Ridwan Kamil: Keterisian RS untuk Pasien Covid-19 di Depok Sudah 80 Persen Lebih

Kompas.com - 02/12/2020, 15:35 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan hibah perahu untuk dioperasikan di Setu Rawa Besar, Pancoran Mas, Depok, Rabu (2/12/2020). IstimewaGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan hibah perahu untuk dioperasikan di Setu Rawa Besar, Pancoran Mas, Depok, Rabu (2/12/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan bahwa rumah sakit untuk pasien positif Covid-19 di Depok hampir penuh.

Sebagai gambaran, saat ini 4 dari 5 tempat tidur rumah sakit untuk pasien positif Covid-19 di Depok telah terisi.

"Keterisian di Depok ada di rata-rata 80 persen, tadi juga disampaikan oleh Bu Kadis (Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Novarita)," kata pria yang akrab disapa Emil itu dalam lawatannya ke Depok hari ini, Rabu (2/12/2020).

Sebagai informasi, kasus Covid-19 di Depok terus melonjak sejak pekan kedua November hingga saat ini tercatat 2.157 pasien.

Baca juga: Asrama Mahasiswa dan Pusat Studi Jepang UI Dibidik Jadi Tempat Isolasi OTG Covid-19 di Depok

Jumlah ini terbanyak sejak pandemi melanda Depok pada Maret silam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemarin, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana juga memaparkan jumlah detail keterisian rumah sakit untuk pasien positif Covid-19 di Depok.

Dari 664 tempat tidur yang tersebar di seantero Depok, 538 di antaranya telah terisi sehingga tersisa 116 tempat tidur saja.

Kondisi ICU juga tak kalah mengkhawatirkan. Dari 55 ICU yang tersedia, 41 di antaranya sudah terisi per kemarin, atau hanya tersisa 14 kamar ICU di Depok.

"Ini juga mewakili rata-rata se-Jawa Barat khususnya yang Bodebek dan Bandung Raya," kata Emil.

Baca juga: Ridwan Kamil: Situ di Depok Jarang Termanfaatkan Maksimal

Alarm

Lonjakan pasien ini diakui oleh 2 rumah sakit utama milik pemerintah di Depok, yakni RS Universitas Indonesia (UI) dan RSUD Kota Depok sejak pekan lalu.

Direktur RSUD Kota Depok, Devi Maryori menyebut bahwa pekan lalu, ketersediaan tempat tidur isolasi pasien Covid-19 sudah terisi 94 persen, dan ICU telah penuh.

"Sudah sejak Oktober (ada lonjakan pasien Covid-19). Tapi yang lonjakan terus-menerus itu ya bulan ini," jelas Devi, Rabu (25/11/2020).

Di RS UI, penambahan kapasitas coba dilakukan namun penularan Covid-19 tak kalah cepat.

"Kami menambah kapasitas rawat inap di akhir Oktober sebenarnya menjadi 63 tempat tidur, lalu bertahap ke 80 tempat tidur, tapi keterisiannya sudah 80 persen lagi," ujar Manajer Pengembangan Bisnis RS UI, Astrid Saraswaty kepada Kompas.com, Rabu (25/11/2020).

Ia menambahkan, kerap kali yang diperlukan adalah ruang rawat intensif yang celakanya jumlahnya terbatas.

Lantaran keterbatasan tersebut, ia mengaku, tak sedikit permintaan rujukan yang akhirnya tak bisa diterima.

Baca juga: [UPDATE] Depok Catat 2.157 Kasus Aktif Covid-19, Terbanyak Selama Pandemi

Menipisnya ketersediaan tempat tidur untuk pasien positif Covid-19 merupakan alarm karena kasus infeksi virus SARS-CoV-2 masih terus naik.

Jika jumlahnya melampaui kapasitas, maka rumah sakit bisa kolaps dan banyak pasien yang tak tertangani sehingga berdampak pada tingkat kematian.

Sementara itu, menambah kapasitas rumah sakit untuk pasien Covid-19 juga tak gampang karena harus diimbangi dengan ketersediaan tenaga kesehatan yang mumpuni.

