Kompas.com - 17/12/2020, 17:11 WIB
Unit Reskrim Polsek Koja telah menciduk seorang pria yang kedapatan mencuri di sebuah minimarket di kawasan Koja, Jakarta Utara yang terekam CCTV pada Kamis (19/12/2020). KOMPAS.COM/ IRA GITAUnit Reskrim Polsek Koja telah menciduk seorang pria yang kedapatan mencuri di sebuah minimarket di kawasan Koja, Jakarta Utara yang terekam CCTV pada Kamis (19/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kanit Reskrim Polsek Koja, AKP Wahyudi mengatakan, spesialis pembobol minimarket di Koja, Jakarta Utara hanya memakai celana dalam saat beraksi.

"Kita melihat dia spesialis karena dia beraksi dengan membuka bajunya dan hanya pakai celana dalam dan menutup mukanya supaya tidak kelihatan di CCTV," kata Wahyudi saat ditemui di Polsek Koja, Jakarta Utara, Kamis (17/12/2020).

Aksi pelaku yang diketahui bernama Ardi Simbolon itu pun terekam CCTV. Wahyudi menambahkan, pelaku melepas bajunya untuk menutupi wajahnya.

Baca juga: Bobol Minimarket dan Jual Hasil Curiannya secara Online, Pria Ini Ditangkap Polisi

"Tidak, dia ditanyakan hanya karena tidak mau kelihatan mukanya. Kami masih kembangkan," tambahnya

Peristiwa itu berawal dari seorang karyawan minimarket menemukan kondisi toko berantakan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari rekaman CCTV, tampak pelaku sedang beraksi dengan memanjat pagar dan mencongkel pintu minimarket dengan obeng.

"Dengan cara memanjat, terus dia menggunakan obeng untuk mencongkel lalu masuk ke dalam," ujar Wahyudi.

Karyawan minimarket tersebut kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.

Baca juga: Dua Pencuri Sepeda Motor di Kelapa Dua Tangsel Diduga Miliki Jaringan di Lampung

Menurut Wahyudi, pelaku sudah beberapa kali melakukan aksinya di sekitar kawasan Koja dan Cilincing.

"Di wilayah Koja ini dia sudah dua kali melakukan, di minmarket di Jalan Menteng dan satu lagi di Jalan Kesemek," lanjut Wahyudi.

Pelaku diketahui sudah menjual sejumlah rokok curiannya secara online dan meraup keuntungan sebesar Rp 5 juta.

Polisi telah mengamankan barang bukti berupa obeng, tas hitam, dan delapan kartu perdana

Kini pelaku sudah diamankan di Polsek Koja untuk diselidiki lebih lanjut.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Dinkes Kota Tangerang Akan Gelar Vaksinasi Door to Door

Megapolitan
Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Ombudsman: 3 Petugas Lapas Tangerang yang Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Bisa Dinonaktifkan

Megapolitan
Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Tak Ada Izin, Tower BTS di Jatibening Disegel

Megapolitan
Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Pemprov DKI Surati Kemendikbud Minta Penjelasan Data Klaster Sekolah Tatap Muka

Megapolitan
Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Pemkot Bekasi Minta Pemprov DKI Olah Sampah Bantargebang Jadi Energi Terbarukan

Megapolitan
Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Polisi Siap Mediasi Atta Halilintar dengan Savas Fresh

Megapolitan
73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

73,4 Persen Warga Lansia di Kota Tangerang Telah Divaksin Covid-19 Dosis Pertama

Megapolitan
Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Dinkes Klaim Tak Ada Klaster Covid-19 Sekolah Tatap Muka di Kota Tangerang

Megapolitan
Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Belum Ada Upaya Damai, Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Atta Halilintar Berlanjut

Megapolitan
Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Soal Penonaktifan 3 Tersangka Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, Kemenkumham: Kalapas yang Pertimbangkan

Megapolitan
Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Polisi Cari Unsur Pidana di Balik Kebakaran Cahaya Swalayan

Megapolitan
Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Tidak Ada Laporan Temuan Klaster Covid-19 dari PTM di Jakarta Pusat

Megapolitan
Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Instruksi Anies, Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Megapolitan
Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Pengelola TPS Ilegal di Kota Tangerang: Kalau Ditutup, Saya Ikut Pemerintah

Megapolitan
Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Data Vaksinasi Depok Cantumkan 14 Orang Selain Nakes Terima Dosis 3, Ini Penjelasan Dinkes

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.