437 Orang yang Pernah Berkontak dengan Anies dan Ariza Dites Swab, 24 Positif Covid-19

Kompas.com - 02/12/2020, 21:55 WIB
Ilustrasi tes swab Covid-19 untuk mendeteksi infeksi virus corona untuk hentikan pandemi Covid-19. ShutterstockIlustrasi tes swab Covid-19 untuk mendeteksi infeksi virus corona untuk hentikan pandemi Covid-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria terkonfirmasi positif Covid-19.

Oleh karenanya, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta melakukan pelacakan (contact tracing) kepada orang-orang yang sempat berkontak atau berada di lingkungan tempat Anies dan Ariza berkegiatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, hingga Selasa (1/12/2020), Dinkes DKI Jakarta telah melakukan tes usap (swab) terhadap 158 orang yang diketahui melakukan kontak erat dengan Anies dan 279 orang yang berkontak erat dengan Ariza.

"Sehingga total pelacakan kontak kasus sejauh ini adalah 437 orang," kata Widyastuti melalui keterangan tertulis, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Anies Baswedan Positif Covid-19 dan Jalannya Roda Pemerintahan Jakarta

Widyastuti menjelaskan, dari total orang yang pernah berkontak erat dengan Anies, sebanyak 5 orang dinyatakan positif Covid-19, 111 orang negatif, dan 42 orang lainnya masih menunggu hasil.

Sementara itu, dari kontak erat Ariza pada periode pelacakan 28 november-1 Desember 2020, ditemukan 19 orang positif, 185 orang negatif, dan 75 orang lainnya masih menunggu hasil.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan demikian, kontak erat Anies dan Ariza yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini berjumlah 24 orang.

Mereka yang terkonfirmasi positif kemudian menjalani isolasi mandiri atau dirawat sesuai dengan derajat gejala yang dialami.

Widyastuti mengatakan, Anies dan Ariza selama ini rutin melakukan tes usap minimal 1-2 kali dalam seminggu.

Baca juga: Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Dengan demikian, keduanya bisa terdiagnosis sejak dini dan mendapatkan penanganan cepat.

Widyastuti juga mengeklaim, pelacakan kontak menjadi lebih cepat.

Menurutnya, pelacakan kontak yang dilakukan oleh Dinkes DKI Jakarta bukan untuk menyatakan orang yang tertular dari Anies maupun Ariza, namun untuk mengetahui siapa saja yang tertular bersama mereka berdua.

"Sekali lagi, kami menegaskan bahwa mereka yang terkonfirmasi positif dari hasil pelacakan kontak tidak menentukan sumber penularannya adalah Gubernur ataupun Wakil Gubernur," ucap Widyastuti.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bunuh Lawan Tawuran, 9 Anak Geng Motor di Bekasi Ditangkap Polisi

Bunuh Lawan Tawuran, 9 Anak Geng Motor di Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covd-19 Meningkat Selama PPKM Level 4

Pemkot Bekasi Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covd-19 Meningkat Selama PPKM Level 4

Megapolitan
Pengelola GBK Akui Satpamnya Pukul Mahasiswa, tapi Bantah Ada Pengeroyokan

Pengelola GBK Akui Satpamnya Pukul Mahasiswa, tapi Bantah Ada Pengeroyokan

Megapolitan
Fraksi Gerindra Setuju Perubahan RPJMD yang Diusulkan Anies

Fraksi Gerindra Setuju Perubahan RPJMD yang Diusulkan Anies

Megapolitan
Minta Ada Tes Covid-19 Gratis, Kepala Terminal Kalideres: Jangan Sampai Harga Tiket dan Antigen Sama

Minta Ada Tes Covid-19 Gratis, Kepala Terminal Kalideres: Jangan Sampai Harga Tiket dan Antigen Sama

Megapolitan
Kasus Pengendara Moge Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Pengendara Moge Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro, Polisi Periksa 3 Saksi

Megapolitan
Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Buat SKCK di Kota Tangerang

Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Buat SKCK di Kota Tangerang

Megapolitan
Detik-detik Motor Kurir dan Paket Senilai Rp 2,7 Juta Raib Digasak Maling di Pancoran

Detik-detik Motor Kurir dan Paket Senilai Rp 2,7 Juta Raib Digasak Maling di Pancoran

Megapolitan
Penumpang MRT Jakarta Turun Selama PPKM Darurat dan Level 4, Hanya 5 Persen dari Kapasitas

Penumpang MRT Jakarta Turun Selama PPKM Darurat dan Level 4, Hanya 5 Persen dari Kapasitas

Megapolitan
1.437 Tahanan Lapas-Rutan Salemba Tak Bisa Divaksinasi karena Masalah NIK, Apa Solusinya?

1.437 Tahanan Lapas-Rutan Salemba Tak Bisa Divaksinasi karena Masalah NIK, Apa Solusinya?

Megapolitan
Pemprov DKI Tunggu Keputusan Perpanjangan PPKM

Pemprov DKI Tunggu Keputusan Perpanjangan PPKM

Megapolitan
Dapat Vaksin Covid-19 di Rutan, John Kei Ajak Warga Binaan Ikut Vaksinasi

Dapat Vaksin Covid-19 di Rutan, John Kei Ajak Warga Binaan Ikut Vaksinasi

Megapolitan
4 Agustus 2021, Pemkot Bekasi Akan Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

4 Agustus 2021, Pemkot Bekasi Akan Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Anak

Megapolitan
PGC Dibuka Lagi, Pengunjung Harus Tunjukkan Bukti Vaksinasi Covid-19

PGC Dibuka Lagi, Pengunjung Harus Tunjukkan Bukti Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat Capai 55,9 Persen

Vaksinasi Covid-19 di Jakarta Barat Capai 55,9 Persen

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X