Kompas.com - 16/12/2020, 16:07 WIB
Mercedes warna hitam B 166 BEY yang diketahui dikemudikan oleh Salshabila Adriani menabrak dua kendaraan di Jalan Kemang Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (15/12/2020) pukul 20.30 WIB. Dok. IstimewaMercedes warna hitam B 166 BEY yang diketahui dikemudikan oleh Salshabila Adriani menabrak dua kendaraan di Jalan Kemang Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (15/12/2020) pukul 20.30 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kecelakaan mobil yang melibatkan artis Salshabilla Adriani di Jalan Kemang Raya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (15/12/2020), berakhir secara kekeluargaan.

Kecelakaan melibatkan tiga mobil. Salshabilla diketahui merupakan pengendara yang menabrak dua kendaraan yang tengah terparkir.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Kala itu, salah satu pemilik mobil bernama Henry sedang makan di sebuah restoran tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Saya lagi makan, mobil saya parkir. Terus saya dengar, jeder, dua kali. (Mobil saya) dihajar sama mobil dia," ujar Henry.

Akibat kecelakaan tersebut, tiga mobil ringsek, yakni Mazda warna hitam dengan nomor polisi B 2546 TBK, lalu Mazda putih dengan nomor polisi B 88 DEC, dan Mercedes hitam B 166 BEY yang dikemudikan oleh Salshabilla.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Salshabilla Adriani di Kemang yang Tabrak Dua Mobil

Sempat berusaha kabur

Menjadi penyebab kecelakaan, Salshabilla diketahui berusaha kabur. Akan tetapi, warga yang melihat kejadian tersebut langsung mengejar dan mengamankannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sang aktris bersama beberapa orang yang ada di dalam mobil kemudian dibawa ke Polsubsektor Kemang untuk menjalani pemeriksaan.

Salshabilla yang kala itu menggunakan rok motif kotak-kotak dan tanktop putih sempat tersenyum ke arah kamera saat digiring oleh rekan-rekannya.

Salah seorang temannya menutup kepala Shalsabilla menggunakan denim berwarna putih untuk menghindari sorotan kamera.

Baca juga: Salshabilla Adriani Tabrak 2 Mobil, Seorang Tukang Parkir Jadi Korban

Ada Korban Luka

Kecelakaan mobil yang melibatkan Salshabilla rupanya juga menyebabkan korban luka, yakni juru parkir bernama Naid.

Menurut seorang saksi mata yang berada di lokasi, Rafie, laju mobil Salshabila berkecepatan tinggi.

Mobil tersebut lalu oleng menabrak dua mobil yang sedang parkir berikut juru parkirnya.

Beruntung, Naid tidak mengalami luka serius kendati kepalanya sempat mengeluarkan darah.

"Dagu dan kepalanya berdarah. Abis ditabrak langsung ke pinggir. Mungkin dia kaget," ujar Rafie.

Naid kemudian digotong masuk ke warung makan. Ia ditidurkan dan diberi minum.

“Awalnya dia enggak mau ke rumah sakit. Sempat ditawarin rontgen, tapi akhirnya dibawa juga ke rumah sakit,” ujarnya.

Baca juga: Artis Salshabilla Adriani Tabrak Dua Mobil di Kemang

Berakhir Damai

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Widodo memastikan kecelakaan yang melibatkan Salshabilla tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Sudah terselesaikan secara mufakat dan kekeluargaan," ujar Widodo saat dihubungi, Selasa (16/12/2020).

Widodo memaparkan bahwa Salshabilla sudah bertanggung jawab menanggung ganti rugi kerusakan yang dialami dua mobil yang ditabraknya.

Sementara itu, Salshabilla juga bertanggung jawab dalam biaya pengobatan Naid yang menjadi korban luka-luka.

"Diganti rugi kerusakan oleh mereka (pihak Salshabilla). Informasi laporan anak buah tukang parkir yang kena lecet sudah dibantu pengobatannya," kata Widodo.

(Reporter: Wahyu Adityo Prodjo/Editor : Sandro Gatra)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meski Korban Tak Melapor, Polisi Mestinya Tetap Selidiki Kasus Remaja Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang

Meski Korban Tak Melapor, Polisi Mestinya Tetap Selidiki Kasus Remaja Dilecehkan Penjaga Warung di Pamulang

Megapolitan
Wahana Indoor di TMII Masih Ditutup

Wahana Indoor di TMII Masih Ditutup

Megapolitan
Anak Boleh Masuk Tempat Wisata, Petugas TMII Keliling Ingatkan Pengunjung Terapkan Prokes

Anak Boleh Masuk Tempat Wisata, Petugas TMII Keliling Ingatkan Pengunjung Terapkan Prokes

Megapolitan
Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Simak Aturan Lengkapnya

Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Ancol, Simak Aturan Lengkapnya

Megapolitan
Mulai Rabu Ini, Anak Usia 12 Tahun ke Bawah Boleh Masuk Taman Impian Jaya Ancol

Mulai Rabu Ini, Anak Usia 12 Tahun ke Bawah Boleh Masuk Taman Impian Jaya Ancol

Megapolitan
Wali Kota Bekasi: Kasus Aktif 0,03 Persen, Angka Kematian Pasien Covid-19 Enggak Ada

Wali Kota Bekasi: Kasus Aktif 0,03 Persen, Angka Kematian Pasien Covid-19 Enggak Ada

Megapolitan
Calon Kades di Tangerang Diduga Gelapkan 2 Mobil Rental, Terungkap Setelah Kalah Pilkades

Calon Kades di Tangerang Diduga Gelapkan 2 Mobil Rental, Terungkap Setelah Kalah Pilkades

Megapolitan
Anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Jakarta, Jumlah Pengunjung TMII Meningkat

Anak Boleh Masuk Tempat Wisata di Jakarta, Jumlah Pengunjung TMII Meningkat

Megapolitan
Jakarta PPKM Level 2, Polisi Bahas Penerapan Ganjil Genap di 25 Lokasi

Jakarta PPKM Level 2, Polisi Bahas Penerapan Ganjil Genap di 25 Lokasi

Megapolitan
Sampah Kiriman Menumpuk di Pintu Air Manggarai

Sampah Kiriman Menumpuk di Pintu Air Manggarai

Megapolitan
Merasa Difitnah soal Pemecatan, Viani Limardi Resmi Gugat PSI Rp 1 Triliun

Merasa Difitnah soal Pemecatan, Viani Limardi Resmi Gugat PSI Rp 1 Triliun

Megapolitan
Anies Izinkan Anak di Bawah Usia 12 Tahun Masuk Tempat Wisata Didampingi Orangtua

Anies Izinkan Anak di Bawah Usia 12 Tahun Masuk Tempat Wisata Didampingi Orangtua

Megapolitan
Vaksin Pfizer dan Moderna di Depok Hampir Kedaluwarsa, Pemkot Jemput Bola Vaksinasi

Vaksin Pfizer dan Moderna di Depok Hampir Kedaluwarsa, Pemkot Jemput Bola Vaksinasi

Megapolitan
Polisi Sebut Volume Kendaraan di Jakarta Meningkat hingga 40 Persen

Polisi Sebut Volume Kendaraan di Jakarta Meningkat hingga 40 Persen

Megapolitan
Kota Bogor PPKM Level 2, Ini Sektor yang Dapat Kelonggaran

Kota Bogor PPKM Level 2, Ini Sektor yang Dapat Kelonggaran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.