Kompas.com - 29/12/2020, 15:26 WIB
Ilustrasi pasien infeksi virus corona, pasien Covid-19. Shutterstock/Pordee AomboonIlustrasi pasien infeksi virus corona, pasien Covid-19.


DEPOK, KOMPAS.com - Antrean masuk pasien disebut terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok. Hal ini terjadi lantaran pasien Covid-19 semakin banyak di rumah sakit tersebut.

Sebagai informasi, jumlah pasien Covid-19 di Depok terus melonjak sejak pekan kedua November, naik lebih dari tiga kali lipat sejak 11 November (1.052) hingga kemarin sebanyak 3.374 pasien.

"Ruangan IGD (instalasi gawat darurat) full. Lagi banyak antrean menunggu pasien-pasien yang lain keluar," kata Direktur RSUD Kota Depok Devi Maryori kepada wartawan, Selasa (29/12/2020).

Baca juga: UPDATE 28 Desember: Bertambah 185 Orang, Kasus Aktif Covid-19 di Depok Kini Capai 3.374

Devi menyebutkan, sejauh ini pasien yang diisolasi di RSUD Depok dapat "tertanggulangi dengan baik".

Masalahnya, pihaknya juga kerap menerima permintaan rujukan pasien dengan gejala berat yang membutuhkan perawatan intensif di ruangan ICU maupun HCU.

"Saat ini kita tidak bisa menerima rujukan itu, yang membutuhkan ICU. Kita mencari rujukan-rujukan lain di RS luar. Itu yang agak sulit," kata dia.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

" Sejauh ini tidak terlalu banyak dari RSUD (Kota Depok, pasien) yang keluar untuk ICU. Per kemarin ruangan HCU penuh," tambah Devi.

Baca juga: Kamar Penuh, Graha TMII Sementara Tidak Bisa Terima Rujukan Pasien Covid-19

Menurutnya, RSUD Kota Depok punya 112 tempat tidur isolasi Covid-19, namun yang dapat terisi hingga kemarin baru 102.

Apabila jumlah tenaga kesehatan (nakes) untuk Covid-19 bisa ditambah, maka kapasitas RSUD Kota Depok untuk penanganan pasien Covid-19 juga dapat lebih gemuk, yakni hingga 125 tempat tidur.

Sayangnya, tak seluruhnya dapat diisi sebab jumlah tenaga kesehatan tak selalu memadai.

“Jika ada nakes yang sakit, kita nggak bisa buka full, karena melihat jumlah nakes yang ada. Pasien Covid-19 tidak seperti pasien lain, dia harus (ekstra) pengawasan,” kata Devi.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sanggupi Permintaan Ma'ruf Amin, Pemkot Tangerang Siap Vaksinasi 15.000 Orang Per Hari

Sanggupi Permintaan Ma'ruf Amin, Pemkot Tangerang Siap Vaksinasi 15.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Pelindo II Akan Berhentikan Pegawai yang Lakukan Pungli

Pelindo II Akan Berhentikan Pegawai yang Lakukan Pungli

Megapolitan
Kesulitan Kejar Target Vaksinasi, Pemkot Tangsel Minta Pusat Perbanyak Distribusi Vaksin Covid-19

Kesulitan Kejar Target Vaksinasi, Pemkot Tangsel Minta Pusat Perbanyak Distribusi Vaksin Covid-19

Megapolitan
Wapres Maruf Amin Minta Pemkot Tangerang Vaksinasi 15.000 Orang Per Hari

Wapres Maruf Amin Minta Pemkot Tangerang Vaksinasi 15.000 Orang Per Hari

Megapolitan
Jumlah Pasien Covid-19 Melonjak, RS Islam Jakarta Butuh Tambahan 48 Nakes

Jumlah Pasien Covid-19 Melonjak, RS Islam Jakarta Butuh Tambahan 48 Nakes

Megapolitan
Ini Link Cek Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta

Ini Link Cek Ketersediaan Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
Dinkes DKI: Varian Baru Corona Ditemukan di Jakarta Lebih Menular dan Bergejala Berat

Dinkes DKI: Varian Baru Corona Ditemukan di Jakarta Lebih Menular dan Bergejala Berat

Megapolitan
3 Staf PTSP Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Cengkareng Timur Ditutup Sementara

3 Staf PTSP Positif Covid-19, Kantor Kelurahan Cengkareng Timur Ditutup Sementara

Megapolitan
Jakarta Memasuki Fase Genting Covid-19, Lonjakan hingga Antrean Pasien Terjadi di Wisma Atlet

Jakarta Memasuki Fase Genting Covid-19, Lonjakan hingga Antrean Pasien Terjadi di Wisma Atlet

Megapolitan
Dinkes DKI: Pandemi Covid-19 di Jakarta Menuju Tren Mengkhawatirkan

Dinkes DKI: Pandemi Covid-19 di Jakarta Menuju Tren Mengkhawatirkan

Megapolitan
RS Islam Jakarta Terpaksa Tolak Pasien Baru Covid-19 karena Ruang Isolasi Penuh

RS Islam Jakarta Terpaksa Tolak Pasien Baru Covid-19 karena Ruang Isolasi Penuh

Megapolitan
Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RSUD Kota Tangerang Penuh

Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RSUD Kota Tangerang Penuh

Megapolitan
Kasus Melonjak, RS di Depok Aktifkan Lagi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Kasus Melonjak, RS di Depok Aktifkan Lagi Ruang Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Peserta Vaksinasi Covid-19 di Alam Sutera Membeludak, Wali Kota: Karena Ada Wapres

Peserta Vaksinasi Covid-19 di Alam Sutera Membeludak, Wali Kota: Karena Ada Wapres

Megapolitan
Satgas Depok Temukan 40 Kasus Positif Covid-19 'Klaster Libur Lebaran'

Satgas Depok Temukan 40 Kasus Positif Covid-19 "Klaster Libur Lebaran"

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X