Ketua DPRD DKI: Anggaran Penanganan Covid-19 Sangat Luar Biasa, Harus Sampai ke Masyarakat

Kompas.com - 04/01/2021, 14:50 WIB
Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi saat inspeksi mendadak ke lokasi revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020) KOMPAS.COM/RYANA ARYADITAKetua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi saat inspeksi mendadak ke lokasi revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/3/2020)
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta agar Pemprov DKI Jakarta memaksimalkan penggunaan anggaran Covid-19 yang sudah disetujui pada Jumat (4/1/2021) lalu.

Anggaran senilai Rp 3,2 triliun tersebut harus dimaksimalkan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Jakarta yang semakin mengkhawatirkan.

"Anggaran APBD yang diketok kemarin kan sangat luar biasa untuk penanganan Covid-19, nah itu harus betul-betul sampai ke masyarakat," ujar Prasetio saat konferensi pers di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (4/1/2021).

Baca juga: 15 Orang Terpapar Covid-19, Gedung DPRD DKI Ditutup sampai 18 Januari

Pras meminta anggaran bantuan sosial langsung tunai (BLT) bisa segera diterapkan agar bisa mengurangi dampak dan penyebaran Covid-19.

Begitu juga terkait vaksinasi yang akan segera dilaksanakan dari Pemerintah Pusat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sekarang sudah ada vaksin yang sudah bisa disuntik dengan gratis yang dikerjasamakan dengan Pemerintah Pusat itu harus dilaksanakan," ucap Pras.

Adapun rincian anggaran sebesar Rp 3,2 triliun tersebut dibagi menjadi dua bagian besar yaitu persiapan vaksinasi Covid-19 sebesar Rp 1,65 triliun dan penyaluran BLT Rp 1,55 triliun.

Baca juga: Sedang Menyapu Jalan, Petugas PPSU Ditabrak Anak di Bawah Umur

Anggaran tersebut diambil dari anggaran Belanja Tidak Tetap (BTT) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2021.

Pras mengatakan, pengalokasian anggaran BTT untuk program vaksinasi dan BLT sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo.

"Sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 99 tahun 2020 tentang pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi dalam rangka percepatan penanggulangan pandemi Covid-19 dan merujuk dari Surat Edaran Mendagri nomor 910/6650/SJ yang diterima pada 8 Desember 2020," tutur dia.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

UPDATE 24 Juli: Depok Tambah 712 Kasus Positif Covid-19

Megapolitan
Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Kemenkes Akui Tak Semua WNA Bisa Ikut Vaksinasi

Megapolitan
Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Tambah 333 Kasus Baru, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Capai 30.425

Megapolitan
UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

UPDATE 24 Juli Tambah 286 Kasus Baru, Total Kasus Positif Covid-19 di Tangsel 20.681

Megapolitan
Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Tingkat Kematian Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Terima Bantuan Peti Jenazah

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE 24 Juli: Tambah 554 Kasus di Kota Tangerang, 6.885 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

UPDATE 24 Juli: Kasus Covid-19 Jakarta Bertambah 8.360

Megapolitan
BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

BP2MI Protes, Beberkan Perlakuan Imigrasi Malaysia yang Sita Barang TKI

Megapolitan
Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Dua Pencuri Motor Babak Belur Dihajar Massa di Pagedangan Tangerang

Megapolitan
Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Depok Punya Mobil Tes Swab Covid-19, Idris Targetkan 20.000 Pemeriksaan per Bulan

Megapolitan
Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 4.534 Orang

Pasien di RS Wisma Atlet Terus Berkurang, Kini 4.534 Orang

Megapolitan
Tren Covid-19 di Jakarta Jelang Berakhirnya PPKM Level 4: Kasus Harian Melandai, Testing Menurun, hingga Rekor Angka Kematian

Tren Covid-19 di Jakarta Jelang Berakhirnya PPKM Level 4: Kasus Harian Melandai, Testing Menurun, hingga Rekor Angka Kematian

Megapolitan
Sopir Ojol di Jakbar Sepakat Tak Ikut Aksi 'Jokowi End Game'

Sopir Ojol di Jakbar Sepakat Tak Ikut Aksi "Jokowi End Game"

Megapolitan
Ketika Sindikat Tes PCR Palsu Beroperasi di Bandara Halim, 8 dari 11 Surat Lolos Pemeriksaan

Ketika Sindikat Tes PCR Palsu Beroperasi di Bandara Halim, 8 dari 11 Surat Lolos Pemeriksaan

Megapolitan
Viral Video Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Satpol PP: Kami Sisir Sudah Kosong

Viral Video Bendera Putih di Pasar Tanah Abang, Satpol PP: Kami Sisir Sudah Kosong

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X