Negatif Covid-19, Idris Tunggu Rekomendasi RSUD untuk Debat Pilkada Depok Besok

Kompas.com - 03/12/2020, 11:37 WIB
Paslon nomor urut 2 Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono dalam debat publik perdana Pilkada Depok, Minggu (22/11/2020). Tangkapan layar dari INews TVPaslon nomor urut 2 Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono dalam debat publik perdana Pilkada Depok, Minggu (22/11/2020).


DEPOK, KOMPAS.com - Calon wali kota Depok nomor urut 2 Mohammad Idris telah dinyatakan pulih dari Covid-19 dan diperbolehkan pulang dari RSUD Kota Depok.

Namun, wali kota petahana itu disebut masih perlu menunggu rekomendasi rumah sakit untuk hadir di debat terakhir kandidat Pilkada Depok besok, Jumat (4/12/2020).

"Kami sedang menunggu rekomendasi dari pihak rumah sakit, surat keterangan yang merekomendasikan beliau diizinkan tampil di debat kandidat terakhir, atau memang secara virtual," jelas Hafid Nasir, selaku Ketua Tim Pemenangan Mohammad Idris-Imam Budi Hartono kepada Kompas.com, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Calon Wali Kota Depok Mohammad Idris Sudah Negatif Covid-19

Kondisi kesehatannya selama di rumah sakit diklaim cukup stabil, kendati ia tidak diizinkan mengikuti debat kedua pada Senin (30/11/2020) lalu walaupun secara virtual.

Hal ini membuat calon wakilnya, Imam Budi Hartono, tampil 1 lawan 2 versus penantang mereka, Pradi Supriatna-Afifah Alia.

Hafid melanjutkan, Idris saat ini fokus mempersiapkan diri untuk tampil pada debat terakhir walau harus menunggu rekomendasi rumah sakit.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Timses Harap Idris Ikut Debat Kandidat Pilkada Depok secara Virtual

Meski demikian, ia tak dijadwalkan kampanye hari ini.

"Kalau kampanye, beliau kan tetap harus menjaga kondisi, karena debat kandidat kan sudah terjadwal dan tidak mungkin di-cancel," ujar Hafid.

"Kami sih optimistis beliau bisa hadir di acara debat. Semakin hari kan kesehatan beliau semakin membaik, kalau beliau sudah boleh pulang kan berarti secara kesehatan sudah membaik," tambah Ketua DPD PKS Kota Depok itu.

"Kami menghargai lah pihak rumah sakit yang merawat beliau dan mudah-mudahan rekomendasinya nanti memperbolehkan," tutupnya.

Baca juga: Debat Pilkada Depok, Imam Budi Sendirian Hadapi Pradi-Afifah

Sebelumnya, Idris terkonfirmasi positif Covid-19 pada Rabu (25/11/2020).

Ia dirawat di RSUD Kota Depok karena memiliki keluhan pada lambungnya.

Sebelum terkonfirmasi positif Covid-19, Idris disebut sudah merasa kurang fit setelah menghadiri debat publik perdana kandidat Pilkada Depok, Minggu (22/11/2020) di studio televisi iNews.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton Liter untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

RSUD Kota Depok Siapkan Tangki Oksigen Kapasitas 10 Ton Liter untuk Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Mulai Ramai Kunjungi Jakarta, Paling Banyak dari China

Wisatawan Mancanegara Mulai Ramai Kunjungi Jakarta, Paling Banyak dari China

Megapolitan
Dua Bulan PTM Terbatas, 22 Murid dan 16 Tenaga Pendidik di Tangsel Positif Covid-19

Dua Bulan PTM Terbatas, 22 Murid dan 16 Tenaga Pendidik di Tangsel Positif Covid-19

Megapolitan
1.244 Warga Depok Idap HIV/AIDS, Paling Banyak di Pancoran Mas

1.244 Warga Depok Idap HIV/AIDS, Paling Banyak di Pancoran Mas

Megapolitan
Kesedihan Nora Alexandra Antar Jerinx ke Ruang Tahanan: Baru Bebas, Harus Masuk Lagi...

Kesedihan Nora Alexandra Antar Jerinx ke Ruang Tahanan: Baru Bebas, Harus Masuk Lagi...

Megapolitan
Keributan di Cililitan, Kaca Bus Transjakarta Dipecahkan Pakai Helm

Keributan di Cililitan, Kaca Bus Transjakarta Dipecahkan Pakai Helm

Megapolitan
Aturan Naik Angkutan Umum di Jakarta selama PPKM Level 2

Aturan Naik Angkutan Umum di Jakarta selama PPKM Level 2

Megapolitan
UPN Veteran Jakarta: Tak Ada Tanda Kekerasan Jasad Mahasiswi yang Meninggal Saat Diklat Menwa

UPN Veteran Jakarta: Tak Ada Tanda Kekerasan Jasad Mahasiswi yang Meninggal Saat Diklat Menwa

Megapolitan
Dicoret DPRD, Anggaran Sumur Resapan Bisa untuk Tambal Gaji PJLP

Dicoret DPRD, Anggaran Sumur Resapan Bisa untuk Tambal Gaji PJLP

Megapolitan
Reuni 212 Diancam Pidana, Panitia: Seharusnya Polisi Mengamankan, Bukan Menakut-nakuti!

Reuni 212 Diancam Pidana, Panitia: Seharusnya Polisi Mengamankan, Bukan Menakut-nakuti!

Megapolitan
Jadi Tahanan Kejaksaan, Musisi Jerinx Pertimbangan Ajukan Penangguhan Penahanan

Jadi Tahanan Kejaksaan, Musisi Jerinx Pertimbangan Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
PPKM Level 3 di Tangsel, Anak 12 Tahun ke Bawah Dilarang Masuk Mal dan Bioskop

PPKM Level 3 di Tangsel, Anak 12 Tahun ke Bawah Dilarang Masuk Mal dan Bioskop

Megapolitan
Sempat Diusulkan Rp 122 Miliar, Anggaran Sumur Resapan Dihapus Ketua DPRD

Sempat Diusulkan Rp 122 Miliar, Anggaran Sumur Resapan Dihapus Ketua DPRD

Megapolitan
Kedai di Beji Dibobol Maling, Pelaku Rusak Tembok dan Curi Uang Rp 3 Juta

Kedai di Beji Dibobol Maling, Pelaku Rusak Tembok dan Curi Uang Rp 3 Juta

Megapolitan
Bentrok PP vs FBR di Ciledug, 7 Orang Jadi Tersangka dan 3 di Antaranya Positif Narkoba

Bentrok PP vs FBR di Ciledug, 7 Orang Jadi Tersangka dan 3 di Antaranya Positif Narkoba

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.