Ada Penurapan Batu Kali, Normalisasi Kali Rawa Rengas Molor

Kompas.com - 11/12/2020, 16:44 WIB
Proses pengerukan di bantaran kali Rawa Rengas, Jakarta Timur. Dok Pemkot Jakarta TimurProses pengerukan di bantaran kali Rawa Rengas, Jakarta Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Normalisasi Kali Rawa Rengas, Cakung Timur, Jakarta Timur, tidak bisa rampung akhir Desember 2020.

Hal ini karena adanya penurapan batu kali di luar rencana.

"Kalau untuk pengerukan sesuai rencana, tapi kan kami ada pembangunan turap dengan batu kali. Ini yang di luar rencana," kata Kasie Pembangunan dan Peningkatan Drainase Sudin Sumber Air Jakarta Timur Tengku Saugi Zikri saat dikonfirmasi, Jumat (11/12/2020).

Saugi mengatakan, penurapan dengan batu kali diperlukan untuk menghindari tanah longsor.

"Karena pertimbangan pas kami gali, longsor terus tanahnya. Jadi diperlukan ada penurapan batu kali," ucap dia.

Baca juga: Fraksi PDI-P Sindir Program Sumur Resapan Pemprov DKI: Jawaban Saat Gerimis

Adapun untuk proses pengerukan sudah berjalan 80 persen.

"Pengerukan sudah 80 persen. Penurapan sekitar dua bulan lagi. Setelah semuanya sudah, normalisasi rampung. Mungkin sekitar Februari 2021 sudah selesai," kata Saugi.

Sebelumnya, normalisasi Kali Rawa Rengas ditargetkan rampung pada akhir Desember 2020.

"Kami menargetkan normalisasi selesai pada akhir Desember (2020)," kata Saugi saat dihubungi Kompas.com, Senin (9/11/2020).

Baca juga: Kepala BBWSCC Sebut Normalisasi Ciliwung Setelah Lahannya Siap

Normalisasi Kali Rawa Rengas merupakan pengembalian fungsi sungai dan langkah antisipasi menanggulangi banjir saat musim hujan.

Rencananya, Kali Rawa Rengas akan memiliki lebar 12 meter.

Para warga, terdiri dari 18 kepala keluarga (KK), yang tinggal di bantaran kali tersebut awalnya menolak direlokasi.

Namun, kini mereka sudah dipindahkan ke Rusun Rawa Bebek dan Rusun Cakung Barat.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Wali Kota Tangerang Sebut Penerapan Pembelajaran Tatap Muka Tergantung Dinamika Kasus Covid-19

Megapolitan
Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Penerima Bansos Tunai Rp 300.000 di Jakarta Bisa Dicoret, Ini Ketentuannya

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

UPDATE 5 Maret: 537 Pasien Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

Megapolitan
Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Pedagang Pasar Induk Kramatjati Tunggu Kepastian Jadwal Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Bansos Tunai Rp 300.000 untuk Warga Jakarta Cair Minggu Kedua Maret 2021

Megapolitan
UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

UPDATE 5 Maret: Jakarta Tambah 1.159 Kasus Covid-19

Megapolitan
Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Virus Corona B.1.1.7 Muncul di Indonesia, Pemkot Tangerang Sebut 4M Kunci Pencegahan

Megapolitan
Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Gubernur DKI Anies dan Wagub Ariza Beda Pernyataan: dari Lockdown Akhir Pekan Hingga Skateboard di Trotoar

Megapolitan
Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Kemenkes Akui Slot Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang Rentan Disalahgunakan

Megapolitan
Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Polisi Dalami Motif Perbuatan Cabul Penjaga Warung kepada Bocah 6 Tahun di Tangsel

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Jumlah Pasien Covid-19 di Depok Kini 3.448 Orang

Megapolitan
Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Pemberian Dosis Kedua Vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang Sudah Berlangsung

Megapolitan
Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Hujan dan Angin Kencang, Pohon Tumbang di Cinere

Megapolitan
ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

ART hingga Kenalan Pedagang Ikut Vaksin di Pasar Tanah Abang, Ini Kata PD Pasar Jaya

Megapolitan
Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Berbuat Cabul kepada Bocah 6 Tahun, Penjaga Warung di Tangsel Ditangkap Warga

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X