Kompas.com - 07/12/2020, 09:44 WIB
Petugas kebersihan DKI Jakarta mengangkut sampah yang terbawa arus di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2020). Kenaikan muka air di Pintu Air Manggarai diakibatkan oleh hujan yang mengguyur kota Bogor dan Jakarta mulai Senin malam (21/9/2020) malam selama beberapa jam. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas kebersihan DKI Jakarta mengangkut sampah yang terbawa arus di Pintu Air Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2020). Kenaikan muka air di Pintu Air Manggarai diakibatkan oleh hujan yang mengguyur kota Bogor dan Jakarta mulai Senin malam (21/9/2020) malam selama beberapa jam.
Penulis Ihsanuddin
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan kubik sampah menumpuk di Pintu Air Manggarai, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (7/11/2020) pagi.

Penumpukan sampah ini terjadi setelah adanya air kiriman dari Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat, pascahujan deras yang terjadi sepanjang malam.

"Untuk sampah di Pintu Air Manggarai mulai datang dari kemarin malam sekitar pukul 21.00 WIB," kata Sunarto, Kasie Pengawasan dan Pengendalian Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Pusat, saat dihubungi, Senin pagi.

Sunarto memastikan jajaran petugas Unit Pelaksana Kebersihan Badan Air (UPKBA) langsung bergerak untuk mengangkut sampah-sampah itu sejak semalam.

Baca juga: Bertambah, Kini Ada 34 RT Tergenang Luapan Air Kali Ciliwung, Terbanyak di Jaktim

Sampai Senin pagi ini, pihak Sudin LH Jakarta Pusat sudah mengeruk 25 meter kubik sampah yang menumpuk di Pintu Air Manggarai.

Sunarto memprediksi total sampah di Pintu Air Manggarai mencapai sekitar 150 meter kubik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Perkiraan ya ini sekitar 6-7 truk," kata dia.

Sunarto menyebutkan, sampah kiriman yang datang dari Bogor itu kebanyakan berupa bambu dan kayu.

Sementara itu, sampah yang berasal dari wilayah DKI Jakarta kebanyakan berupa sampah stereoform atau sampah plastik.

"Untuk pintu air masih termasuk aman, tinggi air 80 sentimeter," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sedang Istirahat di Hutan Kota Bekasi, Petugas Dishub Temukan Jasad Pria dengan Wajah Rusak

Sedang Istirahat di Hutan Kota Bekasi, Petugas Dishub Temukan Jasad Pria dengan Wajah Rusak

Megapolitan
Harga Minya Goreng di Pasar Slipi Jaya Melambung Tinggi Sejak Dua Bulan Lalu

Harga Minya Goreng di Pasar Slipi Jaya Melambung Tinggi Sejak Dua Bulan Lalu

Megapolitan
Berbeda dengan Keterangan Wali Kota, Dinas LH Tangsel Sebut Pengiriman Sampah ke TPA Cilowong Dihentikan Sementara

Berbeda dengan Keterangan Wali Kota, Dinas LH Tangsel Sebut Pengiriman Sampah ke TPA Cilowong Dihentikan Sementara

Megapolitan
Orangtua Korban Tewas Kecelakaan Transjakarta Menyayangkan Baru Dapat Info Pukul 17.00 WIB

Orangtua Korban Tewas Kecelakaan Transjakarta Menyayangkan Baru Dapat Info Pukul 17.00 WIB

Megapolitan
KNKT Selidiki Kasus Kecelakaan LRT di Jakarta Timur, Polisi Siap Bantu

KNKT Selidiki Kasus Kecelakaan LRT di Jakarta Timur, Polisi Siap Bantu

Megapolitan
Keluarga Korban Kecelakaan Minta Transjakarta Perketat Perekrutan Sopir Bus

Keluarga Korban Kecelakaan Minta Transjakarta Perketat Perekrutan Sopir Bus

Megapolitan
Anak-anak Jadikan Lokasi Banjir di Jalan Tegal Parang V sebagai Tempat Bermain

Anak-anak Jadikan Lokasi Banjir di Jalan Tegal Parang V sebagai Tempat Bermain

Megapolitan
Perbaikan Jembatan GDC Depok yang Ambles Ditargetkan Rampung 2 Bulan Lagi

Perbaikan Jembatan GDC Depok yang Ambles Ditargetkan Rampung 2 Bulan Lagi

Megapolitan
Ini Lokasi Bengkel Uji Emisi di Jakarta Selatan

Ini Lokasi Bengkel Uji Emisi di Jakarta Selatan

Megapolitan
Satu Jam Diguyur Hujan, Jalan Tegal Parang V Langsung Terendam Banjir

Satu Jam Diguyur Hujan, Jalan Tegal Parang V Langsung Terendam Banjir

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Puluhan Petugas PPSU Bersihkan Empat Saluran Air di Pademangan

Antisipasi Banjir, Puluhan Petugas PPSU Bersihkan Empat Saluran Air di Pademangan

Megapolitan
Syarat PCR buat Naik Kereta, Warga: Enggak Masalah kalau di Bawah Rp 100.000

Syarat PCR buat Naik Kereta, Warga: Enggak Masalah kalau di Bawah Rp 100.000

Megapolitan
Cegah Kecelakaan Kembali Terjadi, Transjakarta Diminta Pastikan Kesehatan Sopir

Cegah Kecelakaan Kembali Terjadi, Transjakarta Diminta Pastikan Kesehatan Sopir

Megapolitan
Depresi karena Sakit, Pria 29 Tahun Berupaya Lompat dari Lantai 4 RS di Menteng

Depresi karena Sakit, Pria 29 Tahun Berupaya Lompat dari Lantai 4 RS di Menteng

Megapolitan
Wacana Wajib Bawa Tes PCR, Penumpang Bus: Jangan Sampai Masyarakat Terbebani

Wacana Wajib Bawa Tes PCR, Penumpang Bus: Jangan Sampai Masyarakat Terbebani

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.