Kompas.com - 03/12/2020, 17:20 WIB
Ilustrasi pemilih mencelupkan tangan ke tinta sebagai penanda telah menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2019. KOMPAS/PRIYOMBODOIlustrasi pemilih mencelupkan tangan ke tinta sebagai penanda telah menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2019.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memastikan 1.889 surat suara tambahan untuk Pilkada Tangsel akan tiba pada Kamis (3/12/2020) malam ini.

Ribuan logistik tersebut untuk mengganti kekurangan dan kerusakan surat suara Pilkada Tangsel yang dikirimkan pada Selasa (24/11/2020) lalu.

Ketua KPU Tangsel Bambang Dwitoro menjelaskan, sebanyak 1.889 surat suara itu dikirimkan dari perusahaan percetakan di Surabaya melalui jalur udara.

"Iya (dikirim) lewat udara. Jumlahnya 1.889 lembar," ujar Bambang saat dihubungi, Kamis.

Baca juga: Surat Suara yang Diterima KPU Tangsel Kurang 1.035 Lembar

Menurut Bambang, pihaknya memilih menggunakan jalur udara dibandingkan pengiriman darat seperti sebelumnya, untuk mempercepat proses pengiriman surat suara tersebut.

"Enggak lah jalur darat. Kalau jalur darat lama kan," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun surat suara itu rencananya akan dilipat terlebih dahulu di Kantor KPU Tangsel dan didistribusikan ke kecamatan Setu paling lambat Jumat (4/12/2020).

"Dilipat dulu rencananya, kayaknya besok baru distribusi," pungkasnya.

Untuk diketahui, KPU Tangsel sudah mendistribusikan surat suara ke setiap kecamatan di wilayah Tangsel, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Jelang Pilkada 2020, Rumah Lawan Covid-19 Mulai Data Pasien Ber-KTP Tangsel

Namun, total surat suara yang distribusikan ke setiap kecamatan saat ini masih kurang dari jumlah yang dibutuhkan, yakni 1.001.874 lembar.

Hal tersebut disebabkan kekurangan dan kerusakan surat suara yang jumlahnya mencapai 1.889 lembar.

"Yang terlipat baik itu 999.985 lembar. Jadi total surat suara kurang ditambah yang rusak sebanyak 1.889," ujar Bambang, Rabu.

Bambang mengatakan, pihaknya sudah mengajukan penambahan 1.889 surat suara untuk mengganti kerusakan dan kekurangan logistik yang dibutuhkan.

"Kami yang belum full di Kecamatan Setu, yang 1.889 itu. Ini kami masih minta. Mudah-mudahan besok atau lusa sampai. Itu langsung kami lipat dan kami distribusikan," kata Bambang.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Dugaan Pungli di Pasar Kramatjati Viral, Pengelola Pasang Imbauan

Video Dugaan Pungli di Pasar Kramatjati Viral, Pengelola Pasang Imbauan

Megapolitan
Pemkot Bekasi Segera Pindahkan Makam yang Tertimbun Sampah

Pemkot Bekasi Segera Pindahkan Makam yang Tertimbun Sampah

Megapolitan
Tebar Ranjau Paku di Jalan Gatot Soebroto, Penambal Ban Manfaatkan Situasi PPKM Level 3

Tebar Ranjau Paku di Jalan Gatot Soebroto, Penambal Ban Manfaatkan Situasi PPKM Level 3

Megapolitan
Ratusan Makam di Bekasi Hilang Tertimbun Sampah

Ratusan Makam di Bekasi Hilang Tertimbun Sampah

Megapolitan
Anak Penyanyi Lawas Dilaporkan Penipuan Modus Penerimaan PNS, Para Korban Rugi Rp 9,7 M

Anak Penyanyi Lawas Dilaporkan Penipuan Modus Penerimaan PNS, Para Korban Rugi Rp 9,7 M

Megapolitan
Dari Berbagi Seporsi Nasi, Berujung Gerakan yang Menginspirasi

Dari Berbagi Seporsi Nasi, Berujung Gerakan yang Menginspirasi

Megapolitan
Akan Ada 148 SMP di Kota Tangerang yang Gelar PTM Pekan Depan

Akan Ada 148 SMP di Kota Tangerang yang Gelar PTM Pekan Depan

Megapolitan
PTM Jenjang SD di Kota Tangerang Dibatalkan, Dindik: Jangan Sampai Ada Klaster Covid-19

PTM Jenjang SD di Kota Tangerang Dibatalkan, Dindik: Jangan Sampai Ada Klaster Covid-19

Megapolitan
Pasar Jaya Sebut Petugas yang Pungli di Pasar Induk Kramatjati Ingin Cari Keuntungan Pribadi

Pasar Jaya Sebut Petugas yang Pungli di Pasar Induk Kramatjati Ingin Cari Keuntungan Pribadi

Megapolitan
Pasar Jaya Sebut Pelaku Pungli di Pasar Induk Kramatjati Telah Dipecat Pihak Ketiga

Pasar Jaya Sebut Pelaku Pungli di Pasar Induk Kramatjati Telah Dipecat Pihak Ketiga

Megapolitan
Penumpang Kereta dan Puluhan Donor Dermakan Darah di Stasiun Senen

Penumpang Kereta dan Puluhan Donor Dermakan Darah di Stasiun Senen

Megapolitan
Fakta Pembunuhan Anggota TNI di Depok, Niat Melerai Perkelahian tapi Berujung Tewas Ditusuk

Fakta Pembunuhan Anggota TNI di Depok, Niat Melerai Perkelahian tapi Berujung Tewas Ditusuk

Megapolitan
Pelaku Mengaku Tebar Ranjau Paku Bersama Anggota Dishub, Ini Kata Polisi

Pelaku Mengaku Tebar Ranjau Paku Bersama Anggota Dishub, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pemkot Tangerang Lagi-lagi Batalkan Sekolah Tatap Muka Jenjang SD

Pemkot Tangerang Lagi-lagi Batalkan Sekolah Tatap Muka Jenjang SD

Megapolitan
Modus Ranjau Paku di Jakarta oleh Penambal Ban

Modus Ranjau Paku di Jakarta oleh Penambal Ban

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.