Pemprov DKI: Diam di Rumah Jauh Lebih Baik daripada Kumpul Rayakan Tahun Baru

Kompas.com - 17/12/2020, 09:39 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta Arifin usai dilantik di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (25/2/2019). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARSatuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta Arifin usai dilantik di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (25/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin menegaskan, tidak ada acara perayaan malam pergantian tahun 2020 ke 2021 di Jakarta.

Satpol PP DKI Jakarta menyiapkan anggota untuk mengawasi tempat-tempat yang rawan muncul kerumunan.

“Seluruh anggota sudah kami plotting di mana dia bertugas melakukan pengawasan, penjagaan, patroli yang statis dinamis,” kata Arifin di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (16/12/2020).

Arifin mengatakan, anggota Satpol PP akan disebar dan berpatroli di tempat-tempat yang diprediksi akan ramai.

Baca juga: Masih Ada Penyebaran Covid-19, Pemprov DKI Tak Gelar Perayaan Tahun Baru 2021

Pihak Satpol PP telah menyiapkan lebih dari 3.000 anggota untuk melakukan pengawasan pada periode Natal dan tahun baru 2021.

“Di Jakarta Selatan 1.200 anggota. Kita harus mengedepankan faktor keselamatan ya di tengah pandemi Covid-19. Kita tinggalkan dulu perayaan pesta malam tahun baru,” tambah Arifin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Diam di rumah jauh lebih baik daripada berkumpul merayakan tahun baru,” ujar Arifin.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebelumnya memastikan, Pemprov DKI Jakarta tidak akan menggelar perayaan pada malam pergantian tahun 2020 ke 2021.

"Terkait perayaan tahun baru, di DKI sendiri tidak melaksanakan perayaan tahun baru," ujar Ariza dalam keterangan suara, Rabu.

Baca juga: Wagub DKI: Tidak Ada Perayaan Tahun Baru di Jakarta, Warga Diminta Berada di Rumah

Ariza menjelaskan, tidak ada perayaan seperti tahun-tahun sebelumnya karena penyebaran Covid-19 masih terjadi di DKI Jakarta.

Fokus Pemprov DKI di akhir tahun ini, lanjut Ariza, adalah mengawasi pelaksanaan ibadah Natal yang akan digelar 25 Desember mendatang.

Begitu juga terkait pelaksanaan libur akhir tahun dan perayaan malam pergantian tahun yang mungkin akan terjadi pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Ikuti Putusan MK, Pemerintah Pastikan Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

Megapolitan
UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 28 November: Tangsel Catat Penambahan 4 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Salah Satu Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Meninggal Dunia

Megapolitan
Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Capaian Vaksinasi Dosis Kedua di DKI Jakarta 100,5 Persen

Megapolitan
UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

UPDATE 28 November: DKI Jakarta Tambah 51 Kasus Covid-19

Megapolitan
Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Tarif TransPakuan Berlaku Mulai Januari 2022

Megapolitan
Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Pelaku Mutilasi di Bekasi Buang Jasad Korban di Lokasi Terpisah untuk Hilangkan Jejak

Megapolitan
Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Tersangka Mutilasi di Bekasi Ajak Korban Pesta Narkoba Sebelum Membunuh

Megapolitan
Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Komisi D Dorong Pemprov DKI Prioritaskan Uji Emisi Kendaraan Umum

Megapolitan
Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Motif Pelaku Mutilasi di Bekasi, Sakit Hati Istri Dihina dan Dicabuli Korban

Megapolitan
Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Pengusaha Mal Sebut PPKM Level 3 Nataru Akan Membuat Tingkat Kunjungan Terkoreksi

Megapolitan
PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

PPKM Level 3 Saat Nataru Dinilai Tidak Akan Efektif Menahan Covid-19

Megapolitan
Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil, Sopir Berencana Ganti Rugi

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Polisi Tangkap 2 Pelaku Mutilasi di Kedungwaringin Bekasi, Satu Masih Buron

Megapolitan
Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Polisi Agendakan Pemeriksaan Sopir Mercy Lawan Arah di Tol JORR dan Tabrak Dua Mobil

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.