Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Kota Tangerang Terpakai 87 Persen

Kompas.com - 18/12/2020, 14:21 WIB
(dokumentasi Pemkot Tangerang) Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat menjelaskan ketersediaan kasur di RS wilayah Kota Tangerang. Kompas.COM/MUHAMMAD NAUFAL(dokumentasi Pemkot Tangerang) Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah saat menjelaskan ketersediaan kasur di RS wilayah Kota Tangerang.
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, angka penggunaan tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) khusus pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan di Kota Tangerang saat ini mencapai 87 persen.

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan menambah tempat tidur di RS rujukan untuk memenuhi kebutuhan pasien.

"Oleh karenanya, kapasitas bed di rumah sakit terus kami tambah untuk bisa mencukupi kebutuhan pasien," kata Arief dalam keterangan tertulis, Jumat (18/12/2020).

Tak hanya menambah jumlah tempat tidur, Arief berujar, Pemkot Tangerang mendapatkan bantuan dari Twin Plaza Hotel Slipi, Jakarta, untuk tempat isolasi mandiri pasien Covid-19.

"Jadi kalau di Kota Tangerang penuh, kami kirim ke sana. Kasusnya sih sudah turun, mudah-mudahan bisa terus turun. Jadi masih bisa kami tangani di Kota Tangerang," ucap Arief.

Baca juga: Pemkot Tangerang Tambah 82 Tempat Tidur Isolasi OTG Covid-19, Lokasinya di Hotel

Dengan meningkatnya penggunaan tempat tidur di RS, Arief meminta warga terus disiplin dan menaati protokol kesehatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita masih di tengah pandemi. Jadi, harus tetap waspada," kata dia.

Arief juga mengimbau warga Kota Tangerang yang memiliki gejala Covid-19 atau keluhan sakit untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan guna diidentifikasi.

"Jangan sepelekan kalau sedang batuk (atau) pilek. Segera periksakan diri, karena bisa membahayakan anggota keluarga yang lain, karena saat ini masih banyak terjadi penularan Covid-19 pada klaster keluarga," tutur Arief.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Rumah di Kalideres Ambruk dan Tewaskan Ibu dan Balitanya

Kronologi Rumah di Kalideres Ambruk dan Tewaskan Ibu dan Balitanya

Megapolitan
Polisi Gagalkan Rencana Tawuran di Kebayoran Baru, 3 Remaja Ditangkap Barbuk Pedang dan Celurit

Polisi Gagalkan Rencana Tawuran di Kebayoran Baru, 3 Remaja Ditangkap Barbuk Pedang dan Celurit

Megapolitan
Soal Reklamasi Teluk Jakarta, Pemprov DKI: Pulau yang Terbangun Dikelola untuk Publik

Soal Reklamasi Teluk Jakarta, Pemprov DKI: Pulau yang Terbangun Dikelola untuk Publik

Megapolitan
Dikritik LBH Jakarta soal Hunian, Pemprov DKI: Tinggal Tidak Selalu Bermakna Memiliki Rumah

Dikritik LBH Jakarta soal Hunian, Pemprov DKI: Tinggal Tidak Selalu Bermakna Memiliki Rumah

Megapolitan
Keceriaan dan Antusias Warga hingga Pedagang di Balik Pembukaan Taman Margasatwa Ragunan

Keceriaan dan Antusias Warga hingga Pedagang di Balik Pembukaan Taman Margasatwa Ragunan

Megapolitan
Bantah LBH Jakarta soal Isu Banjir, Pemprov DKI Sebut Tidak Berorientasi Betonisasi

Bantah LBH Jakarta soal Isu Banjir, Pemprov DKI Sebut Tidak Berorientasi Betonisasi

Megapolitan
Pemprov DKI Tanggapi Rapor Merah LBH Jakarta soal Buruknya Kualitas Udara

Pemprov DKI Tanggapi Rapor Merah LBH Jakarta soal Buruknya Kualitas Udara

Megapolitan
Bantah Catatan LBH Jakarta soal Penggusuran di Jakarta, Pemprov DKI: Itu Penertiban

Bantah Catatan LBH Jakarta soal Penggusuran di Jakarta, Pemprov DKI: Itu Penertiban

Megapolitan
UPDATE: Tambah 7 Kasus di Depok, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 7 Kasus di Depok, 151 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Mulai Minggu Ini, Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Mulai Minggu Ini, Penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta Tujuan Jawa-Bali Wajib Bawa Tes PCR

Megapolitan
UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 34 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 3 Kasus di Kota Tangerang, 34 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rumah di Kalideres Ambruk, Ibu dan Balitanya Ditemukan dalam Kondisi Berpelukan

Rumah di Kalideres Ambruk, Ibu dan Balitanya Ditemukan dalam Kondisi Berpelukan

Megapolitan
Maling Motor Beraksi di Ulujami, Dalam Satu Jam Curi Empat Motor

Maling Motor Beraksi di Ulujami, Dalam Satu Jam Curi Empat Motor

Megapolitan
Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Wanita Hamil di Cikarang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Sejumlah Luka Tusuk

Megapolitan
SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

SMPN 280 Jakarta Dilanda Kebakaran, Awalnya Muncul Percikan Api dari Kabel Komputer

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.