Kompas.com - 22/12/2020, 16:50 WIB
Ilustrasi pornografi Thinkstock/AndreyPopovIlustrasi pornografi

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya kembali mengagendakan pemeriksaan terhadap artis inisial GA terkait video syur yang disebut-sebut mirip dirinya hingga viral di media sosial beberapa waktu lalu.

Pemanggilan GA rencananya akan berlangsung pada Rabu (23/12/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Kami rencana memanggil saudara G untuk pemeriksaan tambahan. Jadi kami rencana memanggil saudara G untuk bisa hadir besok untuk bisa BAP," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (22/12/2020).

Yusri mengatakan, pemeriksaan GA kembali dilakukan karena ada beberapa pertanyaan yang harus diklarifikasi mengenai kasus yang menyeret namanya.

Baca juga: Kejaksaan Kembalikan Berkas 2 Tersangka Penyebar Video Syur Mirip Artis GA

"Ada beberapa pertanyaan yang harus kami tanyakan kepada yang bersangkutan. Silakan ditunggu besok," kata Yusri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Adapun mengenai hasil pemeriksaan ahli forensik soal video, Yusri menyebut penyidik masih menunggu.

"Masih menunggu, karena hasil forensik belum turun," katanya.

Sebelumnya, artis berinisial GA yang disebut-sebut mirip seorang wanita di dalam video syur sudah pernah mendatangi Polda Metro Jaya pada Selasa (17/11/2020).

Kedatangan GA untuk memenuhi panggilan sebagai saksi terkait tersebarnya konten video dewasa itu.

Baca juga: Mengapa Artis GA Diperiksa meski Penyebar Pertama Video Syur Belum Ditangkap?

Berdasarkan pengamatan Kompas.com, GA menjalani pemeriksaan selama lima jam terhitung sejak pukul 11.00 hingga 16.00 WIB.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Satu Operator Resmi Jadi Tersangka Kasus Crane Terguling di Depok

Megapolitan
Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Gudang Sicepat di Sawah Besar Kebakaran, Diduga karena Korsleting Listrik

Megapolitan
Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran di Krendang Tambora

Megapolitan
UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

UPDATE 16 Oktober: Tangsel Catat Penambahan 10 Kasus Baru Covid-19

Megapolitan
UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE Kota Tangerang 16 Oktober: Tambah 3 Kasus, 49 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Gudang Jasa Ekspedisi di Sawah Besar Terbakar, Asap Hitam Membumbung Tinggi

Megapolitan
Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Jasad Pria Tersangkut di Bawah Jembatan Panus Depok, Polisi: Sudah Teridentifikasi dan Dipulangkan

Megapolitan
 Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Update 16 Oktober: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 154

Megapolitan
Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Pelajar 12 Tahun di 13 Kecamatan di Kota Tangerang

Megapolitan
Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Kronologi Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak, 1 Tewas dan 18 Luka

Megapolitan
 4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

4 Tahun Gubernur Anies, Mimpi Integrasi Antarmoda Transportasi Jakarta

Megapolitan
5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

5.305 Pelajar SD Usia 12 Tahun di Kota Tangerang Akan Divaksinasi

Megapolitan
Polisi Minta Warga Melapor jika Ada Perusahaan Pinjol yang Meresahkan

Polisi Minta Warga Melapor jika Ada Perusahaan Pinjol yang Meresahkan

Megapolitan
Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak Tewaskan Sopir, Polisi: Kurang Jaga Jarak

Kecelakaan Beruntun 4 Bus di Tol Tangerang-Merak Tewaskan Sopir, Polisi: Kurang Jaga Jarak

Megapolitan
Polda Metro Periksa Rachel Vennya Kamis Depan

Polda Metro Periksa Rachel Vennya Kamis Depan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.