Kompas.com - 10/12/2020, 14:57 WIB
36 tahanan Polsek Cilincing menjalani pemeriksaan terintegrasi meliputi tes Human Immunodeficiency Virus (HIV), Tuberkulosis (TB), dan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (2/12/2020). Dok. Kominfotik Jakarta Utara36 tahanan Polsek Cilincing menjalani pemeriksaan terintegrasi meliputi tes Human Immunodeficiency Virus (HIV), Tuberkulosis (TB), dan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Puskesmas Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Rabu (2/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tiga tahanan di Polsek Cilincing, Jakarta Utara terkonfirmasi positif Covid-19.

"Ada 3 orang terkonfirmasi (positif Covid-19)," kata Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing, dr Edison Sahputra saat dihubungi Kompas.com, Kamis (10/12/2020).

Edison menyebut, polisi pun langsung membawa tiga tahanan tersebut ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Iya tapi itu sudah lewat udah beberapa hari yang lalu, ada yang positif itu langsung polisi sudah profesional ya, langsung dipindahin ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati," kata Edison.

Baca juga: Polisi Tembak Mati Pencuri Motor Bersenjata Api di Cengkareng

Menurut Edison saat ini ketiga tahanan sudah dinyatakan sembuh.

"Waktu itu tanggal (terkonfirmasi) 2 Desember di konfirmasi positif tapi sekarang statusnya sudah sembuh," ujarnya.

Sementara tahanan lain yang satu sel dengan tiga orang tersebut sudah diswab dan dinyatakan negatif Covid-19.

Berdasarkan pernyataan Edison, Polsek Cilincing telah melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin. Ia menduga ketiga tahanan terinfeksi bukan dari dalam penjara.

Sebelumnya diberitakan 36 tahanan Polsek Cilincing telah menjalani pemeriksaan terintegrasi di Puskesmas Kecamatan Cilincing, pada Rabu (2/12/2020).

Pemeriksaan itu meliputi tes Human Immunodeficiency Virus (HIV), Tuberkulosis (TB), dan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dimulai 2019, Penanaman 200.000 Pohon di Jakarta Ditargetkan Terpenuhi pada 2022

Dimulai 2019, Penanaman 200.000 Pohon di Jakarta Ditargetkan Terpenuhi pada 2022

Megapolitan
Saat Rizieq Shihab 'Ngamuk': Kesal karena Sidang Online, Cap Bima Arya Pembohong, Bentak Jaksa dan Satpol PP

Saat Rizieq Shihab "Ngamuk": Kesal karena Sidang Online, Cap Bima Arya Pembohong, Bentak Jaksa dan Satpol PP

Megapolitan
Tumpukan Ban Bekas di Kampung Boncos Terbakar, Api Merambat ke Rumah Warga

Tumpukan Ban Bekas di Kampung Boncos Terbakar, Api Merambat ke Rumah Warga

Megapolitan
Ini Kronologi Kasus Pencurian Motor di Joglo yang Pelakunya Terekam CCTV

Ini Kronologi Kasus Pencurian Motor di Joglo yang Pelakunya Terekam CCTV

Megapolitan
Kak Seto: Walau yang Perkosa dan Jual Remaja di Bekasi Anak Anggota DPRD, Polisi Harus Tegas

Kak Seto: Walau yang Perkosa dan Jual Remaja di Bekasi Anak Anggota DPRD, Polisi Harus Tegas

Megapolitan
Salah Gunakan Dana BOS dan BOP, Mantan Kepala SMKN 53 Ditetapkan Jadi Tersangka

Salah Gunakan Dana BOS dan BOP, Mantan Kepala SMKN 53 Ditetapkan Jadi Tersangka

Megapolitan
Pingsan Setelah Ditonjok Sopir Lain, Pengemudi Taksi Tabrak Gerbang Mapolres Jakbar

Pingsan Setelah Ditonjok Sopir Lain, Pengemudi Taksi Tabrak Gerbang Mapolres Jakbar

Megapolitan
Praktik Prostitusi Online Anak di Penginapan Tebet, Warga: Enggak Terpikir Jadi Tempat Open BO

Praktik Prostitusi Online Anak di Penginapan Tebet, Warga: Enggak Terpikir Jadi Tempat Open BO

Megapolitan
Bersikeras Dua Terdakwa Kasus 192 Kg Ganja Divonis Mati, PN Tangerang Resmi Ajukan Banding

Bersikeras Dua Terdakwa Kasus 192 Kg Ganja Divonis Mati, PN Tangerang Resmi Ajukan Banding

Megapolitan
Aturan Perjalanan Pakai Kendaraan Pribadi ke Luar Jakarta Selama Larangan Mudik

Aturan Perjalanan Pakai Kendaraan Pribadi ke Luar Jakarta Selama Larangan Mudik

Megapolitan
KPAI Sebut Guru-guru di Jakarta Kelelahan Mengajar Tatap Muka dan Daring

KPAI Sebut Guru-guru di Jakarta Kelelahan Mengajar Tatap Muka dan Daring

Megapolitan
Semrawut, Kolong Flyover Roxy Akan Ditata Ulang

Semrawut, Kolong Flyover Roxy Akan Ditata Ulang

Megapolitan
Evaluasi Belajar Tatap Muka, Disdik DKI Tegaskan Akan Tutup Sekolah jika Tak Disiplin Protokol Kesehatan

Evaluasi Belajar Tatap Muka, Disdik DKI Tegaskan Akan Tutup Sekolah jika Tak Disiplin Protokol Kesehatan

Megapolitan
Hasil Uji Coba Belajar Tatap Muka, Kadisdik DKI: Sempat Hanya Dihadiri 5 Siswa

Hasil Uji Coba Belajar Tatap Muka, Kadisdik DKI: Sempat Hanya Dihadiri 5 Siswa

Megapolitan
Nurmaya, Perempuan Penderma Nasi Bungkus dan Cerita Kejutan-kejutan yang Mengiringinya

Nurmaya, Perempuan Penderma Nasi Bungkus dan Cerita Kejutan-kejutan yang Mengiringinya

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X