Pilkada Serentak, Ahmad Syaikhu Keliling Depok dan Tangsel Kunjungi Paslon yang Diusung PKS

Kompas.com - 09/12/2020, 11:43 WIB
Presiden PKS Ahmad Syaikhu saat mendampingi Calon Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono di TPS 47, Depok, Rabu (9/12/2020). KOMPAS.com/ROSIANA HARYANTIPresiden PKS Ahmad Syaikhu saat mendampingi Calon Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono di TPS 47, Depok, Rabu (9/12/2020).

DEPOK, KOMPAS.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu akan berkeliling mengunjungi kandidat calon wali kota dan wakil wali kota yang diusung oleh PKS di Depok dan Tangerang Selatan.

Hal ini untuk memberikan motivasi kepada para calon pemimpin daerah.

Ia mengatakan, dua daerah tersebut dipilih karena jaraknya yang tidak terlalu jauh untuk dijangkau.

"Karena hari ini juga adalah masa pencoblosan bagi kabupaten dan kota yang memang pilkada serentak, di antaranya Depok, saya sambil memanfaatkan datang ke kandidat-kandidat yang memang diusung oleh PKS," kata Syaikhu di Depok, Rabu (9/12/2020).

Baca juga: Nyoblos di Pilkada Depok, Imam Budi Akan Didampingi Presiden PKS Syaikhu

Pada Rabu pagi, Syaikhu mendatangi kediaman calon wakil wali kota Depok Imam Budi Hartono dengan bersepeda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia pun juga mendampingi Imam selama pencoblosan. Setelah itu Syaikhu dan Imam akan bertemu dengan calon wali kota Depok Mohammad Idris.

Syaikhu juga berencana untuk memantau pilkada di Tangerang Selatan. Setelah itu dia kembali ke Kantor DPP PKS untuk memonitor jalannya Pilkada.

"Kemudian juga ke Tangerang Selatan yang terjangkau, setelah itu siangnya kami monitor di DPP," Syaikhu.

Pada pilkada kali ini, Syaikhu optimistis mendapatkan 60 persen kemenangan dari 230 Pilkada yang diikuti oleh PKS.

Baca juga: Dipimpin Ahmad Syaikhu, Ini Susunan Lengkap DPP PKS 2020-2025

"Dari beberapa survei yang masuk Insya Allah kami optimis untuk mencapai target 60 persen pemenangan di seluruh Indonesia, dari 230 Pilkada yang diikuti PKS," kata Syaikhu.

Akan tetapi dia enggan menyebutkan survei apa saja yang menjadi acuannya.

Dia hanya mengatakan PKS akan melakukan rekapitulasi daerah mana saja yang memang dimenangkan oleh partai ini.

"Ya dari survei sih Insya Allah optimis, namanya juga kami menunggu real. Mudah-mudahan real-nya akan kami dapatkan pada malam hari," kata Syaikhu.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Merdeka di STIKS Tarakanita Duren Sawit, Target 1.000 Orang Per Hari

Vaksinasi Merdeka di STIKS Tarakanita Duren Sawit, Target 1.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Kebakaran Landa Stasiun LRT Pengangsaan Dua Setelah Terdengar Suara Ledakan

Kebakaran Landa Stasiun LRT Pengangsaan Dua Setelah Terdengar Suara Ledakan

Megapolitan
Dishub Selidiki Dugaan Pungli di Parkiran Jalan Cikini Raya

Dishub Selidiki Dugaan Pungli di Parkiran Jalan Cikini Raya

Megapolitan
Jumlah Pasien OTG di Graha Wisata TMII Terus Berkurang, Kini Tinggal 23 Orang

Jumlah Pasien OTG di Graha Wisata TMII Terus Berkurang, Kini Tinggal 23 Orang

Megapolitan
Mantan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirja Tutup Usia

Mantan Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirja Tutup Usia

Megapolitan
Wakapolda Metro: Ada 154 Gerai Vaksinasi Merdeka di Jakarta Timur

Wakapolda Metro: Ada 154 Gerai Vaksinasi Merdeka di Jakarta Timur

Megapolitan
Cerita Azaz Tigor Dugaan Pungli Parkir di Cikini, Jukir Terima Uang Tunai Tanpa Tap Kartu di Mesin

Cerita Azaz Tigor Dugaan Pungli Parkir di Cikini, Jukir Terima Uang Tunai Tanpa Tap Kartu di Mesin

Megapolitan
Gerakan Teman Bantu Teman Dapat Sumbangan dari Bekas Pasien Covid-19

Gerakan Teman Bantu Teman Dapat Sumbangan dari Bekas Pasien Covid-19

Megapolitan
UPDATE 3 Agustus: Kini Tersisa 2.376 Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet

UPDATE 3 Agustus: Kini Tersisa 2.376 Pasien Covid-19 di RS Wisma Atlet

Megapolitan
Mayat Bocah Laki-Laki Ditemukan Mengambang di Anak Sungal CBL Bekasi

Mayat Bocah Laki-Laki Ditemukan Mengambang di Anak Sungal CBL Bekasi

Megapolitan
Masuk Lapas Klas II A Tangerang, Pinangki Tempati Blok Pengenalan Lingkungan Selama 2 Minggu

Masuk Lapas Klas II A Tangerang, Pinangki Tempati Blok Pengenalan Lingkungan Selama 2 Minggu

Megapolitan
Warteg di Ciputat Jadi Korban Pungli, Pelaku Diduga Karang Taruna Gadungan

Warteg di Ciputat Jadi Korban Pungli, Pelaku Diduga Karang Taruna Gadungan

Megapolitan
Bukan 5M, Kabupaten Bekasi Cegah Penularan Covid-19 dengan 6M

Bukan 5M, Kabupaten Bekasi Cegah Penularan Covid-19 dengan 6M

Megapolitan
Perubahan RPJMD 2017-2022 DKI Jakarta, Manuver Janji Anies di Sisa Masa Jabatan

Perubahan RPJMD 2017-2022 DKI Jakarta, Manuver Janji Anies di Sisa Masa Jabatan

Megapolitan
Babak Baru Kasus Jerinx, Polisi Sita Ponsel dan Kembali Gelar Perkara

Babak Baru Kasus Jerinx, Polisi Sita Ponsel dan Kembali Gelar Perkara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X