Penyintas Covid-19 yang Donasikan Plasma Konvalesen di Tangsel Baru 80 Orang

Kompas.com - 06/01/2021, 16:50 WIB
Salah satu penyintas Covid-19 usai melakukan donor plasma konvalesen di PMI Kota Tangerang, Kamis (17/12/2020) lalu. Kompas.COM/MUHAMMAD NAUFALSalah satu penyintas Covid-19 usai melakukan donor plasma konvalesen di PMI Kota Tangerang, Kamis (17/12/2020) lalu.
|

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Penyintas Covid-19 yang mendaftarkan diri sebagai donor plasma darah di wilayah Tangerang Selatan, Banten masih minim.

Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan mencatat baru ada sekitar 80 penyintas Covid-19 yang mendaftarkan diri sebagai donor plasma konvalesen.

"Jadi kalau yang sudah di-screening itu sudah ada 80-an," ujar Kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Tangerang Selatan Suhara Manulang, Rabu (6/1/2020).

Dari 80 penyintas Covid-19 itu, kata Suhara, hanya 24 orang yang memenuhi kriteria mendonasikan plasma darahnya untuk terapi pasien positif.

Baca juga: Pasien Sembuh di Rumah Lawan Covid-19 Bakal Diminta Jadi Donor Plasma Konvalesen

Kondisi itu berbanding terbalik dengan meningkatnya kebutuhan dan pesanan plasma konvelesen di PMI Tangerang Selatan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang lolos itu ada 24 orang. Sekarang sudah per kantongnya itu ada 52 kantong plasma. Tapi itu sudah langsung sold out," ungkapnya.

"Jadi tuh setiap hari tuh ada yang booking. Pas ada donor sudah langsung dikirim," sambungnya.

Baca juga: Akan Tambah Tempat Tidur, Pemkot Tangsel Ajukan Penambahan Dokter di Rumah Lawan Covid-19

Suhara menyebut bahwa pesanan plasma konvalesen yang masuk tak hanya dari wilayah Tangerang Selatan, tetapi juga dari luar daerah.

"Keluar Tangsel juga bahkan ke Kalimantan pun sudah kita kirim. Artinya ini kan nyawa hari ini pun yang sudah booking itu sudah banyak. Seperti golongan AB itu sudah banyak yang booking," pungkasnya.

PMI Tangerang Selatan sendiri tengah bekerja sama dengan pengelola pusat karantina Rumah Lawan Covid-19 untuk meminta setiap pasien sembuh menjadi donor plasma konvelesen.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Lengkap Lokasi, Syarat, dan Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Jakarta

Daftar Lengkap Lokasi, Syarat, dan Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Jakarta

Megapolitan
IGD dan Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RSUD Kabupaten Tangerang Penuh

IGD dan Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di RSUD Kabupaten Tangerang Penuh

Megapolitan
DKI Jakarta Buka Rekrutmen Tenaga Kesehatan untuk Pengendalian Covid-19

DKI Jakarta Buka Rekrutmen Tenaga Kesehatan untuk Pengendalian Covid-19

Megapolitan
Jalan Raya Jatimulya Bekasi Rusak Parah, Pengendara Sering Terjatuh

Jalan Raya Jatimulya Bekasi Rusak Parah, Pengendara Sering Terjatuh

Megapolitan
Jakarta Sedang Tidak Baik-baik Saja, Ini Sebaran Zona Merah di DKI

Jakarta Sedang Tidak Baik-baik Saja, Ini Sebaran Zona Merah di DKI

Megapolitan
Epidemiolog Kritik Strategi Jokowi soal Herd Immunity di Jakarta

Epidemiolog Kritik Strategi Jokowi soal Herd Immunity di Jakarta

Megapolitan
Polri Ingin Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Dibongkar, Ini Komentar Ombudsman Jakarta

Polri Ingin Jalur Sepeda Sudirman-Thamrin Dibongkar, Ini Komentar Ombudsman Jakarta

Megapolitan
Alarm dari Tangsel, RS Hampir Penuh hingga Pasien Covid-19 Sulit Dapat Ruang Perawatan

Alarm dari Tangsel, RS Hampir Penuh hingga Pasien Covid-19 Sulit Dapat Ruang Perawatan

Megapolitan
Bertambah Lagi, Total Pasien di RS Wisma Atlet Kemayoran Jadi 5.812 Orang

Bertambah Lagi, Total Pasien di RS Wisma Atlet Kemayoran Jadi 5.812 Orang

Megapolitan
Rumah Warga Cipondoh Dibobol Maling, Perhiasan hingga Barang Elektronik Raib

Rumah Warga Cipondoh Dibobol Maling, Perhiasan hingga Barang Elektronik Raib

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Sekolah Tatap Muka atau Tetap Belajar di Rumah?

Kasus Covid-19 Meningkat, Sekolah Tatap Muka atau Tetap Belajar di Rumah?

Megapolitan
Tiga Rusun di Cilincing Jadi Posko Vaksinasi Covid-19

Tiga Rusun di Cilincing Jadi Posko Vaksinasi Covid-19

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Jakarta Meledak, Epidemiolog: Solusinya Hanya Lockdown

Kasus Covid-19 di Jakarta Meledak, Epidemiolog: Solusinya Hanya Lockdown

Megapolitan
Fakta Pelecehan Seksual terhadap Seorang Ibu di Tebet: Pelaku Kelainan Jiwa hingga Dibebaskan

Fakta Pelecehan Seksual terhadap Seorang Ibu di Tebet: Pelaku Kelainan Jiwa hingga Dibebaskan

Megapolitan
Virus Corona Varian Delta Dikhawatirkan Lebih Mudah Menyerang Anak-anak

Virus Corona Varian Delta Dikhawatirkan Lebih Mudah Menyerang Anak-anak

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X