Kompas.com - 20/12/2020, 16:57 WIB
Kafe Boca Rica Bar and Lounge, Jakarta Selatan ditutup oleh Satpol PP pada Sabtu (19/12/2020) malam. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOKafe Boca Rica Bar and Lounge, Jakarta Selatan ditutup oleh Satpol PP pada Sabtu (19/12/2020) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kafe Boca Rica Bar and Lounge, Jakarta Selatan disegel oleh Satpol PP pada Sabtu (19/12/2020) malam.

Penutupan dilakukan karena adanya pelanggaran protokol kesehatan.

“Sementara dari Satpol PP sudah menyegel tempat ini. Boca Rica disegel oleh Satpol PP karena sudah melanggar protokol kesehatan,” Direktur Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Mukti Jaharsa dalam tayangan Youtube Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.

Menurut Mukti, jumlah pengunjung Boca Rica Bar and Lounge melebihi kapasitas. Selain itu, pengunjung Boca Rica Bar and Lounge banyak tak memakai masker.

“Jumlah pengunjung banyak dan tidak memakai masker dan bebas sekali,” ujar Mukti.

Baca juga: Ada Razia Protokol Kesehatan di Boca Rica Bar, Satu Pengunjung Positif Benzodiazepine

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyegelan Boca Rica Bar and Lounge dilakukan dalam operasi penegakan protokol kesehatan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bersama TNI, Polri, dan Satpol PP pada Sabtu (19/12/2020) malam.

“Kami hari ini ada razia protokol kesehatan gabungan antara TNI Polri dan Pol PP. Di mana ada satu orang positif menggunakan benzo (benzodiazepine),” ujar Mukti.

Mukti menambahkan, dalam operasi tersebut juga ditemukan satu pengunjung Kafe Boca Rica Bar and Lounge positif psikotropika jenis benzo.

Mukti mengatakan, Polda Metro Jaya masih mendalami temuan zat narkoba dari seorang pengunjung Boca Rica Bar and Lounge. Temuan positif narkoba tersebut akan didalami di Polda Metro Jaya.

Baca juga: Puluhan Remaja Berkumpul di Taman Budaya Dini Hari, Satpol PP Langsung Gelar Rapid Test di Lokasi

“Kita masih ambil pelayanan di kantor tapi apakah betul dia dari dokter atau dia pakai narkotika jenis benzo,” ujar Mukti.

Hingga Sabtu (19/12/2020), jumlah kasus Covid-19 di Jakarta sebanyak 161.519 kasus.

Jumlah kasus baru Covid-19 yang diumumkan ke publik pada Sabtu (19/12/2020) tercatat paling banyak sejak kasus perdana diumumkan pada 2 Maret 2020.

Pada Sabtu (19/12/2020) ada tambahan 1.899 kasus baru Covid-19 di Jakarta.

Rinciannya, 1.196 kasus diketahui berdasarkan hasil tes polymerase chain reaction (PCR) terhadap 13.582 orang pada hari ini dan 703 kasus yang baru dilaporkan satu laboratorium pemeriksa spesimen.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Penerima Bansos Kena Pungli, Mensos: Kalau Urusan Itu Tak Selesai, Kapan Warga Sejahtera!

Megapolitan
Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Update 28 Juli: Kasus Baru Covid-19 di Tangsel Bertambah 606

Megapolitan
Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Pemkot Bogor Kejar Target Vaksinasi Covid-19 Sebanyak 15.000 Orang per Hari

Megapolitan
Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Plasma Konvalesen Keruh, Sejumlah Penyintas Covid-19 di Kota Tangerang Gagal Jadi Donor

Megapolitan
Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Kendaraan Dinas Terminal Pulogebang Disulap Jadi Angkutan Jenazah dan Pasien Covid-19

Megapolitan
Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Pemkot Bekasi Belum Bisa Gelar Vaksinasi Covid-19 untuk Siswa SMA, Ini Alasannya

Megapolitan
Tersisa 120.000 Dosis Vaksin Sinovac, Pemkot Bekasi Akan Gunakan untuk Vaksinasi Anak

Tersisa 120.000 Dosis Vaksin Sinovac, Pemkot Bekasi Akan Gunakan untuk Vaksinasi Anak

Megapolitan
Krematorium Cilincing Sudah Kremasi 75 Jenazah Pasien Covid-19

Krematorium Cilincing Sudah Kremasi 75 Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi BUMD DKI di Era Ahok, Kerugian Capai Rp 5 Miliar

Kejati Tetapkan Tersangka Korupsi BUMD DKI di Era Ahok, Kerugian Capai Rp 5 Miliar

Megapolitan
Keterisian Tempat Tidur RS di Kota Bogor Capai 65 Persen, Bima Arya Klaim Penanganan Kasus Covid-19 Tunjukkan Tren Positif

Keterisian Tempat Tidur RS di Kota Bogor Capai 65 Persen, Bima Arya Klaim Penanganan Kasus Covid-19 Tunjukkan Tren Positif

Megapolitan
14 Karyawan Transjakarta Meninggal akibat Covid-19, 625 Orang Terpapar Virus Corona

14 Karyawan Transjakarta Meninggal akibat Covid-19, 625 Orang Terpapar Virus Corona

Megapolitan
Vaksinasi Drive Thru Dosis Kedua oleh YCAB di Kebon Jeruk Segera Dimulai, Catat Cara Daftarnya

Vaksinasi Drive Thru Dosis Kedua oleh YCAB di Kebon Jeruk Segera Dimulai, Catat Cara Daftarnya

Megapolitan
Pemprov DKI Salurkan Bansos Beras kepada 1 Juta KK Mulai Kamis Besok

Pemprov DKI Salurkan Bansos Beras kepada 1 Juta KK Mulai Kamis Besok

Megapolitan
TransJakarta Gencarkan Integrasi Antar Moda dari Transportasi Berbasis Jalan, Rel, hingga Air

TransJakarta Gencarkan Integrasi Antar Moda dari Transportasi Berbasis Jalan, Rel, hingga Air

Megapolitan
Aturan Pengunjung Restoran Wajib Sudah Vaksin Covid-19, PHRI: Semakin Mati Kita!

Aturan Pengunjung Restoran Wajib Sudah Vaksin Covid-19, PHRI: Semakin Mati Kita!

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X