Akhiri Pertarungan Pilkada Tangsel, Saraswati Terima Kekalahan hingga Titip Pesan untuk Benyamin-Pilar

Kompas.com - 11/12/2020, 10:34 WIB
Bakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Pilkada Tangsel 2020, Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, berfoto di depan oplet di halaman Gedung KPU Tangsel, Jumat (4/9/2020) KOMPAS.com/TRIA SUTRISNABakal pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Pilkada Tangsel 2020, Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, berfoto di depan oplet di halaman Gedung KPU Tangsel, Jumat (4/9/2020)
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Pasangan calon nomor urut satu Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusumo (Sara) mengakui kemenangan Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan di Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020.

Sara menyebutkan bahwa pertarungan Pilkada Tangsel 2020 telah berakhir.

"Izinkan saya sampaikan pesan terlebih dahulu kepada para pendukung, pemenangan Saraswati yang luar biasa. Kini pertarungan Pilkada telah selesai," ujar Sara di posko pemenangan Muhamad-Sara, Serpong, Kamis (10/12/2020).

Selama beberapa bulan bertarung di Pilkada Tangerang Selatan, kata Sara, seluruh relawan maupun tim pemenangan sudah bekerja keras.

Baca juga: Muhamad-Sara Akui Kemenangan Benyamin-Pilar di Pilkada Tangsel 2020

Untuk itu, dia meminta agar mereka tidak perlu malu menerima kekalahan di Pilkada Tangerang Selatan tahun ini, apalagi mencari-cari kesalahan demi meraih kemenangan.

"Beberapa bulan ini kami telah melakukan yang terbaik yang bisa kami lakukan dan kami telah mengerahkan segalanya. Kami tak perlu malu dan mencari kesalahan atas hasil akhir ini," kata dia.

Tak sampai di situ, dia pun menitipkan pesan untuk Benyamin-Pilar yang diprediksi memenangkan Pilkada Tangsel.

Ingatkan Pilar Saga tak ikuti jejak keluarga

Sara mengingatkan Pilar Saga Ichsan agar tidak mengikuti jejak keluarganya jika terpilih menjadi wakil wali kota Tangerang Selatan selanjutnya.

Keponakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto itu mengatakan, Pilar Saga harus bisa membuktikan bahwa dia bisa menjadi pemimpin yang berbeda dari keluarganya.

"Saya berharap Anda bisa membuktikan kepada semua bahwa Anda berbeda dari keluarga Anda yang telah terbukti menyakiti hati dan kepercayaan rakyat," ujar Sara.

Kendati demikian, Sara tidak menjelaskan secara rinci siapa sosok kerabat atau keluarga Pilar Saga yang terbukti menyakiti hati dan kepercayaan masyarakat ketika menjadi pemimpin.

Baca juga: Sara Ingatkan Pilar Saga Tidak Ikuti Jejak Keluarga Ketika Jadi Kepala Daerah

Dia hanya mengatakan bahwa ada kekhawatiran masyarakat bahwa Pilar Saga akan kembali mengulang kesalahan yang dilakukan oleh keluarganya.

"Saya hanya menyuarakan apa yang disampaikan kepada saya. Sebagai wakil dari suara yang tidak kecil juga ya, 30 persen sekian," ucap dia.

Pilar Saga merupakan keponakan mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dan suami dari Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, yakni Tubagus Chaeri Wardhana.

Ratu Atut dan Tubagus Chaeri Wardhana atau Wawan merupakan terpidana kasus korupsi dan kini masih mendekam di penjara.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesinetron Berinisial JS Ditangkap Polisi karena Tersangkut Kasus Narkoba

Pesinetron Berinisial JS Ditangkap Polisi karena Tersangkut Kasus Narkoba

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Tingkatkan Komposisi PPDB Tahun Ini

Pemprov DKI Akan Tingkatkan Komposisi PPDB Tahun Ini

Megapolitan
Dugaan Korupsi Damkar Depok, Kejari Depok Buka Opsi Panggil Kepala Dinas

Dugaan Korupsi Damkar Depok, Kejari Depok Buka Opsi Panggil Kepala Dinas

Megapolitan
Perpanjangan Jam Buka Restoran di Jakarta Diharapkan Bisa Layani Warga yang Buka Puasa dan Sahur

Perpanjangan Jam Buka Restoran di Jakarta Diharapkan Bisa Layani Warga yang Buka Puasa dan Sahur

Megapolitan
Warga: Penyerangan Geng Motor terhadap Pemuda di Jagakarsa Terjadi Tiba-tiba

Warga: Penyerangan Geng Motor terhadap Pemuda di Jagakarsa Terjadi Tiba-tiba

Megapolitan
Agar Tak Lagi Berpolemik, Gubernur Banten Umumkan Sayembara Desain Tugu Pamulang

Agar Tak Lagi Berpolemik, Gubernur Banten Umumkan Sayembara Desain Tugu Pamulang

Megapolitan
Kasus Penyerangan Mapolsek Ciracas oleh Oknum TNI, Berawal dari Kabar Hoaks Prada Ilham

Kasus Penyerangan Mapolsek Ciracas oleh Oknum TNI, Berawal dari Kabar Hoaks Prada Ilham

Megapolitan
Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Sudah Bisa Dilalui Kendaraan meski Belum Diresmikan

Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Sudah Bisa Dilalui Kendaraan meski Belum Diresmikan

Megapolitan
Nekat Lawan Arah, Pengemudi Mobil Tabrak Dua Pemotor di Tamansari

Nekat Lawan Arah, Pengemudi Mobil Tabrak Dua Pemotor di Tamansari

Megapolitan
Prada Ilham Dituntut 1,5 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI karena Sebarkan Berita Bohong

Prada Ilham Dituntut 1,5 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI karena Sebarkan Berita Bohong

Megapolitan
Polisi Bakal Sita Kendaraan Travel Gelap yang Nekat Angkut Pemudik

Polisi Bakal Sita Kendaraan Travel Gelap yang Nekat Angkut Pemudik

Megapolitan
Pemkot Bogor Akan Bubarkan Pusat Penjualan Takjil yang Timbulkan Kerumunan

Pemkot Bogor Akan Bubarkan Pusat Penjualan Takjil yang Timbulkan Kerumunan

Megapolitan
Wagub DKI Sebut Cipinang Melayu seperti Kubangan, Tanahnya Diambil untuk Proyek GBK

Wagub DKI Sebut Cipinang Melayu seperti Kubangan, Tanahnya Diambil untuk Proyek GBK

Megapolitan
Prada Ilham Dituntut 1,5 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI Terkait Penyerangan Mapolsek Ciracas

Prada Ilham Dituntut 1,5 Tahun Penjara dan Dipecat dari TNI Terkait Penyerangan Mapolsek Ciracas

Megapolitan
Waria Dianiaya Pemuda di Cengkareng, Pelaku Ditangkap Warga Saat Coba Kabur

Waria Dianiaya Pemuda di Cengkareng, Pelaku Ditangkap Warga Saat Coba Kabur

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X