Polisi Periksa Dishub DKI dan Ahli Epidemiologi Hari ini Terkait Kasus Kerumunan di Petamburan

Kompas.com - 03/12/2020, 12:24 WIB
Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat berceramah dalam acara Maulid Nabi di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2020) Dokumentasi YouTube Front TVPimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab saat berceramah dalam acara Maulid Nabi di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Sabtu (14/11/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Polda Metro Jaya terus mengusut kasus kerumunan massa di acara Maulid Nabi dan pernikahan putri pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, di Petamburan, Jakarta Pusat, 14 November 2020.

Polisi akan memintai keterangan dua saksi yakni dari perwakilan Dinas Pehubungan (Dishub) DKI Jakarta dan ahli epidemiologi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Kamis (3/12/2020).

"Ada dua, dari Dinas Perhubungan (DKI Jakarta) dan ahli epidemiologi (Kemenkes)," ujar Dorkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan, Kamis.

Tubagus mengatakan, pemanggilan saksi untuk dimintai keterangan terus dilakukan guna membuat terang kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) itu.

Baca juga: Permintaan Maaf Rizieq Shihab yang Tak Pengaruhi Kelanjutan Kasus Hukumnya...

Pemanggilan saksi ahli epidemiologi merupakan yang kedua setelah tidak hadir pada Rabu, kemarin.

Penyidik juga sudah memeriksa panitia akad nikah putri Rizieq, HU, yang sebelumnya disebut tak hadir dalam dua pemanggilan.

"Orangnya (HU) datang. Saksi datang (selama penyidikan) dari berbagai elemen," kata Tubagus.

Kerumunan yang terjadi dalam acara Rizieq di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada 14 November 2020, berbuntut panjang. Irjen Nana Sudjana dicopot dari jabatannya sebagai Kapolda Metro Jaya, begitu juga Irjen Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatan Kapolda Jawa Barat karena dinilai lalai dalam menegakkan protokol kesehatan terkait peristiwa itu kerumunan itu.

Tidak hanya itu, Polda Metro Jaya juga memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara, Camat Tanah Abang Yassin Pasaribu, Kepala KUA Tanah Abang, Bhabinkamtibmas, serta perangkat RT dan RW terkait.

Polda Metro melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap panitia Maulid Nabi dan pernikahan putri Rizieq hingga Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Hingga kini, polisi yang telah melakukan gelar perkara memastikan adanya unsur tindak pidana dalam kasus pelanggaran protokol kesehatan itu.

Baca juga: Sulitnya Polisi Antar Surat Panggilan untuk Rizieq Shihab, Tiga Kali Datang sampai Bawa Brimob Bersenjata

Polisi juga telah memanggil Rizieq untuk kedua kali setelah sebelumnya tidak hadir pada Selasa lalu.

Pemanggilan kedua terhadap Rizieq sebagai saksi untuk dimintai klarifikasi terkait kasus kerumunan itu dijadwalkan pada 7 Desember 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebar Video Berkonten Pornografi Mirip Pesinetron GL Akui Dapat Video dari Grup Telegram

Penyebar Video Berkonten Pornografi Mirip Pesinetron GL Akui Dapat Video dari Grup Telegram

Megapolitan
Penerobos Ring 1 Minta Maaf, Mantan Paspampres: Itu Urusan Lain, Polisi Perlu Tindak Tegas

Penerobos Ring 1 Minta Maaf, Mantan Paspampres: Itu Urusan Lain, Polisi Perlu Tindak Tegas

Megapolitan
Viral Video Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen, MTI Berharap Pemprov DKI Konsisten Tegakkan Aturan

Viral Video Mobil Masuk Jalur Sepeda Permanen, MTI Berharap Pemprov DKI Konsisten Tegakkan Aturan

Megapolitan
Mengaku Lalai, Pengendara Moge yang Terobos Ring 1 Menyesal dan Minta Maaf

Mengaku Lalai, Pengendara Moge yang Terobos Ring 1 Menyesal dan Minta Maaf

Megapolitan
Jalur Sepeda di Sudirman Diterobos Mobil, Sudinhub Bilang Hanya Bisa Patroli Pagi dan Sore

Jalur Sepeda di Sudirman Diterobos Mobil, Sudinhub Bilang Hanya Bisa Patroli Pagi dan Sore

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Penipu Modus Menang Undian Lewat SMS, Sebulan Raup Rp 200 Juta

Polisi Tangkap 2 Penipu Modus Menang Undian Lewat SMS, Sebulan Raup Rp 200 Juta

Megapolitan
Paspampres Persilakan Polisi Tangani Kasus Pengendara Motor yang Terobos Penjagaan

Paspampres Persilakan Polisi Tangani Kasus Pengendara Motor yang Terobos Penjagaan

Megapolitan
MTI Sambut Baik Jalur Sepeda Permanen di Jalan Sudirman-Thamrin

MTI Sambut Baik Jalur Sepeda Permanen di Jalan Sudirman-Thamrin

Megapolitan
2 Remaja di Tangsel Dibacok Sekelompok Orang Tak Dikenal

2 Remaja di Tangsel Dibacok Sekelompok Orang Tak Dikenal

Megapolitan
Pelaku Penyebar Video Mirip Pesinetron adalah Pengelola Situs Porno

Pelaku Penyebar Video Mirip Pesinetron adalah Pengelola Situs Porno

Megapolitan
Disuntik Vaksin Covid-19, Pedagang Pasar di Kota Tangerang: Terima Kasih, Pak Jokowi

Disuntik Vaksin Covid-19, Pedagang Pasar di Kota Tangerang: Terima Kasih, Pak Jokowi

Megapolitan
Residivis Kembali Curi Motor untuk Beli Sabu

Residivis Kembali Curi Motor untuk Beli Sabu

Megapolitan
Polisi Tangkap Dua Penyebar Video Berkonten Pornografi Mirip Pesinetron GL

Polisi Tangkap Dua Penyebar Video Berkonten Pornografi Mirip Pesinetron GL

Megapolitan
3 Residivis Ditangkap di Lampung, 10 Kali Mencuri Motor di Jakarta dan Depok

3 Residivis Ditangkap di Lampung, 10 Kali Mencuri Motor di Jakarta dan Depok

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Tata Trotoar Sepanjang 4,6 Km di Kebayoran Baru Mulai Mei 2021

Pemprov DKI Akan Tata Trotoar Sepanjang 4,6 Km di Kebayoran Baru Mulai Mei 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X