Tak Ada Perayaan Tahun Baru 2021, Ini 5 Informasi Penutupan Jalan dan Fasilitas Publik di Jakarta

Kompas.com - 31/12/2020, 09:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya bakal memberlakukan pengendalian ketat dan penutupan sejumlah lokasi mulai dari ruas jalan hingga fasilitas publik pada 31 Desember 2020 dan 1 Januari 2021.

Langkah tersebut diambil guna mencegah terjadinya kerumunan pada malam Tahun Baru 2021.

Berikut 5 informasi yang wajib diketahui seputar pengendalian ketat aktivitas pada malam Tahun 2021 di DKI Jakarta.

Baca juga: Jalan Sudirman-Thamrin Jakarta Akan Ditutup pada Malam Tahun Baru

1. Ruas Jalan dan Fasilitas Publik Ditutup

Dilansir dari Instagram Pemprov DKI @dkijakarta, ada 94 lokasi mulai dari ruas jalan hingga fasilitas umum di enam wilayah Ibu Kota bakal ditutup dan diberlakukan pengendalian ketat.

Rinciannya adalah 11 lokasi di Jakarta Barat, 15 lokasi di Jakarta Selatan, 31 lokasi di Jakarta Timur, 26 lokasi di Jakarta Pusat, 11 lokasi di Jakarta Utara, dan 3 lokasi di Kepulauan Seribu.

Berikut rincian 94 lokasi yang bakal ditutup dan diberlakukan pengendalian ketat pada malam Tahun Baru 2021.

Jakarta Barat
1. Kawasan Kota Tua (penutupan)
2. Kawasan Sentra Primer Barat (penutupan)
3. Taman Cattleya (penutupan)
4. Seluruh RPTRA (penutupan)
5. Fasilitas olahraga taman (penutupan)
6. Loksem (penutupan)
7. RPTRA Kalijodo (pengendalian ketat)

Jakarta Selatan
1. Taman Tebet Jalan Tebet Barat Raya (penutupan)
2. Taman Tebet Jalan Tebet Timur Raya (penutupan)
3. Kawasan Taman Ayodya (penutupan)
4. Kawasan Mahakam (penutupan)
5. Kawasan Bulungan (penutupan)
6. Danau Cavalio (penutupan)
7. Taman Kolong Semanggi (pengendalian ketat)
8. Taman Sport Budaya Dukuh Atas (pengendalian ketat)
9. Kawasan Antasari (pengendalian ketat)
10. Kawasan Senopati (pengendalian ketat)
11. Kawasan Kemang (pengendalian ketat)
12. Kawasan Tebet (pengendalian ketat)
13. Kawasan Sudirman (pengendalian ketat)
14. Pujasera TMP Kalibata (pengendalian ketat)
15. TMPN Kalibata (pengendalian ketat)

Baca juga: Polisi Sterilisasi Jalan Sudirman-Thamrin Saat Pergantian Tahun, Kendaraan dan Warga Dilarang Melintas

