Tak Merespons Dipanggil Tetangga, Perempuan di Cilandak Ditemukan Meninggal di Kamar Kontrakan

Kompas.com - 25/12/2020, 14:08 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mayat perempuan ditemukan di sebuah kamar kontrakan di Jalan Asem  II, Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan pada Jumat (25/12/2020) sekitar pukul 08.30 WIB.

Mayat tersebut berinisial AF (46) dan diduga meninggal dunia karena sakit.

Kapolsek Cilandak, AKP Iskandarsyah mengatakan, saksi sekaligus ketua RT setempat, Ahmad (40) melihat lampu kamar kontrakan AF masih menyala. Saat itu, Ahmad baru selesai patroli keliling wilayahnya sekitar pukul 03.00 WIB.

“Selain itu, alarm dari handphone milik AF terus berbunyi,” kata Iskandarsyah saat dikonfirmasi, Jumat (25/12/2020) siang.

Baca juga: Mantan Guru Ngaji di Grogol Ditangkap karena Cabuli 3 Anak PAUD Murid Istrinya

Iskandarsyah menambahkan, seorang tukang sayur langganan AF mengantarkan sayur ke kamar kontrakan AF sekitar pukul 05.35 WIB.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tukang sayur mengetuk pintu kontrakan dan memanggil AF tetapi tak mendapatkan respons.

“Selanjutnya sayur tersebut dititipkan ke tetangga Ibu Haji Mahmudah (pemilik kontrakan),” tambah Iskandarsyah.

Setelah itu, anak Mahmudah, Ade (30) mencoba kembali menyambangi kamar AF untuk mengantarkan sayur. AF kembali tak merespons panggilan Ade.

“Karena merasa curiga, saksi-saksi mencoba membuka jendela kamar kontrakan korban, dan melihat korban dalam keadaan posisi terlentang dan mulut mengeluarkan busa,” tambah Iskandarsyah.

Penemuan mayat AF kemudian dilaporkan ke Polsek Cilandak. Mayat AF dievakuasi dengan prosedur protokol kesehatan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MUI Imbau Warga di Zona Merah Ganti Shalat Jumat dengan Dzuhur

MUI Imbau Warga di Zona Merah Ganti Shalat Jumat dengan Dzuhur

Megapolitan
Catat, Ini Daftar 21 RS Rujukan Covid-19 di Kota Bogor

Catat, Ini Daftar 21 RS Rujukan Covid-19 di Kota Bogor

Megapolitan
Pemkot Bekasi Terima Rp 24 Miliar dari Kemenkes untuk Operasional RSUD

Pemkot Bekasi Terima Rp 24 Miliar dari Kemenkes untuk Operasional RSUD

Megapolitan
RS Hampir Penuh, Satgas Covid-19 Depok Sebut Kondisi Sudah Sangat Berat

RS Hampir Penuh, Satgas Covid-19 Depok Sebut Kondisi Sudah Sangat Berat

Megapolitan
Jakarta Buka Posko Siaga Covid-19 24 Jam, Tersebar di Semua Kelurahan

Jakarta Buka Posko Siaga Covid-19 24 Jam, Tersebar di Semua Kelurahan

Megapolitan
Imbau Dirikan Tenda Darurat Perawatan Pasien Covid-19, Anies: Rumah Sakit Sudah Penuh

Imbau Dirikan Tenda Darurat Perawatan Pasien Covid-19, Anies: Rumah Sakit Sudah Penuh

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meledak, Jakarta Krisis Tenaga Kesehatan

Kasus Covid-19 Meledak, Jakarta Krisis Tenaga Kesehatan

Megapolitan
Liza Putri Noviana, Nakes Pertama di Wisma Atlet yang Gugur Terpapar Covid-19

Liza Putri Noviana, Nakes Pertama di Wisma Atlet yang Gugur Terpapar Covid-19

Megapolitan
Tangerang Zona Merah, Pemkot Imbau Shalat Jumat Diganti Zuhur

Tangerang Zona Merah, Pemkot Imbau Shalat Jumat Diganti Zuhur

Megapolitan
Ingat, Hari Ini Terakhir Lapor Diri PPDB Jakarta Jalur Zonasi SD dan Afirmasi SMP/SMA/SMK

Ingat, Hari Ini Terakhir Lapor Diri PPDB Jakarta Jalur Zonasi SD dan Afirmasi SMP/SMA/SMK

Megapolitan
Anies Sebut Sebagian Besar Pasien Covid-19 di Jakarta Bergejala Sedang

Anies Sebut Sebagian Besar Pasien Covid-19 di Jakarta Bergejala Sedang

Megapolitan
Anies: Menambah Tenaga Kesehatan Tak Bisa Secepat Penambahan Kasus Covid-19

Anies: Menambah Tenaga Kesehatan Tak Bisa Secepat Penambahan Kasus Covid-19

Megapolitan
Rekor Baru Covid-19 di Jakarta Capai 7.505, Semua Rumah Sakit Diminta Bangun Tenda Darurat

Rekor Baru Covid-19 di Jakarta Capai 7.505, Semua Rumah Sakit Diminta Bangun Tenda Darurat

Megapolitan
Jakarta Tidak Sedang Baik-baik Saja, Rekor 7.505 Kasus Baru hingga RS di Ambang Kolaps

Jakarta Tidak Sedang Baik-baik Saja, Rekor 7.505 Kasus Baru hingga RS di Ambang Kolaps

Megapolitan
Fakta Warga Tangerang Diduga Meninggal Usai Divaksin: Disuntik Saat Tensi Tinggi, Dinkes Lakukan Investigasi

Fakta Warga Tangerang Diduga Meninggal Usai Divaksin: Disuntik Saat Tensi Tinggi, Dinkes Lakukan Investigasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X