Serang Lawan dengan Air Keras dan Celurit, Empat Pemuda Geng Garjok di Kedoya Ditangkap

Kompas.com - 02/12/2020, 12:48 WIB
Konferensi pers Posek Kebon Jeruk atas pengunkapan penangkapan empat orang yang terlibat dalam tawuran pada Minggu (29/11). Mereka beraksi di gang Asem, Kedoya, Jakarta Barat. Dok. Humas Polres Metro Jakarta BaratKonferensi pers Posek Kebon Jeruk atas pengunkapan penangkapan empat orang yang terlibat dalam tawuran pada Minggu (29/11). Mereka beraksi di gang Asem, Kedoya, Jakarta Barat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Empat pemuda yang terlibat tawuran di kawasan Gang Asem, Kedoya, Jakarta Barat, pada Minggu (29/11) diringkus oleh jajaran Polsek Kebon Jeruk. Dalam aksi tawuran, kelompok pemuda ini diketahui membawa air keras dan celurit.

Empat pemuda tersebut berinisial AR, ARD, AF, dan MY dan berasal dari geng Garjok. Masih ada dua pelaku lainnya yang sedang diburu oleh polisi.

Karena aksi mereka, seorang pemuda berinisial MSH mengalami luka sobek di bagian punggung, kaki, dan tangan.

Diketahui, tawuran ini melibatkan dua kelompok yang dikenal dengan nama Garjok dan Peluru.

Baca juga: Sekelompok Pemuda Tawuran di Johar Baru, Kocar-kacir Saat Dibubarkan Polisi

"Jadi sebelum tawuran mereka ini mengundang di medsos untuk bertemu di TKP, yaitu di daerah Kedoya, di Gang Asem," jelas Kapolsek Kebon Jeruk, Kompol Manurung, pada konferensi pers Rabu (2/12/2020).

Ketika tawuran berlangsung, kelompok Peluru kalah jumlah sehingga segera mundur dan berlari.

Anggota kelompok Peluru berhasil kabur kecuali seorang pria berinisal MSH yang tertinggal di belakang.

Ia pun menjadi sasaran kekerasan dari kelompok Garjok.

Baca juga: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis di Kota Bekasi, Dinsos: Ibunya ODGJ

Korban dibacok mengunakan celurit dan samurai oleh kelompok pelaku.

Ia juga sempat dilempari batu dan disiram dengan air keras oleh salah seorang pelaku.

Hingga kini, korban masih menjalani perawatan di ruang ICU (intensive care unit) RSUD Cengkareng.

"Korban yang terlihat luka ada tiga, satu di punggung bekas celurit, di tangan, sama di kaki. Mudah-mudahan selamat, sekarang masih di ICU," tambahnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lahannya Mau Diserbot, Yayasan Carolus Laporkan Sejumlah Oknum Aparat ke Pihak Berwenang

Lahannya Mau Diserbot, Yayasan Carolus Laporkan Sejumlah Oknum Aparat ke Pihak Berwenang

Megapolitan
Pengemudi Bus di Terminal Kalideres Keluhkan Adanya Larangan Mudik

Pengemudi Bus di Terminal Kalideres Keluhkan Adanya Larangan Mudik

Megapolitan
2 Hari Operasi Keselamatan Jaya, 744 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak Polda Metro

2 Hari Operasi Keselamatan Jaya, 744 Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak Polda Metro

Megapolitan
Terminal Pulo Gebang Tak Akan Kurangi Jumlah PO Bus Selama Periode Larangan Mudik Lebaran

Terminal Pulo Gebang Tak Akan Kurangi Jumlah PO Bus Selama Periode Larangan Mudik Lebaran

Megapolitan
Wagub DKI Akan Cek Status Rumah Menlu Pertama RI yang Dijual

Wagub DKI Akan Cek Status Rumah Menlu Pertama RI yang Dijual

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Tak Ada Temuan Kasus Covid-19 Selama Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Wagub DKI Sebut Tak Ada Temuan Kasus Covid-19 Selama Uji Coba Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Kejari Dalami Dugaan Korupsi yang Diungkap Petugas Damkar Depok

Kejari Dalami Dugaan Korupsi yang Diungkap Petugas Damkar Depok

Megapolitan
Disparekraf DKI: Restoran Tidak Boleh Tampilkan Pertunjukan DJ Selama Ramadhan

Disparekraf DKI: Restoran Tidak Boleh Tampilkan Pertunjukan DJ Selama Ramadhan

Megapolitan
Hari Pertama Ramadhan, Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Sepi Pengunjung

Hari Pertama Ramadhan, Kawasan Kuliner Pasar Lama Tangerang Sepi Pengunjung

Megapolitan
[Update 13 April]: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Bertambah 828

[Update 13 April]: Kasus Baru Covid-19 di Jakarta Bertambah 828

Megapolitan
Jadwal Azan Subuh di Kota Bekasi Selama Ramadhan 2021

Jadwal Azan Subuh di Kota Bekasi Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Soal Varian Baru Virus Corona, Dinkes DKI: Enggak Mungkin Enggak Ada di Jakarta

Soal Varian Baru Virus Corona, Dinkes DKI: Enggak Mungkin Enggak Ada di Jakarta

Megapolitan
Listrik di Sejumlah Titik di Pasar Minggu Masih Padam

Listrik di Sejumlah Titik di Pasar Minggu Masih Padam

Megapolitan
Jadwal Azan Subuh di Tangerang Raya Selama Ramadhan 2021

Jadwal Azan Subuh di Tangerang Raya Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Jadwal Azan Subuh di Kota Depok Selama Ramadhan 2021

Jadwal Azan Subuh di Kota Depok Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X