat pemungutan suara (TPS) dan memperbanyak sosialisasi ke masyarakat.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah Rp 9 Juta

Pemprov DKI Buka Pendaftaran KJMU 2021, Ini Syarat dan Cara Daftar demi Bantuan Kuliah Rp 9 Juta

Megapolitan
Penjambretan Marak di Tangsel, Korbannya Bocah hingga Lansia

Penjambretan Marak di Tangsel, Korbannya Bocah hingga Lansia

Megapolitan
Terjaring Razia Protokol Kesehatan, Millen Cyrus Positif Konsumsi Benzo

Terjaring Razia Protokol Kesehatan, Millen Cyrus Positif Konsumsi Benzo

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

[POPULER JABODETABEK] Tunanetra Tabrak Truk di Trotoar | PSI Disebut Cari Panggung

Megapolitan
Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Tiga Hari Vaksinasi Covid-19 untuk Wartawan...

Megapolitan
Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Mayat Mengambang di Kali Pesanggrahan Tanpa Identitas, Diperkirakan Berusia 45-50 Tahun

Megapolitan
Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Polda Metro Klaim Kampung Tangguh di Paseban Mampu Tekan Penyebaran Covid-19

Megapolitan
Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Ibu 60 Tahun yang Kalung Emasnya Dijambret Alami Luka di Leher

Megapolitan
Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Jakarta Catat 1.737 Kasus Baru Covid-19, Positivity Rate Hampir 14 Persen

Megapolitan
UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

UPDATE 27 Februari: Depok Catat 233 Kasus Baru Covid-19, 4 Pasien Meninggal

Megapolitan
Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Viral Video Kalung Emas Ibu 60 Tahun Dijambret di Tangsel

Megapolitan
Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Jalan di Kampung Baru Tangsel Retak, Warga Khawatir Melintas

Megapolitan
Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Anies: 578 Kilometer Jalur Sepeda Ditargetkan Selesai pada Tahun 2030

Megapolitan
Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Mayat Pria Ditemukan di Kali Pesanggrahan, Pakai Baju dan Celana Hitam

Megapolitan
Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Simak Alasan Jakarta Raih Penghargaan STA dan Mengalahkan Kota Lain di Dunia

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X