Jakarta Timur
1. Jalan Tegalan Kelurahan Palmeriam Kecamatan Matraman (penutupan)
2. Jalan Jatinegara Timur Kelurahan Balimester (penutupan)
3. Sepanjang jalur kanal banjir timur (penutupan)
4. Jalan Raya Condet atau kuliner sepanjang Jalan Raya Condet (penutupan)
5. Jalan Raya Cililitan Besar atau kuliner sepanjang Jalan Raya Cililitan (penutupan)
6. Terminal Pulogadung (pengendalian ketat)
7. Jalan Pulomas Timur (pengendalian ketat)
8. Jalan Pemuda (pengendalian ketat)
9. Jalan Balai Pustaka Timur (pengendalian ketat)
10. Jalan Paus (pengendalian ketat)
11. Jalan Waru (pengendalian ketat)
12. Jalan Sodong Raya (pengendalian ketat)
13. Jalan Ahmad Yani (pengendalian ketat)
14. Jalan Balap Sepeda Rawamangun atau Velodrom (pengendalian ketat)
15. Jakarta International Climbing Walk Park (pengendalian ketat)
16. Jalan sisi Tol Timur RW 03 Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung (pengendalian ketat)
17. Jalan Basuki Rahmat (pengendalian ketat)
18. Jalan Raya Kalimalang (pengendalian ketat)
19. Jalan Pahlawan Revolusi (pengendalian ketat)
20. Jalan Bekasi Timur Raya (pengendalian ketat)
21. Jalan Kolonel Sugiyono (pengendalian ketat)
22. Jalan Raden Inten (pengendalian ketat)
23. Pertokoan dan tempat makan sepanjang Jalan Pangkalan Jati (pengendalian ketat)
24. Jalan Venus atau parkiran Restoran Balai Bengong dan tempat makan sekitarnya (pengendalian ketat)
25. Jalan Raya Bogor atau perempatan PGC, PD Pasar Jaya Kramat Jati sampai dengan depan Pusdikes, Kios Buah Sebrang Pasar Induk Kramat Jati, Fly Over Pasar Rebo, depan GOR Ciracas, sampai dengan Jalan Bengrah Kelurahan Cijantung depan Swalayan Naga sampai dengan kios kue depan Pabrik Khong Guan (pengendalian ketat)
26. Jalan Pintu I TMII atau kuliner kaki lima dari perempatan Garuda/Tamini Square sampai dengan Pintu I TMII (pengendalian ketat)
27. Jalan Ciracas atau sekitar Pasar Ciracas sampai dengan pertokoan pasar (pengendalian ketat)
28. Jalan Centex atau Cafe Sorai dan pertokoan (pengendalian ketat)
29. Kuliner sepanjang Jalan Lapangan Tembak (pengendalian ketat)
30. Jalan Raya Karya Bhakti atau kuliner kaki lima sekitar Desa Sos (pengendalian ketat)
31. Mall/pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta Timur (pengendalian ketat)

Jakarta Pusat
1. Kawasan Monas (penutupan)
2. Jalan Medan Merdeka Barat (penutupan)
3. Jalan Medan Merdeka Selatan (penutupan)
4. Jalan Medan Merdeka Utara (penutupan)
5. Jalan Medan Merdeka Timur (penutupan)
6. Kawasan GBK Jalan Asia Afrika sampai dengan Jalan Tentara Pelajar (penutupan)
7. Seluruh RPTRA (penutupan)
8. Fasilitas olahraga (penutupan)
9. Jalan Sabang (penutupan)
10. Seluruh Loksem (penutupan)
11. Seluruh taman (penutupan)
12. Pasar Jaya (penutupan)
13. Jalan Thamrin-Sudirman (penutupan)
14. Bundaran HI (penutupan)
15. Jalan Benyamin Sueb-Garuda sampai dengan Pademangan (pengendalian ketat)
16. Jalan Kebon Sirih (pengendalian ketat)
17. Tugu Tani (pengendalian ketat)
18. Simpang Lima (pengendalian ketat)
19. Jalan Gunung Sahari Raya (pengendalian ketat)
20. Jalan Surya Pranoto (pengendalian ketat)
21. Jalan Saman Hudi sampai dengan Mangga Besar Raya (pengendalian ketat)
22. Jalan Kyai H. Mas Mansyur (pengendalian ketat)
23. Jalan Diponegoro (pengendalian ketat)
24. Tugu Proklamasi (pengendalian ketat)
25. Taman Lapangan Banteng (pengendalian ketat)
26. Jalan Mas Mansyur sampai dengan Jalan AM Sangaji (pengendalian ketat)

Jakarta Utara
1. Danau Sunter Barat (penutupan)
2. Danau Sunter Timur (penutupan)
3. Taman Waduk Pluit (penutupan)
4. RTH Kalijodo (penutupan)
5. Jalasena Pantai Maju/Kawasan Golf Islad Kapuk-Pantai Maju (penutupan)
6. Taman Jogging Kelapa Gadung (penutupan)
7. Kawasan Jalan Banjir Kanal Timur (penutupan)
8. Plaza Mangga Dua Square (pengendalian ketat)
9. Kawasan Sentra Perikanan Muara Angke (pengendalian ketat)
10. Stadion Kamal Muara (pengendalian ketat)
11. Kawasan Jalan Benyamin Sueb (pengendalian ketat)

