Kompas.com - 01/01/2021, 18:22 WIB
Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany di Gedung Balai Kota Tangerang Selatan, Selasa (1/12/2020) KOMPAS.com/Tria SutrisnaWali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany di Gedung Balai Kota Tangerang Selatan, Selasa (1/12/2020)
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menyebut tidak ada penumpukan sampel swab di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Pernyataan tersebut diungkapkan Airin seiring terjadinya penumpukan dan antrean sampel swab di Labkesda Provinsi Banten beberapa waktu belakangan.

"Sampai hari ini enggak (penumpukan), karena kami batasi. Kami sudah punya dua alat PCR, maksimal 300," ujar Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Jumat (1/1/2021).

Menurut Airin, pihaknya menyesuaikan pemeriksaan swab yang dilakukan dengan ketersediaan slot pemeriksaan sampel di Labkesda.

Baca juga: Antrean Pemeriksaan Covid-19 di Labkesda Bekasi sampai 1.500 Sampel

Sehingga yang terjadi adalah antrean pemeriksaan swab dalam rangka pelacakan kasus baru positif Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Penumpukan antrean untuk pengambilan sampelnya. Karena kami tahu, tidak ingin ada penumpukan di Labkesda, maka dibuat waktunya," kata Airin.

"Misalnya ada satu tempat yang positif Covid-19. Nah dalam melakukan tracking-nya maka kami jadwalkan," ungkapnya.

Baca juga: Catat, Ini Mekanisme Layanan Gratis Swab PCR di Labkesda untuk Warga Depok

Selain itu, lanjut Airin, Pemerintah Kota Tangerang Selatan juga bekerja sama dengan laboratorium lain guna mempercepat proses pemeriksaan sekaligus mencegah penumpukan sampel swab.

"Kami kan tidak hanya labkesda Tangsel saja. Kami juga kerja sama dengan Lab UI maupun Lab lainnya," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengungkap terjadinya penumpukan sampel swab di Labkesda Provinsi Banten.

Kondisi tersebut juga terjadi di 33 laboratorium karena banyak sampel swab yang masuk dan menyebabkan antrean pemeriksaan.

"Saat ini memang terjadi penumpukan (sampel). Bukan hanya di labkesda provinsi, tapi juga di 33 lab di Banten," kata Ati kepada wartawan di Kota Serang. Rabu (30/12/2020).



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

[Hak Jawab] Alvin Lim Klarifikasi Tuduhan Penculikan Anak dan Pencurian Ponsel

Megapolitan
2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

2 Mayat Ditemukan dalam Rumah di Sukmajaya Depok, Polisi Sebut Nihil Tanda Kekerasan

Megapolitan
Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Ganjil-genap Margonda Depok, Dishub Berencana Sekat Kendaraan di 3 Titik Ini

Megapolitan
Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Polisi Selidiki Dugaan Pungli terhadap PKL di Puri Beta Ciledug

Megapolitan
PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

PNS DKI yang Korupsi Sumbangan Anak Yatim Tolak Disebut Dipecat, Pengacara: Yang Benar Diberhentikan Tak Hormat

Megapolitan
Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Foto Viral Bayi Dicat Silver di Pamulang, Satpol PP Bakal Bertindak

Megapolitan
266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

266 Pemotor yang Gunakan Knalpot Bising Ditindak Polisi Saat Crowd Free Night Semalam

Megapolitan
Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Dishub Akui Ganjil Genap Margonda Dapat Bebani Area Lain di Depok hingga 30 Persen

Megapolitan
Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Pemkot Depok Gelar Sekolah Tatap Muka Mulai 4 Oktober, Akan Swab Rutin secara Acak

Megapolitan
Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Ganjil Genap Diprediksi Akan Perlancar Jalan Margonda Depok hingga 50 Persen di Akhir Pekan

Megapolitan
Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Ganjil Genap di Margonda Depok Hanya Diterapkan dari Flyover UI sampai Simpang Ramanda

Megapolitan
Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Perseteruan Warga dengan 16 Sekuriti di Kembangan, Polisi Tetapkan Satu Tersangka

Megapolitan
Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Video Viral Aksi Pencurian di Pondok Aren, Pelaku Gasak Suvenir dan 15 Hoverboard

Megapolitan
3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

3 Mobil Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Dalam Kota, Berawal dari Pindah Lajur

Megapolitan
Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Kasus Penembakan di Tangerang, Polisi Sebut Tak Ada Saksi yang Lihat Langsung Kejadian

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.