Tertangkapnya Spesialis Curanmor di Kalideres: Gagal Rayakan Tahun Baru, Kaki Pun Kena Peluru

Kompas.com - 30/12/2020, 08:55 WIB
Pelaku pencurian motor di Kalideres DA dan MRA di konferensi pers yang berlokasi di Polsek Kalideres pada Selasa (29/12/2020). Kompas.com/Sonya TeresaPelaku pencurian motor di Kalideres DA dan MRA di konferensi pers yang berlokasi di Polsek Kalideres pada Selasa (29/12/2020).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jajaran Polsek Kalideres menangkap DA dan MRA, pelaku curanmor yang telah berkali-kali melancarkan aksinya di Jakarta. Mereka ditangkap di depan Rumah Sakit Hospital Citra 5 Kalideres.

Ketika hendak ditangkap, salah seorang pelaku, DA melawan polisi. Imbasnya, kaki sebelah kanan DA ditembak.

Ternyata ini bukan kali pertama DA dan MRA berurusan dengan pihak kepolisian.

Mereka sudah tiga kali masuk keluar penjara. Kasus terakhir mereka adalah pencurian dengan kekerasan. Karena kasus itu, keduanya mendekam di bui selama 1 tahun 3 bulan.

Baca juga: Polsek Kalideres Tangkap Dua Pelaku Curanmor

Kini, keduanya disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tertangkap karena CCTV

DA dan MRA ditangkap usai polisi mengidentifikasi mereka lewat rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

"Jadi dari (rekaman kamera) CCTV, pelaku terlihat pada saat datang maupun bawa motor sangat jelas," jelas Wakapolsek Kalideres AKP Antonius, pada konferensi pers Selasa (29/12/2020).

Antonius menjelaskan bahwa kejadian bermula pada Hari Minggu, 29 November 2020, saat kedua pelaku mencari sasaran pencurian sepeda motor di kawasan Kalideres.

"Awal mula kejadian Minggu, 29 November. Kedua pelaku mobile mencari sasaran curanmor," lanjut Antonius.

Baca juga: Pencuri di Kalideres Ditangkap Setelah 5 Kali Beraksi, Motor Hasil Curian Dikembalikan ke Korban

Pelaku kemudian melihat motor korban berinisial DC yang terparkir dengan keadaan tidak dikunci stang di Jalan Perintis, Gang Veteran VII Nomor 2, Kelurahan Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat.

Kedua pelaku segera menggasak kendaraan motor tersebut dengan kunci letter T.

"Maka pelaku pakai kunci letter T, motor dibawa kabur dengan dua kendaraan pelaku," ujar Antonius.

Mendapati motornya raib, DC segera melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Kalideres.

Kemudian, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menyisir CCTV yang ada si sekitar TKP.

Dari sebuah rekaman CCTV, polisi dapat mengidentifikasi kedua identitas pelaku.

Pada 22 Desember 2020, polisi melihat kedua pelaku sedang berada di depan Rumah Sakit Hospital Citra 5 Kalideres. Polisi pun segera menangkap kedua pelaku.

Baca juga: Curi Motor di Kalideres, Pelaku Ingin Kumpulkan Duit untuk Pesta Tahun Baru

Curi motor untuk pesta tahun baru

DA dan MRA mengaku mencuri sebab ingin mengumpulkan uang untuk digunakan berpesta di malam pergantian tahun mendatang.

"Ini persiapan mereka untuk pesta tahun baru. Ini sudah akhir tahun jadi mereka mau kumpulkan uang untuk nanti pesta," ujar Antonius.

Selain berpesta, DA dan MRA juga mengaku ingin jalan-jalan pada malam pergantian tahun baru nanti.

Mereka tak memiliki penghasilan lain karena tak memiliki pekerjaan tetap.

Pasalnya, pelaku baru keluar penjara tiga bulan yang lalu karena kasus pencurian dengan kekerasan.

