Operasi Lilin 2020, TNI-Polri Waspadai Aksi Pencurian hingga Terorisme di Tangsel

Kompas.com - 21/12/2020, 21:03 WIB
Wakapolres Tangerang Selatan Kompol Stephanus Luckyto saat diwawancarai di Depan Gedung KPU Tangerang Selatan, Jumat (4/9/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaWakapolres Tangerang Selatan Kompol Stephanus Luckyto saat diwawancarai di Depan Gedung KPU Tangerang Selatan, Jumat (4/9/2020)
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Personel gabungan TNI-Polri waspadai kerawanan pencurian hingga aksi teror di wilayah Tangerang Selatan pada saat Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021.

Wakapolres Tangerang Selatan Kompol Stephanus Luckyto menjelaskan, terdapat tiga kerawanan yang dianggap harus diwaspadai oleh petugas gabungan TNI-Polri di wilayah Tangerang Selatan.

Pertama adalah kejahatan 3C atau pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor.

Baca juga: Awasi Protokol Kesehatan, Tim Pemburu Covid-19 Bakal Keliling Gereja di Tangsel Saat Natal

Selain itu, kata dia, kerawanan yang diwaspadai pada periode natal dan tahun baru kali ini adalah kemungkinan terjadinya aksi terorisme.

"Jadi kerawanannya sendiri ada beberapa hal yang coba kami deteksi. Pertama tentu saja kejahatan kejahatan konvensional 3C, yang kedua mungkin aksi aksi terorisme," ujar Luckyto, Senin (21/12/2020).

Kerawanan lain yang juga dikhawatirkan oleh petugas gabungan adalah pelanggaran protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Luckyto menyebut bahwa aktivitas masyarakat akan meningkat pada periode natal dan tahun baru, sehingga berpotensi terjadinya kerumunan dan memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19.

Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Tim Pemburu Covid-19 di Tangsel Ikut Patroli Bubarkan Kerumunan

"Karena tadi diprediksi akan terjadi pelanggaran protokol kesehatan yang rentan akan timbulnya klaster baru," kata Luckyto.

Sebelumnya, sebanyak 600 personel TNI-Polri dikerahkan untuk mengamankan wilayah Tangerang Selatan pada saat Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2021

Ratusan personel gabungan itu akan disebar ke sembilan Pos Pengamanan dan Pelayanan yang dibangun di sembilan Polsek wilayah Tangerang Selatan.

Sebanyak 200 personel itu akan melakukan patroli untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan di masyarakat sekaligus mengantisipasi kerumunan yang diakibatkan oleh pesta perayaan natal dan tahun baru.

Adapun Operasi Lilin Jaya 2020 itu berlangsung selama dua pekan mulai Senin (21/12/2020) hari ini hingga 4 Januari 2020.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Trik Pemudik Lolos dari Larangan Mudik Lebaran 2021: Curi Start Pulang Kampung

Trik Pemudik Lolos dari Larangan Mudik Lebaran 2021: Curi Start Pulang Kampung

Megapolitan
Kebakaran Pasar Inpres, Api Melalap Dua Lantai Blok C Pasar Minggu

Kebakaran Pasar Inpres, Api Melalap Dua Lantai Blok C Pasar Minggu

Megapolitan
Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu Belum Padam, 116 Personel Dikerahkan

Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu Belum Padam, 116 Personel Dikerahkan

Megapolitan
Diskotek, Karaoke, hingga Griya Spa di Tangsel Dilarang Buka Selama Ramadhan

Diskotek, Karaoke, hingga Griya Spa di Tangsel Dilarang Buka Selama Ramadhan

Megapolitan
Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Selama Ramadhan 2021

Jadwal Imsak dan Buka Puasa di Jakarta Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Pemprov DKI: Harga Bahan Pokok Akan Naik 1-5 Persen pada Awal Ramadhan

Pemprov DKI: Harga Bahan Pokok Akan Naik 1-5 Persen pada Awal Ramadhan

Megapolitan
Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu, 9 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran Pasar Inpres di Pasar Minggu, 9 Mobil Damkar Dikerahkan

Megapolitan
Pemprov DKI: THR Tak Boleh Dicicil, Titik!

Pemprov DKI: THR Tak Boleh Dicicil, Titik!

Megapolitan
Restoran di Tangsel Tutup Pukul 22.00 Selama Ramadhan, Delivery Boleh sampai Jam 04.00 untuk Layani Sahur

Restoran di Tangsel Tutup Pukul 22.00 Selama Ramadhan, Delivery Boleh sampai Jam 04.00 untuk Layani Sahur

Megapolitan
Pemprov DKI: Mal Tetap Tutup Pukul 21.00 WIB Selama Ramadhan, Termasuk Restoran di Dalamnya

Pemprov DKI: Mal Tetap Tutup Pukul 21.00 WIB Selama Ramadhan, Termasuk Restoran di Dalamnya

Megapolitan
Anies Beri Aturan Baru Jam Operasional Selama Ramadhan, Restoran Tutup pada 22.30 WIB, Buka Lagi Saat Sahur

Anies Beri Aturan Baru Jam Operasional Selama Ramadhan, Restoran Tutup pada 22.30 WIB, Buka Lagi Saat Sahur

Megapolitan
Saksi: Ada 36 Pelanggar Prokes pada Kerumunan di Acara Rizieq di Petamburan

Saksi: Ada 36 Pelanggar Prokes pada Kerumunan di Acara Rizieq di Petamburan

Megapolitan
Tabrak Pelajar hingga Tewas, Sopir Transjakarta: Tahu-tahu Korban Muncul, Penumpang Teriak agar Dia Minggir

Tabrak Pelajar hingga Tewas, Sopir Transjakarta: Tahu-tahu Korban Muncul, Penumpang Teriak agar Dia Minggir

Megapolitan
Gadis 18 Tahun Kendalikan Bisnis Prostitusi di Apartemen di Bogor

Gadis 18 Tahun Kendalikan Bisnis Prostitusi di Apartemen di Bogor

Megapolitan
Kemenag: Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tak Berlaku di Zona Merah dan Oranye

Kemenag: Panduan Ibadah Ramadhan 2021 Tak Berlaku di Zona Merah dan Oranye

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X