Bar D'Bunker Nekat Buka di Malam Tahun Baru, Satpol PP Belum Bisa Cabut Izin Usaha

Kompas.com - 01/01/2021, 15:31 WIB
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa berbicara dengan pengunjung bar saat razia protokol kesehatan di DBunker Bar, Jumat (1/1/2021) dini hari. ANTARA/FIANDA SJOFJAN RASSATDirektur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa berbicara dengan pengunjung bar saat razia protokol kesehatan di DBunker Bar, Jumat (1/1/2021) dini hari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Jakarta Arifin akan memeriksa izin usaha D'Bunker, bar yang nekat beroperasi hingga malam hari di pergantian tahun baru 2021.

Arifin mengatakan, saat ini Satpol PP belum bisa mencabut izin usaha D'Bunker Bar karena masih perlu memeriksa jenis izin usaha yang dimiliki tempat tersebut.

"Iya kalau izin belum dicabut karena kita harus cek dulu izinnya apa yang dia miliki, apakah ke PTSP atau Dinas Pariwisata," ujar Arifin saat dihubungi melalui telepon, Jumat (1/1/2021).

Arifin menjelaskan, Satpol PP sudah melakukan tindakan penutupan sementara selama 3x24 jam atas pelanggaran tersebut.

Baca juga: Razia Kerumunan di DBunker Bar Melawai, Polisi Temukan 2 Orang Positif Covid-19

Selain memeriksa izin usaha, lanjut Arifin, Satpol PP juga akan memeriksa apakah D'Bunker Bar sudah pernah melanggar aturan sebelumnya.

"Nanti kami lihat apakah yang bersangkutan pernah melakukan pelanggaran berulang. Kemudian juga akan kita lihat apakah ada perizinan dan lain sebagainya. Tindakan mungkin akan lebih keras kita berikan," kata Arifin.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia menuturkan, Satpol PP juga akan memanggil pihak D'Bunker Bar untuk dimintai keterangan berkait pelanggaran yang terjadi di malam tahun baru 2021.

"Yang bersangkutan akan kami panggil, pengelola akan kami panggil," kata Arifin.

Baca juga: Langgar Batasan Jam Operasional, Koda Bar Sudirman dan DBunker Bar Melawai Disegel

Sebagai informasi, sebelumnya Satpol PP bersama Reserse Narkoba Polda Metro Jaya melakukan razia dan mendapati adanya pelanggaran jam operasional bar D'Bunker di Jalan Melawai Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa mengatakan memberikan rekomendasi kepada Pemprov DKI Jakarta untuk mencabut izin usaha dari bar tersebut.

"Ini saya (pasangi) police line dan akan disegel dan saya buat rekomendasi kepada Pol PP untuk dicabut izinnya. Ini melanggarnya terlalu, di sini ada 20 lebih berkerumun, tapi lengkap (pelanggarannya), tidak pakai masker, tidak jaga jarak," ujar Mukti.

Baca juga: Polisi Rekomendasikan Pemprov DKI Cabut Izin DBunker Bar Melawai

Mukti juga mengatakan bar tersebut sudah menyalahi aturan Pemprov DKI Jakarta terkait jam operasional di malam tahun baru 2021.

Berdasarkan Seruan Gubernur DKI Jakarta Nomor 17 Tahun 2020, jam operasional usaha di Jakarta pada malam Tahun Baru dibatasi maksimal sampai pukul 19.00 WIB.

"Waktunya sudah lewat, seharusnya pukul 19.00 malam tutup. Kafe-kafe lain sudah tutup semua, ini artinya melawan petugas ya," ucap Mukti.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

IGD dan Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RSUD Kabupaten Tangerang Penuh

IGD dan Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RSUD Kabupaten Tangerang Penuh

Megapolitan
DKI Jakarta Buka Rekrutmen Tenaga Kesehatan untuk Pengendalian Covid-19

DKI Jakarta Buka Rekrutmen Tenaga Kesehatan untuk Pengendalian Covid-19

Megapolitan
Jalan Raya Jatimulya Bekasi Rusak Parah, Pengendara Sering Terjatuh

Jalan Raya Jatimulya Bekasi Rusak Parah, Pengendara Sering Terjatuh

Megapolitan
Jakarta Sedang Tidak Baik-baik Saja, Ini Sebaran Zona Merah di DKI

Jakarta Sedang Tidak Baik-baik Saja, Ini Sebaran Zona Merah di DKI

Megapolitan
Epidemiolog Kritik Strategi Jokowi soal Herd Immunity di Jakarta

Epidemiolog Kritik Strategi Jokowi soal Herd Immunity di Jakarta

Megapolitan
Polri Ingin Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Dibongkar, Ini Komentar Ombudsman Jakarta

Polri Ingin Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Dibongkar, Ini Komentar Ombudsman Jakarta

Megapolitan
Alarm dari Tangsel, RS Hampir Penuh hingga Pasien Covid-19 Sulit Dapat Ruang Perawatan

Alarm dari Tangsel, RS Hampir Penuh hingga Pasien Covid-19 Sulit Dapat Ruang Perawatan

Megapolitan
Bertambah Lagi, Total Pasien di RS Wisma Atlet Kemayoran Jadi 5.812 Orang

Bertambah Lagi, Total Pasien di RS Wisma Atlet Kemayoran Jadi 5.812 Orang

Megapolitan
Rumah Warga Cipondoh Dibobol Maling, Perhiasan hingga Barang Elektronik Raib

Rumah Warga Cipondoh Dibobol Maling, Perhiasan hingga Barang Elektronik Raib

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Sekolah Tatap Muka atau Tetap Belajar di Rumah?

Kasus Covid-19 Meningkat, Sekolah Tatap Muka atau Tetap Belajar di Rumah?

Megapolitan
Tiga Rusun di Cilincing Jadi Posko Vaksinasi Covid-19

Tiga Rusun di Cilincing Jadi Posko Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Meledak, Epidemiolog: Solusinya Hanya Lockdown

Kasus Covid-19 di Jakarta Meledak, Epidemiolog: Solusinya Hanya Lockdown

Megapolitan
Fakta Pelecehan Seksual terhadap Seorang Ibu di Tebet: Pelaku Kelainan Jiwa hingga Dibebaskan

Fakta Pelecehan Seksual terhadap Seorang Ibu di Tebet: Pelaku Kelainan Jiwa hingga Dibebaskan

Megapolitan
Virus Corona Varian Delta Dikhawatirkan Lebih Mudah Menyerang Anak-anak

Virus Corona Varian Delta Dikhawatirkan Lebih Mudah Menyerang Anak-anak

Megapolitan
Fakta Rizieq Shihab Tanggapi Replik Jaksa: Tidak Berkualitas hingga Merasa Belum Pantas Disebut Imam Besar

Fakta Rizieq Shihab Tanggapi Replik Jaksa: Tidak Berkualitas hingga Merasa Belum Pantas Disebut Imam Besar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X