"Pelaku ini residivis. Sudah tiga kali keluar masuk penjara. Pernah juga di Polsek Kalideres," lanjut Antonius.

Baca juga: Terekam Kamera CCTV Saat Curi Motor di Kalideres, 2 Pelaku Ditangkap

Sudah lima kali beraksi

Sejak keluar penjara, DA dan MRA telah lima kali melakukan aksinya di sekitar Jakarta.

Lima motor yang dicuri oleh DA dan MRA telah dilacak keberadaannya dan kini berada di Polsek Kalideres.

Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Anggoro Winardi menjelaskan bahwa kelima aksi curanmor tersebut tidak hanya dilaksanakan di daerah Kalideres, melainkan meliputi daerah lain di Jakarta.

"Nggak hanya di Kalideres lima itu. Ada juga di tempat lain," jelas Anggoro, Selasa.

Salah satu motor, yakni milik DC juga dikembalikan pada Selasa.

"Kami kembalikan kendaraan korban (DC). Ini kendaraannya dipakai korban untuk sehari-hari mencari uang," ujar Antonius.

Sementara pemilik dari empat kendaraan lainnya masih dicari oleh polisi.

"Yang penting masyarakat senang ya," tambah Anggoro.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Sekolah Tatap Muka di Depok, Satu Siswa SMPN 10 Positif Covid-19

Megapolitan
Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Pemprov DKI Siagakan 67 Pompa di Underpass Antisipasi Banjir

Megapolitan
Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Bamus Betawi Apresiasi Langkah Cepat Polisi Tangkap Pelaku Penghinaan

Megapolitan
Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Pemkot Tangsel Berencana Sediakan Bahasa Isyarat di Pusat Pelayanan Publik

Megapolitan
Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Ketua DPRD DKI: Saya Sangat Menantikan Dipanggil Badan Kehormatan

Megapolitan
UPDATE 18 Oktober: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 107 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 18 Oktober: Tambah 2 Kasus di Tangsel, 107 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Rektorat Unpam Bentuk Tim Khusus untuk Usut Bentrok Antarkelompok Mahasiswa

Rektorat Unpam Bentuk Tim Khusus untuk Usut Bentrok Antarkelompok Mahasiswa

Megapolitan
Buntuti Perempuan hingga ke Rumah, Seorang Pria Masturbasi di Dekat Motor Korban

Buntuti Perempuan hingga ke Rumah, Seorang Pria Masturbasi di Dekat Motor Korban

Megapolitan
Hujan Sejak Pagi, Dua Perumahan di Kota Bekasi Terendam Banjir

Hujan Sejak Pagi, Dua Perumahan di Kota Bekasi Terendam Banjir

Megapolitan
Polisi Tangkap Komplotan Spesialis Pencuri Motor di Kawasan Pulogadung dan Cakung

Polisi Tangkap Komplotan Spesialis Pencuri Motor di Kawasan Pulogadung dan Cakung

Megapolitan
Pohon Tumbang Timpa Mobil Avanza di Kelapa Dua Depok

Pohon Tumbang Timpa Mobil Avanza di Kelapa Dua Depok

Megapolitan
Rachel Vennya Bantah Pernah Jalani Karantina di Wisma Atlet

Rachel Vennya Bantah Pernah Jalani Karantina di Wisma Atlet

Megapolitan
Tepergok Pemilik Rumah, Maling di Kalideres Tertangkap

Tepergok Pemilik Rumah, Maling di Kalideres Tertangkap

Megapolitan
Klarifikasi Rachel Vennya Setelah Kabur dari Karantina: Aku Minta Maaf, Aku Siap Terima Sanksi

Klarifikasi Rachel Vennya Setelah Kabur dari Karantina: Aku Minta Maaf, Aku Siap Terima Sanksi

Megapolitan
Diduga Hina Betawi, Anggota Ormas Bekasi Ditangkap Polisi di Slawi

Diduga Hina Betawi, Anggota Ormas Bekasi Ditangkap Polisi di Slawi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.