Kompas.com - 17/12/2020, 11:14 WIB
Warga menyebrang jembatan apung untuk melewati jembatan Alamanda yang terendam banjir setinggi 100 sentimeter di Periuk Kota Tangerang, Rabu (26/2/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOWarga menyebrang jembatan apung untuk melewati jembatan Alamanda yang terendam banjir setinggi 100 sentimeter di Periuk Kota Tangerang, Rabu (26/2/2020)

TANGERANG, KOMPAS.COM - Pemeritah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, mengandalkan kolam olakan yang sedang dibangun untuk mencegah banjir.

Kasubag Humas Pemkot Tangerang, Buceu Gartina mengatakan, pihaknya telah melakukan beberapa cara untuk mencegah banjir dan genangan yang mungkin terjadi di tengah musim hujan ini. Salah satunya adalah pembuatan kolam olakan.

Pembangunan kolam dilakukan antara lain di sekitar Jembatan Alamanda, Kecamatan Periuk, Tangerang.

"Di lokasi jembatan itu kan sering tergenang. Nah, di buat kolam di bawah untuk serap air ke bawah. Lalu, ditambah pompa agar air di atas bisa dibuang langsung di lokasi itu," ujar, Kamis (17/12/2020).

Baca juga: Antisipasi Genangan Saat Musim Hujan, Pemkot Jakpus Bangun Kolam Olakan hingga Keruk Kali

Akhir pekan lalu, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah meninjau lokasi kolam olakan tersebut. Arief mengemukakan, sistem drainase satu titik yang dibuat untuk mengurangi debit air di wilayah tersebut.

"Beberapa saluran air akan dikoneksikan sehingga pengurangan debit air pada genangan di Jembatan Alamanda bisa lebih cepat lagi surutnya," kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ada tiga kolam olakan di sekitar jembatan tersebut. Kedalaman tiap kolam beragam, mulai dari satu setengah hingga tiga meter.

Di tiap kolam olakan dilengkapi pompa submersible berkapasitas 67 hingga 300 liter per detik.

"Air akan otomatis mengalir ke kolam tersebut bila ada genangan. Dan secara otomatis aliran air akan dipompa ke tandon terdekat," urainya.

Ia mengimbau agar seluruh warga Tangerang Kota waspada terhadap cuaca ekstrim saat ini. Ia ia juga mengingatkan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan.

"Tidak membuang sampah sembarangan serta menjaga kesehatan juga," ujar dia.

Kawasan Jembatan Alamanda dan sekitarnya kerap dilanda banjir. Banjir terakhir di daerah itu terjadi awal dan akhir Februari lalu. Ketinggian banjir saat itu mencapai 65 sentimeter. 



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Kumpulkan Rp 6,1 M dari Denda Pelanggaran Prokes

Selama Pandemi Covid-19, Pemprov DKI Kumpulkan Rp 6,1 M dari Denda Pelanggaran Prokes

Megapolitan
Buron 3,5 Tahun, Terpidana Korupsi Asal Maluku Ditangkap Kejaksaan di Depok

Buron 3,5 Tahun, Terpidana Korupsi Asal Maluku Ditangkap Kejaksaan di Depok

Megapolitan
Ada Vaksinasi Massal bagi Warga Depok di Terminal Jatijajar Jumat Ini, Simak Cara Daftarnya

Ada Vaksinasi Massal bagi Warga Depok di Terminal Jatijajar Jumat Ini, Simak Cara Daftarnya

Megapolitan
Kisah Sukartono, Menginspirasi Warga Sekitar untuk Bersinergi Kelola Sampah Jadi Barang Bernilai

Kisah Sukartono, Menginspirasi Warga Sekitar untuk Bersinergi Kelola Sampah Jadi Barang Bernilai

BrandzView
Soal 25 Klaster Covid-19 PTM, Kadinkes DKI: Perlu Pembuktian, Apakah Murni dari Sekolah?

Soal 25 Klaster Covid-19 PTM, Kadinkes DKI: Perlu Pembuktian, Apakah Murni dari Sekolah?

Megapolitan
 Sederet Fakta Laporan Luhut terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras, Berawal dari Tudingan 'Main' di Tambang Papua

Sederet Fakta Laporan Luhut terhadap Haris Azhar dan Fatia Kontras, Berawal dari Tudingan "Main" di Tambang Papua

Megapolitan
Perubahan Aturan Masuk Mal hingga Restoran di Jakarta, Ada Pelonggaran

Perubahan Aturan Masuk Mal hingga Restoran di Jakarta, Ada Pelonggaran

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Mobil Vaksin Keliling di Jakarta pada Kamis, 23 September

Jadwal dan Lokasi Mobil Vaksin Keliling di Jakarta pada Kamis, 23 September

Megapolitan
Jam Operasional Restoran dan Kafe di Jakarta Kini Dibagi Dua, Berikut Aturannya

Jam Operasional Restoran dan Kafe di Jakarta Kini Dibagi Dua, Berikut Aturannya

Megapolitan
Pemprov Akan Periksa Data Kemendikbud Terkait 25 Klaster Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Pemprov Akan Periksa Data Kemendikbud Terkait 25 Klaster Sekolah Tatap Muka di Jakarta

Megapolitan
Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 39,9 Persen dari Target

Vaksinasi Covid-19 Dosis Dua di Tangsel Baru 39,9 Persen dari Target

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk PKL | Luhut Polisikan Haris Azhar

[POPULER JABODETABEK] Cara Dapatkan Bantuan Rp 1,2 Juta untuk PKL | Luhut Polisikan Haris Azhar

Megapolitan
UPDATE 22 September: Tambah 11 Kasus di Kota Tangerang, 171 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 22 September: Tambah 11 Kasus di Kota Tangerang, 171 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
BNN Sebut Ada 753 Pengguna Narkoba Aktif di Kota Tangerang, Kemungkinan Lebih Banyak

BNN Sebut Ada 753 Pengguna Narkoba Aktif di Kota Tangerang, Kemungkinan Lebih Banyak

Megapolitan
Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Pemkot Tangsel Targetkan Pemotongan Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Rampung Dua Pekan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.