Kompas.com - 09/12/2020, 15:42 WIB
Calon Wali Kota Depok nomor urut 1, Pradi Supriatna datang ke TPS 015 di Jalan Mani Nomin  No 7 RT 03/04, Kelurahan Kukusan, Beji, Kota Depok, Jawa Barat pada Rabu (9/12/2020) sekitar pukul 09.28 WIB untuk memberikan suara. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOCalon Wali Kota Depok nomor urut 1, Pradi Supriatna datang ke TPS 015 di Jalan Mani Nomin No 7 RT 03/04, Kelurahan Kukusan, Beji, Kota Depok, Jawa Barat pada Rabu (9/12/2020) sekitar pukul 09.28 WIB untuk memberikan suara.

DEPOK, KOMPAS.com - Sebanyak 79 pemilih yang terdaftar di daftar pemilih tetap (DPT) TPS 015, Kukusan, Beji, Kota Depok, Jawa Barat, tak menggunakan hak pilihnya alias golput dalam Pilkada Depok yang digelar Rabu (9/12/2020).

Jumlah itu hampir 31 persen dari jumlah total pemilih yang terdaftar dalam DPT yaitu 253 orang.

TPS 015 merupakan tempat calon Wali Kota Depok nomor 1, Pradi Supriatna menggunakan hak pilihnya.

“Golput kemungkinan satu karena cuaca. Satu karena mungkin pandemi beda dengan penyelenggaraan tahun-tahun lain, jadi ada kekhawatiran. Itu aja sih,” kata Ketua TPS 015, Komaruddin seusai proses pemungutan suara.

Baca juga: Pradi Menang Telak di TPS Rumahnya, Dapat 138 Suara

Sebaliknya, warga yang terdaftar di DPT TPS 015 yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 173 orang.

Dari luar DPT 015, dua orang yang merupakan pemilih pindahan dari TPS lain, dan dua orang yang tidak terdaftar di DPT memilih dengan mengajukan KTP.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari 253 orang yang terdaftar di DPT, satu orang dinyatakan sudah meninggal dunia.

Pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Depok nomor urut 1, Pradi Supriatna-Afifah Alia menang telak di TPS 015 Kukusan itu.

Pradi-Afifah menang dari pasangan nomor urut 2, Mohammad Idris-Imam Budi Hartono dengan perolehan sebanyak 138 suara.  Pasangan Idris-Imam mendapatkan 36 suara di TPS itu.

“Jadi masih unggul 01,” kata Ketua TPS 015, Komaruddin.

Dari pantauan Kompas.com, jelang penutupan TPS 015 masih ada beberapa orang datang. Sekitar pukul 12.30 WIB, hujan sempat turun di lokasi TPS 015.

Pilkada Depok 2020 menjadi ajang persaingan dua kandidat petahana. Wali Kota Depok Mohammad Idris, kalangan nonpartai yang dekat dengan PKS, berupaya menyongsong periode kedua kekuasaannya.

Ia akan berduet dengan kader PKS, Imam Budi Hartono, yang telah 2 periode duduk di DPRD Jawa Barat.

Idris-Imam diusung PKS, Demokrat, dan PPP dengan 17 kursi di parlemen.

Sementara itu, Pradi Supriatna, kader Gerindra sekaligus wakil Idris saat ini di pemerintahan, akan berusaha mendepak mantan kompatriotnya itu. Ia berpasangan dengan Afifah Alia, kader perempuan PDI-P.

Pradi-Afifah diusung koalisi Partai Gerindra, PDI-P, Golkar, PAN, PKB, dan PSI dengan total 33 kursi di parlemen.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IGD dan Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RSUD Kabupaten Tangerang Penuh

IGD dan Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RSUD Kabupaten Tangerang Penuh

Megapolitan
DKI Jakarta Buka Rekrutmen Tenaga Kesehatan untuk Pengendalian Covid-19

DKI Jakarta Buka Rekrutmen Tenaga Kesehatan untuk Pengendalian Covid-19

Megapolitan
Jalan Raya Jatimulya Bekasi Rusak Parah, Pengendara Sering Terjatuh

Jalan Raya Jatimulya Bekasi Rusak Parah, Pengendara Sering Terjatuh

Megapolitan
Jakarta Sedang Tidak Baik-baik Saja, Ini Sebaran Zona Merah di DKI

Jakarta Sedang Tidak Baik-baik Saja, Ini Sebaran Zona Merah di DKI

Megapolitan
Epidemiolog Kritik Strategi Jokowi soal Herd Immunity di Jakarta

Epidemiolog Kritik Strategi Jokowi soal Herd Immunity di Jakarta

Megapolitan
Polri Ingin Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Dibongkar, Ini Komentar Ombudsman Jakarta

Polri Ingin Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Dibongkar, Ini Komentar Ombudsman Jakarta

Megapolitan
Alarm dari Tangsel, RS Hampir Penuh hingga Pasien Covid-19 Sulit Dapat Ruang Perawatan

Alarm dari Tangsel, RS Hampir Penuh hingga Pasien Covid-19 Sulit Dapat Ruang Perawatan

Megapolitan
Bertambah Lagi, Total Pasien di RS Wisma Atlet Kemayoran Jadi 5.812 Orang

Bertambah Lagi, Total Pasien di RS Wisma Atlet Kemayoran Jadi 5.812 Orang

Megapolitan
Rumah Warga Cipondoh Dibobol Maling, Perhiasan hingga Barang Elektronik Raib

Rumah Warga Cipondoh Dibobol Maling, Perhiasan hingga Barang Elektronik Raib

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Sekolah Tatap Muka atau Tetap Belajar di Rumah?

Kasus Covid-19 Meningkat, Sekolah Tatap Muka atau Tetap Belajar di Rumah?

Megapolitan
Tiga Rusun di Cilincing Jadi Posko Vaksinasi Covid-19

Tiga Rusun di Cilincing Jadi Posko Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Meledak, Epidemiolog: Solusinya Hanya Lockdown

Kasus Covid-19 di Jakarta Meledak, Epidemiolog: Solusinya Hanya Lockdown

Megapolitan
Fakta Pelecehan Seksual terhadap Seorang Ibu di Tebet: Pelaku Kelainan Jiwa hingga Dibebaskan

Fakta Pelecehan Seksual terhadap Seorang Ibu di Tebet: Pelaku Kelainan Jiwa hingga Dibebaskan

Megapolitan
Virus Corona Varian Delta Dikhawatirkan Lebih Mudah Menyerang Anak-anak

Virus Corona Varian Delta Dikhawatirkan Lebih Mudah Menyerang Anak-anak

Megapolitan
Fakta Rizieq Shihab Tanggapi Replik Jaksa: Tidak Berkualitas hingga Merasa Belum Pantas Disebut Imam Besar

Fakta Rizieq Shihab Tanggapi Replik Jaksa: Tidak Berkualitas hingga Merasa Belum Pantas Disebut Imam Besar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X