Kompas.com - 30/12/2020, 09:14 WIB
Ilustrasi Jakarta ThinkstockIlustrasi Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - Tepat 71 tahun lalu, pada 30 Desember 1949, Menteri Penerangan Republik Indonesia Serikat (RIS) Arnoldus Isaac Zacharias Momonutu meresmikan nama Jakarta sebagai nama Ibu Kota Negara.

Peresmian ini dilakukan untuk menegaskan agar tidak ada lagi pihak yang menggunakan nama Batavia untuk merujuk pada Ibu Kota Negara Indonesia.

Di masa penjajahan Jepang, nama Jakarta sebenarnya sudah digunakan untuk merujuk kota pusat pemerintahan. Secara administratif, nama resmi ibu kota di kala itu adalah Jakarta Tokubetsu Shi.

Sebelumnya, selama lebih dari 300 tahun tepatnya sejak 1621 hingga 1942, nama resmi dari ibu kota pusat pemerintahan Hindia-Belanda adalah Batavia.

Batavia sendiri adalah nama yang diberikan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda, Jan Pieterzoon Coen. Nama ini berasal dari nama etnis Jermanik yang bermukim di tepi Sungai Rhein, dan dianggap sebagai nenek moyang bangsa Belanda dan Jerman, Bataf.

Bangsa Belanda sangat mengagungkan nenek moyangnya sehingga mereka merasa perlu mengabadikan nama Batavia di negeri jajahannya, termasuk di Indonesia.

Melalui kesepakatan De Heeren Zeventien (Dewan 17) dari VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie), pada 4 Maret 1621, Batavia diputuskan sebagai nama resmi dari kota pusat pemerintahan Hindia-Belanda.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Napak Tilas Sejarah Indonesia Lewat Penjara Bawah Tanah di Museum Sejarah Jakarta

Akar nama Jakarta

Sebelum nama Jakarta dan Batavia muncul, sebenarnya nama "Sunda Kelapa" sudah terlebih dahulu digunakan untuk merujuk pada wilayah yang dijadikan lokasi Ibu Kota Indonesia saat ini. 

Dalam buku Gagalnya Sistem Kanal: Pengendalian Banjir Jakarta dari Masa ke Masa (2010) karya Restu Gunawan, diketahui bahwa nama Sunda Kelapa sudah eksis sejak periode Prasasti Kebon Kopi, peninggalan Kerajaan Tarumanegara yang ditulis pada 942 M.

Nama Sunda Kelapa digunakan untuk merujuk pada sisi barat laut pusat pemerintahan Tarumanegara yang kerap kelimpasan banjir dari luapan Sungai Ciliwung saat musim hujan tiba.

Halaman:


Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hari Ini, SKD CPNS Formasi 2021 di Kota Tangerang Mulai Dilaksanakan

Hari Ini, SKD CPNS Formasi 2021 di Kota Tangerang Mulai Dilaksanakan

Megapolitan
1.554 Warga Bekasi Terserang DBD Sejak Januari hingga Agustus 2021

1.554 Warga Bekasi Terserang DBD Sejak Januari hingga Agustus 2021

Megapolitan
Wagub DKI Akui Besaran Commitment Fee Formula E di Jakarta Berbeda dengan Kota Lain

Wagub DKI Akui Besaran Commitment Fee Formula E di Jakarta Berbeda dengan Kota Lain

Megapolitan
Dibayar Rp 60 Juta, 2 Kurir Sabu Gunakan Upahnya untuk Beli Narkoba

Dibayar Rp 60 Juta, 2 Kurir Sabu Gunakan Upahnya untuk Beli Narkoba

Megapolitan
Jambret Pesepeda di Taman Sari Jakarta Barat Ditangkap di Palembang

Jambret Pesepeda di Taman Sari Jakarta Barat Ditangkap di Palembang

Megapolitan
Operasi Patuh Jaya Digelar Mulai Hari Ini, Berikut 4 Sasaran Penindakan

Operasi Patuh Jaya Digelar Mulai Hari Ini, Berikut 4 Sasaran Penindakan

Megapolitan
Kedubes Terima Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Asal Portugal

Kedubes Terima Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Asal Portugal

Megapolitan
Polisi: 2 Kurir yang Bawa 2 Kilogram Sabu-sabu Dibayar Rp 60 Juta

Polisi: 2 Kurir yang Bawa 2 Kilogram Sabu-sabu Dibayar Rp 60 Juta

Megapolitan
Wali Kota Tangerang Akui Pemulihan Krisis Ekonomi Bikin Mobilitas Warga Meningkat

Wali Kota Tangerang Akui Pemulihan Krisis Ekonomi Bikin Mobilitas Warga Meningkat

Megapolitan
Dua Hari Gelar Gebyar Vaksin Tahap Empat, Kecamatan Bojongsari Depok Vaksinasi 774 Orang

Dua Hari Gelar Gebyar Vaksin Tahap Empat, Kecamatan Bojongsari Depok Vaksinasi 774 Orang

Megapolitan
Polisi Tangkap 2 Kurir Narkoba, Barang Bukti 2 Kilogram Sabu

Polisi Tangkap 2 Kurir Narkoba, Barang Bukti 2 Kilogram Sabu

Megapolitan
4 Begal Ojol di Bintaro Ditangkap, Pelaku Lain Masih Buron

4 Begal Ojol di Bintaro Ditangkap, Pelaku Lain Masih Buron

Megapolitan
LPSK Datangi Rumah Korban Pelecehan Seksual di KPI, Kuasa Hukum Sebut Semoga Itu Bisa Jadi Obat Penenang

LPSK Datangi Rumah Korban Pelecehan Seksual di KPI, Kuasa Hukum Sebut Semoga Itu Bisa Jadi Obat Penenang

Megapolitan
Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Ciputat Belum Juga Direlokasi hingga Tenggat Waktu Hari Ini

Tiang di Tengah Jalan WR Supratman Ciputat Belum Juga Direlokasi hingga Tenggat Waktu Hari Ini

Megapolitan
Video Dugaan Pungli oleh Tukang Parkir di Pasar Induk Kramatjati Viral

Video Dugaan Pungli oleh Tukang Parkir di Pasar Induk Kramatjati Viral

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.