Kompas.com - 09/12/2020, 22:21 WIB
Polisi berseragam bebas memeriksa kelengkapan surat izin dari salah satu pengendara balapan liar di Jalan H Kardi, Malaka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (9/12/2020). ANTARA/HO-Polsek Duren SawitPolisi berseragam bebas memeriksa kelengkapan surat izin dari salah satu pengendara balapan liar di Jalan H Kardi, Malaka, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (9/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi melepaskan beberapa kali tembakan ke arah udara untuk membubarkan peserta balap liar disertai taruhan di wilayah Jalan H Kardi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (9/12/2020) malam.

"Kami menemukan pemuda yang berkerumun dengan motor cukup banyak serta tidak patuh terhadap protokol kesehatan. Dikhawatirkan terjadi klaster Covid-19 baru," kata Kapolsek Duren Sawit AKP Rensa Sastika Aktadivia di Jakarta, seperti dikutip Antara.

Rensa mengatakan, awalnya warga melapor sudah resah dengan aksi balap liar di Jalan H Kardi. Polisi kemudian menyambangi lokasi.

Baca juga: Seorang Ibu Gagalkan Pencurian Motor, Pelaku Dipukul Pakai Sapu

Polisi berseragam bebas itu segera melepaskan tembakan ke arah udara untuk membubarkan kerumunan pemuda yang sedang bersiap balapan.

Suara letusan tembakan terdengar beberapa kali saat petugas tiba di lokasi. Pelaku balap liar langsung melarikan diri dari sergapan petugas.

Sejumlah pelaku balapan liar berhasil ditangkap polisi. Saat diperiksa tidak bisa menunjukkan kelengkapan surat izin kendaraan.

Baca juga: Cemburu, Pemuda Tusuk Pacar Baru Mantan Kekasihnya di Kebon Jeruk

"Saat anggota datang, mereka langsung bubar dan melarikan diri. Empat unit motor diamankan dan kami bawa ke Mapolsek Duren Sawit sebagai barang bukti," katanya.

Rensa menambahkan, Jalan H Kardi kerap dijadikan sebagai tempat tongkrongan remaja serta klub motor.

"Laporan yang datang ke kita memang sering ada balapan liar di sana," katanya.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Surat Eksekusi Lahan di Pinang Tak Bisa Dicabut, Ini Penjelasan PN Tangerang

Megapolitan
2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

2 Sepeda Motor Bertabrakan di Duren Sawit, 1 Pengendara Tewas

Megapolitan
Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Pencuri Koil Mobil di Karang Tengah, Tangerang, Ditangkap Warga

Megapolitan
Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Pembangunan Jalur MRT Bawah Tanah Fase 2A Disebut Lebih Menantang

Megapolitan
Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Update 16 April: 228 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Kota Tangerang

Megapolitan
Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Mafia Tanah Saling Gugat Pakai Surat Palsu, Mengapa PN Tangerang Keluarkan Surat Eksekusi Lahan?

Megapolitan
[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

[Update 16 April]: Bertambah 979, Kasus Covid-19 di Jakarta Kini 397.088

Megapolitan
Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Anggota DPRD DKI: Seleksi PPDB 2021 Utamakan Zona RT/RW

Megapolitan
Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Begal di Tebet Tewas Diduga karena Kepala Terbentur dan Diamuk Massa

Megapolitan
Anggota DPRD: 5 Tahun Tak Ada Penambahan Sekolah Negeri di Jakarta

Anggota DPRD: 5 Tahun Tak Ada Penambahan Sekolah Negeri di Jakarta

Megapolitan
Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Kronologi Begal Tewas di Tebet: Tabrak Pot Besar, Terpental lalu Masuk Got dan Sekarat

Megapolitan
Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Depok Catat 192 Kasus Baru Covid-19 pada 17 April

Megapolitan
Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Antrean Vaksinasi Lansia di Bogor Membludak, Bima Arya Kecewa dengan Halodoc

Megapolitan
Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Modus Mafia Tanah di Kota Tangerang, Saling Gugat di Pengadilan Pakai Surat Palsu

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Pertahankan Mekanisme PPBD Tahun Lalu di Tahun 2021

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X