Kepulauan Seribu
1. Pantai Publik Pulau Untung Jawa: Pantai Sakura dan Pantai Arsa (pengendalian ketat)
2. Pantai Publik Pulau Tidung: Wisata Jembatan Cinta (pengendalian ketat)
3. Pantai Publik Pulau Pari: Pantai Pasir Perawan, Pantai Matahari, dan Pantai Bintang (pengendalian ketat)

Nantinya, personel Satpol PP dan Kepolisian akan berpatroli dan mengawasi lokasi-lokasi tersebut guna memastikan tidak ada kerumunan.

Baca juga: Kawasan Sudirman-Thamrin Ditutup pada Malam Tahun Baru untuk Cegah Kerumunan

2. Penyekatan Akses Masuk Jakarta

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memutuskan untuk menyekat jalur masuk wilayah Ibu Kota dari Depok, Tangerang, dan Bekasi sejak 31 Desember 2020 pukul 20.00 WIB hingga 1 Januari 2021 pukul 03.00.

Penyekatan jalan tersebut diperuntukkan bagi kendaraan bermotor, pejalan kaki, hingga pesepeda.

Meskipun begitu, penyekatan bukan berarti menutup seluruh pintu masuk ke Jakarta, melainkan mencegah masyarakat merayakan tahun baru di Ibu Kota. Masyarakat yang ingin merayakan tahun baru di Jakarta dipastikan akan diminta putar balik.

Baca juga: Libur Nataru, Polda Jabar Bakal Lakukan Penyekatan di Jalur Tertentu

Berikut 11 titik penyekatan di jalur perbatasan Jakarta dan kota-kota penyangga.

1. Ring Road Tegal Alur
2. Wilayah UI perbatasan Jakarta-Depok
3. Jalan Raya Bogor
4. Perempatan Pasar Jumat perbatasan Jakarta-Tangerang
5. Joglo
6. Kembangan
7. Kalimalang
8. Kawasan Panasonic Jalan Raya Bogor
9. Depok Polsek Batu Ceper
10. Perbatasan Bekasi
11. Wilayah Jakarta Timur.

3. Mal dan Restoran Tutup Lebih Awal

Semua mal dan restoran di DKI Jakarta wajib tutup pukul 19.00 WIB mulai 31 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.

Peraturan itu sesuai dengan Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta Anies Baswedan yang dikeluarkan pada 16 Desember 2020, yaitu Instruksi Nomor 64 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pengendalian Kegiatan Masyarakat dalam Pencegahan Covid-19 di Masa Libur Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Baca juga: Wagub DKI Bolehkan Warga Jual Terompet untuk Malam Tahun Baru, asalkan...

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menekankan agar semua pelaku usaha, khususnya di bidang pariwisata, untuk tidak menggelar perayaan Tahun Baru 2021.

"Kami minta pelaku usaha komitmen dan konsistensi kesungguhan dari pelaku usaha untuk tidak melaksanakan kegiatan-kegiatan," ujar Ariza dalam acara dialog Sapa Indonesia Pagi Kompas TV, Rabu.

4. Tak Boleh Ada Konvoi dan Pesta Kembang Api

Kepolisian juga melarang masyarakat untuk menggelar konvoi, pawai, hingga pesta kembang api pada malam Tahun Baru 2021. Apabila masyarakat nekat untuk melakukan konvoi, maka polisi akan membubarkannya.

Polda Metro Jaya bahkan tidak menerbitkan surat izin keramaian untuk perayaan Tahun Baru 2021.

"Kita pastikan bahwa segala bentuk keramaian, perizinan untuk malam Tahun Baru misalnya tidak akan dikeluarkan oleh Polda Metro Jaya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus.

5. Transportasi Umum Beroperasi Hingga Pukul 20.00

Transportasi umum di DKI Jakarta hanya beroperasi hingga pukul 20.00 WIB mulai 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021.

