Kasus Marbot Masjid Tewas Tertimpa Bangunan, Polisi Sebut Rekan Korban Berhasil Selamatkan Diri

Kompas.com - 02/01/2021, 18:09 WIB
Petugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Selatan beriapaya mengevakuasi seorang pria bernama Wawan (50) yang tertimpa tiang bangunan Masjid Al Khairiyah Jalan Joe Kelapa III, Jagakarsa Jakarta Selatan, Sabtu (2/1/2021) pagi. dokumentasi Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta SelatanPetugas Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Jakarta Selatan beriapaya mengevakuasi seorang pria bernama Wawan (50) yang tertimpa tiang bangunan Masjid Al Khairiyah Jalan Joe Kelapa III, Jagakarsa Jakarta Selatan, Sabtu (2/1/2021) pagi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait tewasnya marbot Masjid Al Akhyar, Wawan karena tertimpa tiang bangunan, Sabtu (2/1/2021).

Peristiwa itu terjadi saat korban sedang kerja bakti merobohkan tiang bangunan untuk lahan parkir masjid yang ada di Jalan Joe Kelapa III, Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

"Sudah dilakukan oleh tim identifikasi Polres. dilakukan pengambilan gambar dan lainnya. Olah TKP sudah dilakukan," ujar Kapolsek Jagakarsa, Kompol Eko Mulyadi kepada wartawan, Sabtu.

Eko menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban bersama satu rekannya dalam upaya merobohkan tiang bangunan itu.

Baca juga: Kronologi Tewasnya Marbot Masjid di Jagakarsa akibat Tertimpa Tiang Bangunan Saat Kerja Bakti

Hanya saja rekan korban berhasil melarikan diri saat tiang bangunan itu roboh ke arah yang tak sesuai diharapkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"(Rekan korban) tidak luka. Jadi yang diharapkan robohnya ke bawah, tapi ke samping. Tingginya (sekitar) tiga meter," kata Eko.

Sebelumnya, Perwira Piket Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkamat) Jakarta Selatan, Prawito mengatakan, peristiwa itu terjadi saat korban sedang kerja bakti bersama warga merobohkan tiang bangunan masjid.

"Korban sedang melaksanakan kerjabakti membongkar tiang bangunan yang akan di jadikan lahan untuk parkiran masjid," ujar Prawito dalam keterangannya, Sabtu.

Prawito menjelaskan, berdasarkan keterangan warga setempat, korban saat itu membantu membongkar tiang bangunan pada bagian bawah.

Baca juga: Tertimpa Tembok saat Kerja Bakti, Marbot Masjid di Jagakarsa Tewas

Hal itulah yang membuat korban tertimpa. Adapun teman korban lainnya berlari menjauh dari bangunan itu.

"Saat bangunan akan roboh korban tidak sadar, sedangkan teman-temannya berlarian keluar dari lokasi bangunan," ucapnya.

Prawito mengatakan, pada saat korban tertimpa tiang bangunan kondisinya masih hidup.

Petugas pemadam kebakaran Jaksel yang di lokasi setelah mendapatkan laporan berupaya membantu puing bangunan menggunakan alat berat.

"Penanganan mengeluarkan korban yang dinyatakan sudah meninggal oleh Paramedis 112. (penanganan) mengangkat reruntuhan dibantu oleh alat berat beko dari Dinas Tata Air," tutupnya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

MUI Imbau Warga di Zona Merah Ganti Shalat Jumat dengan Dzuhur

MUI Imbau Warga di Zona Merah Ganti Shalat Jumat dengan Dzuhur

Megapolitan
Catat, Ini Daftar 21 RS Rujukan Covid-19 di Kota Bogor

Catat, Ini Daftar 21 RS Rujukan Covid-19 di Kota Bogor

Megapolitan
Pemkot Bekasi Terima Rp 24 Miliar dari Kemenkes untuk Operasional RSUD

Pemkot Bekasi Terima Rp 24 Miliar dari Kemenkes untuk Operasional RSUD

Megapolitan
RS Hampir Penuh, Satgas Covid-19 Depok Sebut Kondisi Sudah Sangat Berat

RS Hampir Penuh, Satgas Covid-19 Depok Sebut Kondisi Sudah Sangat Berat

Megapolitan
Jakarta Buka Posko Siaga Covid-19 24 Jam, Tersebar di Semua Kelurahan

Jakarta Buka Posko Siaga Covid-19 24 Jam, Tersebar di Semua Kelurahan

Megapolitan
Imbau Dirikan Tenda Darurat Perawatan Pasien Covid-19, Anies: Rumah Sakit Sudah Penuh

Imbau Dirikan Tenda Darurat Perawatan Pasien Covid-19, Anies: Rumah Sakit Sudah Penuh

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meledak, Jakarta Krisis Tenaga Kesehatan

Kasus Covid-19 Meledak, Jakarta Krisis Tenaga Kesehatan

Megapolitan
Liza Putri Noviana, Nakes Pertama di Wisma Atlet yang Gugur Terpapar Covid-19

Liza Putri Noviana, Nakes Pertama di Wisma Atlet yang Gugur Terpapar Covid-19

Megapolitan
Tangerang Zona Merah, Pemkot Imbau Shalat Jumat Diganti Zuhur

Tangerang Zona Merah, Pemkot Imbau Shalat Jumat Diganti Zuhur

Megapolitan
Ingat, Hari Ini Terakhir Lapor Diri PPDB Jakarta Jalur Zonasi SD dan Afirmasi SMP/SMA/SMK

Ingat, Hari Ini Terakhir Lapor Diri PPDB Jakarta Jalur Zonasi SD dan Afirmasi SMP/SMA/SMK

Megapolitan
Anies Sebut Sebagian Besar Pasien Covid-19 di Jakarta Bergejala Sedang

Anies Sebut Sebagian Besar Pasien Covid-19 di Jakarta Bergejala Sedang

Megapolitan
Anies: Menambah Tenaga Kesehatan Tak Bisa Secepat Penambahan Kasus Covid-19

Anies: Menambah Tenaga Kesehatan Tak Bisa Secepat Penambahan Kasus Covid-19

Megapolitan
Rekor Baru Covid-19 di Jakarta Capai 7.505, Semua Rumah Sakit Diminta Bangun Tenda Darurat

Rekor Baru Covid-19 di Jakarta Capai 7.505, Semua Rumah Sakit Diminta Bangun Tenda Darurat

Megapolitan
Jakarta Tidak Sedang Baik-baik Saja, Rekor 7.505 Kasus Baru hingga RS di Ambang Kolaps

Jakarta Tidak Sedang Baik-baik Saja, Rekor 7.505 Kasus Baru hingga RS di Ambang Kolaps

Megapolitan
Fakta Warga Tangerang Diduga Meninggal Usai Divaksin: Disuntik Saat Tensi Tinggi, Dinkes Lakukan Investigasi

Fakta Warga Tangerang Diduga Meninggal Usai Divaksin: Disuntik Saat Tensi Tinggi, Dinkes Lakukan Investigasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X