RS UI, misalnya, dapat menambah 29 tempat tidur lagi. Namun, gara-gara keterbatasan tenaga kesehatan, penambahan itu harus dilakukan bertahap.

"Jika sudah dioperasikan maka total ruang perawatan Covid-19 RSUI akan menjadi 109 tempat tidur. SDM tenaga kesehatan ini yang tidak mudah," ungkap Astrid.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berenang Tengah Malam, Seorang Warga Hilang di Kanal Banjir Barat

Berenang Tengah Malam, Seorang Warga Hilang di Kanal Banjir Barat

Megapolitan
Mempertanyakan Nasib Program OK OCE di Tangan Anies, Benarkah Sudah Melampaui Target?

Mempertanyakan Nasib Program OK OCE di Tangan Anies, Benarkah Sudah Melampaui Target?

Megapolitan
Tragedi Rumah Ambruk di Kalideres, Remaja Cari Jasad Ibu dan Adiknya yang Berpelukan Tertimpa Reruntuhan

Tragedi Rumah Ambruk di Kalideres, Remaja Cari Jasad Ibu dan Adiknya yang Berpelukan Tertimpa Reruntuhan

Megapolitan
Bocah Hanyut di Kali Angke Serpong Belum Ditemukan, Tim SAR Tekendala Banyaknya Tumpukan Sampah

Bocah Hanyut di Kali Angke Serpong Belum Ditemukan, Tim SAR Tekendala Banyaknya Tumpukan Sampah

Megapolitan
Kabel Menjuntai di Tengah Jalan Fatmawati, Bikin Kaget Pengendara yang Tak Sengaja Menabrak

Kabel Menjuntai di Tengah Jalan Fatmawati, Bikin Kaget Pengendara yang Tak Sengaja Menabrak

Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan UMKM untuk Tampil Saat Gelaran Formula E 2022

Pemprov DKI Siapkan UMKM untuk Tampil Saat Gelaran Formula E 2022

Megapolitan
Dalam Satu Jam, Polisi Tilang 9 Mobil Pelanggar Ganjil Genap di Jalan RS Fatmawati

Dalam Satu Jam, Polisi Tilang 9 Mobil Pelanggar Ganjil Genap di Jalan RS Fatmawati

Megapolitan
Hari Ini, Rachel Vennya Diperiksa Polisi Terkait Mobil Bernopol RFS

Hari Ini, Rachel Vennya Diperiksa Polisi Terkait Mobil Bernopol RFS

Megapolitan
Pelaku Eksibisionis di Jalan Sudirman Ditangkap, Polisi: Dia Tidak Tahu Aksinya Viral

Pelaku Eksibisionis di Jalan Sudirman Ditangkap, Polisi: Dia Tidak Tahu Aksinya Viral

Megapolitan
Hari Pertama Ganjil Genap, Banyak Mobil Berpelat Genap Lintasi Jalan Fatmawati

Hari Pertama Ganjil Genap, Banyak Mobil Berpelat Genap Lintasi Jalan Fatmawati

Megapolitan
UPDATE 24 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 35 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Oktober: Tambah 1 Kasus di Kota Tangerang, 35 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Daftar Titik Ganjil Genap di Jaksel, Berlaku Senin-Jumat pada Pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00 WIB

Daftar Titik Ganjil Genap di Jaksel, Berlaku Senin-Jumat pada Pukul 06.00-10.00 dan 16.00-20.00 WIB

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Satu di Depok Capai 70 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Satu di Depok Capai 70 Persen dari Target

Megapolitan
Ini Strategi Pemprov DKI Berdayakan UMKM di Pasar Lokal

Ini Strategi Pemprov DKI Berdayakan UMKM di Pasar Lokal

Megapolitan
Kuasa Hukum MS: KPI Tolak Bantu Korban Pelecehan Seksual Berobat ke Psikiater

Kuasa Hukum MS: KPI Tolak Bantu Korban Pelecehan Seksual Berobat ke Psikiater

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.