Kompas.com - 10/12/2020, 17:04 WIB
Suasana debit air di bantaran sungai ciliwung naik di Kawasan Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2020). Sebelumnya, Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat berstatus siaga 1 dengan tinggi muka air (TMA) mencapai 240 sentimeter pada pukul 18.00 WIB. Hal tersebut dikarenakan wilayah Bogor, Jawa Barat diguyur hujan deras. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGSuasana debit air di bantaran sungai ciliwung naik di Kawasan Manggarai, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2020). Sebelumnya, Bendung Katulampa, Bogor, Jawa Barat berstatus siaga 1 dengan tinggi muka air (TMA) mencapai 240 sentimeter pada pukul 18.00 WIB. Hal tersebut dikarenakan wilayah Bogor, Jawa Barat diguyur hujan deras.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Cilliwung Cisadane (BBWSCC) Kementerian PUPR Bambang Heri Mulyono mengatakan, normalisasi Kali Ciliwung akan kembali dilakukan apabila lahan yang diperlukan sudah siap.

"Kalau lahannya sudah siap, kami akan programkan pembangunan pengendalian banjirnya," kata Bambang kepada Kompas.com, Kamis (10/12/2020).

Bambang menyebut, hingga hari ini, progres normalisasi Ciliwung sudah mencapai 16 kilometer.

Dengan demikian, masih ada 17 kilometer lagi yang belum dilakukan normalisasi.

Baca juga: Kadis SDA: Pembebasan Lahan untuk Normalisasi Kali Ciliwung Dilanjutkan Tahun Depan

"Sudah kami bangun tanggul ruas Simatupang sampai PA Manggarai sepanjang 16 kilometer. Masih perlu 17 kilometer lagi," ujar Bambang.

Kepala Dinas Sumber Daya Alam (SDA) DKI Jakarta Juaini Yusuf sebelumnya mengatakan, pembebasan lahan Kali Ciliwung akan dilanjutkan kembali pada tahun 2021 bersama dengan dua kali yang belum diselesaikan pembebasan lahannya.

"Ciliwung masih panjang, 2021 kita masih ada yang di Kali Pesanggrahan, di Kali Ciliwung juga masih, Kali Angke," kata Juaini, Rabu.

Baca juga: Fraksi PDI-P Sindir Program Sumur Resapan Pemprov DKI: Jawaban Saat Gerimis

Dia menjelaskan, anggaran yang diberikan untuk pembebasan lahan bantaran kali untuk normalisasi tersebut berasal dari pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Pemerintah Pusat.

"Sekitar Rp 800 miliar sampai Rp 1 triliun, itu pakai uang PEN," kata dia.

Sementara menurut draf KUA-PPAS 2021, tertulis anggaran untuk normalisasi atau restorasi sungai di wilayah DKI Jakarta dianggarkan senilai Rp 1,2 triliun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Bekasi, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Depok Hari Ini, 21 April 2021

Megapolitan
Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Pencuri di Supermarket dan Rumah di Tangsel Ditangkap, Salah Satunya Sudah 85 Kali Beraksi

Megapolitan
Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Pemprov DKI dan APPBI Gelar Vaksinasi Covid-19 bagi Pelaku UMKM

Megapolitan
Kontrak MRT Fase 2A Senilai Rp 4,6 Triliun Diteken, Anies: Terima Kasih Presiden Jokowi

Kontrak MRT Fase 2A Senilai Rp 4,6 Triliun Diteken, Anies: Terima Kasih Presiden Jokowi

Megapolitan
Dianiaya Suami karena Tolak Pompa ASI, Ibu di Serpong Juga Dilarang Bertemu Anaknya

Dianiaya Suami karena Tolak Pompa ASI, Ibu di Serpong Juga Dilarang Bertemu Anaknya

Megapolitan
MRT Bundaran HI-Monas Ditargetkan Beroperasi April 2025, Lanjut Harmoni-Kota pada Agustus 2027

MRT Bundaran HI-Monas Ditargetkan Beroperasi April 2025, Lanjut Harmoni-Kota pada Agustus 2027

Megapolitan
Seorang Pria Tewas Ditusuk di Kalideres

Seorang Pria Tewas Ditusuk di Kalideres

Megapolitan
PPKM Diperpanjang, Wagub DKI: Tak Ada Perubahan Aturan Kecuali Jam Buka Restoran

PPKM Diperpanjang, Wagub DKI: Tak Ada Perubahan Aturan Kecuali Jam Buka Restoran

Megapolitan
Kebakaran di Toko Elektronik Pasar Minggu, Diduga karena Puntung Rokok

Kebakaran di Toko Elektronik Pasar Minggu, Diduga karena Puntung Rokok

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Tangerang Raya, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Tangerang Raya, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bogor, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Depok, 21 April 2021

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 21 April 2021

Jadwal Imsak dan Azan Subuh di Kota Bekasi, 21 April 2021

Megapolitan
Tak Mau Pompa ASI karena Kesakitan, Seorang Ibu Dianiaya Suaminya di Serpong

Tak Mau Pompa ASI karena Kesakitan, Seorang Ibu Dianiaya Suaminya di Serpong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X