Baca juga: Tak Segan Beri Sanksi, Wagub DKI Minta Pengusaha Komitmen Tak Buat Acara Tahun Baru

Dalam Instruksi Gubernur Nomor 64 Tahun 2020, Anies meminta Dishub menetapkan protokol kesehatan bagi pelaku usaha, pengelola, atau penanggung jawab moda transportasi umum yang menjadi kewenangan daerah DKI Jakarta.

Dishub DKI Jakarta juga diminta Anies untuk melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan RI untuk memantau setiap orang yang melakukan perjalanan keluar masuk wilayah DKI Jakarta.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Sepekan, Hasil Otopsi Prada Indra yang Dianiaya Senior di Papua Akhirnya Keluar

Setelah Sepekan, Hasil Otopsi Prada Indra yang Dianiaya Senior di Papua Akhirnya Keluar

Megapolitan
Seorang Pria Ditemukan Meninggal di JPO Depan Gedung DPR/MPR RI, Diduga Sakit

Seorang Pria Ditemukan Meninggal di JPO Depan Gedung DPR/MPR RI, Diduga Sakit

Megapolitan
Pembangunan Ulang Rumah Rusak di Cianjur Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran 2023

Pembangunan Ulang Rumah Rusak di Cianjur Ditargetkan Rampung Sebelum Lebaran 2023

Megapolitan
Rumah Mewah di Kawasan Tebet Digondol Maling, CCTV Mengarah pada Sosok Pemulung

Rumah Mewah di Kawasan Tebet Digondol Maling, CCTV Mengarah pada Sosok Pemulung

Megapolitan
Pergerakan Tanah Berpotensi Terjadi di 10 Kecamatan di Jakarta, Ini Daftarnya

Pergerakan Tanah Berpotensi Terjadi di 10 Kecamatan di Jakarta, Ini Daftarnya

Megapolitan
Serunya Berolahraga Sepatu Roda di Car Free Day Kawasan Bundaran HI

Serunya Berolahraga Sepatu Roda di Car Free Day Kawasan Bundaran HI

Megapolitan
Pergerakan Tanah Berpotensi Terjadi di Jakarta, Heru Budi: Kecil Dampaknya

Pergerakan Tanah Berpotensi Terjadi di Jakarta, Heru Budi: Kecil Dampaknya

Megapolitan
Kisah Zaila, Bocah 9 Tahun yang Bercita-cita Jadi Atlet Sepatu Roda...

Kisah Zaila, Bocah 9 Tahun yang Bercita-cita Jadi Atlet Sepatu Roda...

Megapolitan
Wajah Baru Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Tak Sekadar RTH...

Wajah Baru Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Tak Sekadar RTH...

Megapolitan
Dorong Masyarakat Jaga Kali Ciliwung, Menteri PUPR Akan Gelar Lomba Hias Getek

Dorong Masyarakat Jaga Kali Ciliwung, Menteri PUPR Akan Gelar Lomba Hias Getek

Megapolitan
Heru Budi Imbau Warga Tak Buang Sampah ke Kali Ciliwung: Kita Harus Cinta Sungai

Heru Budi Imbau Warga Tak Buang Sampah ke Kali Ciliwung: Kita Harus Cinta Sungai

Megapolitan
Saat Heru Budi Rotasi Marullah dari Sekda Jadi Deputi Gubernur, Kewalahan karena Tak Punya Wagub?

Saat Heru Budi Rotasi Marullah dari Sekda Jadi Deputi Gubernur, Kewalahan karena Tak Punya Wagub?

Megapolitan
Ajak Warga Dukung Normalisasi Kali Ciliwung, Heru Budi: Menguntungkan Kita Semua

Ajak Warga Dukung Normalisasi Kali Ciliwung, Heru Budi: Menguntungkan Kita Semua

Megapolitan
Momen CFD, Warga Berbondong-bondong Foto di Halte 'Kapal Pesiar' Bundaran HI

Momen CFD, Warga Berbondong-bondong Foto di Halte "Kapal Pesiar" Bundaran HI

Megapolitan
Bersama Menteri PUPR Basuki, Heru Budi Ramaikan Festival Dayung Ciliwung

Bersama Menteri PUPR Basuki, Heru Budi Ramaikan Festival Dayung Ciliwung

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.