Penyerang Polisi Saat Aksi 1812 Belum Ditangkap, Polda Metro Jaya Masih Kumpulkan Keterangan Saksi

Kompas.com - 06/01/2021, 17:37 WIB
Seorang pengunjuk rasa aksi demonstrasi 1812 berusaha menghalau rekannya, di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (18/12/2020). Kepolisian membubarkan paksa massa aksi demonstrasi dikarenakan angka penyebaran Covid-19 masih tinggi di wilayah Jakarta. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATSeorang pengunjuk rasa aksi demonstrasi 1812 berusaha menghalau rekannya, di kawasan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (18/12/2020). Kepolisian membubarkan paksa massa aksi demonstrasi dikarenakan angka penyebaran Covid-19 masih tinggi di wilayah Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Polda Metro Jaya belum menangkap penyerang dua polisi yang menggunakan senjata tajam saat aksi 1812.

Aksi itu terjadi di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat pada 18 Desember 2020.

"Masih belum, masih terus kami kejar," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (6/1/2021).

Baca juga: Polres Jakut Sekat Massa Aksi 1812, 5 Orang Reaktif Covid-19, 1 Orang Bawa Senjata Tajam

Hingga kini, polisi masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian.

"Kami masih kumpulkan keterangan saksi-saksi yang ada di tempat (kejadian)," kata Yusri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebelumnya, polisi dan massa aksi 1812 terlibat gesekan saat upaya pembubaran.

Akibatnya, dua anggota polisi terluka diduga terkena senjata tajam oknum peserta aksi 1812.

Sebagai informasi, 1812 adalah aksi yang dilakukan massa simpatisan pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Aksi itu akan menuntut pengungkapan kasus penembakan yang dialami enam laskar khusus FPI oleh polisi.

Selain itu, massa juga menuntut pembebasan Rizieq yang ditahan setelah ditetapkan tersangka atas kasus pelanggaran protokol kesehatan dan penghasutan.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

89 Persen Pelajar di Wilayah I Jaktim Telah Divaksin, Kasudin: Tertinggi di DKI

89 Persen Pelajar di Wilayah I Jaktim Telah Divaksin, Kasudin: Tertinggi di DKI

Megapolitan
BOR Rumah Sakit di Kota Bekasi Turun, Kini Angkanya di Bawah Standar WHO

BOR Rumah Sakit di Kota Bekasi Turun, Kini Angkanya di Bawah Standar WHO

Megapolitan
Polisi Akan Gelar Perkara Tentukan Status Jerinx soal Ancaman Kekerasan

Polisi Akan Gelar Perkara Tentukan Status Jerinx soal Ancaman Kekerasan

Megapolitan
'Saya Sudah Negatif Covid-19, Saat Rontgen, Paru-paru Telah Dipenuhi Kabut dan Bercak'

"Saya Sudah Negatif Covid-19, Saat Rontgen, Paru-paru Telah Dipenuhi Kabut dan Bercak"

Megapolitan
Polisi: Pengendara Moge Tabrak Pemotor di Bintaro dengan Kecepatan 70 KM Per Jam

Polisi: Pengendara Moge Tabrak Pemotor di Bintaro dengan Kecepatan 70 KM Per Jam

Megapolitan
Sapu Jagat Pasukan Oranye, dari Bersihkan Kota hingga Tangani Jenazah Pasien Covid-19

Sapu Jagat Pasukan Oranye, dari Bersihkan Kota hingga Tangani Jenazah Pasien Covid-19

Megapolitan
Fraksi PKS Setujui Perubahan RPJMD DKI Jakarta karena Alasan Pandemi Covid-19

Fraksi PKS Setujui Perubahan RPJMD DKI Jakarta karena Alasan Pandemi Covid-19

Megapolitan
Bunuh Lawan Tawuran, 9 Anak Geng Motor di Bekasi Ditangkap Polisi

Bunuh Lawan Tawuran, 9 Anak Geng Motor di Bekasi Ditangkap Polisi

Megapolitan
Pemkot Bekasi Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covd-19 Meningkat Selama PPKM Level 4

Pemkot Bekasi Sebut Angka Kesembuhan Pasien Covd-19 Meningkat Selama PPKM Level 4

Megapolitan
Pengelola GBK Akui Satpamnya Pukul Mahasiswa, tapi Bantah Ada Pengeroyokan

Pengelola GBK Akui Satpamnya Pukul Mahasiswa, tapi Bantah Ada Pengeroyokan

Megapolitan
Fraksi Gerindra Setuju Perubahan RPJMD yang Diusulkan Anies

Fraksi Gerindra Setuju Perubahan RPJMD yang Diusulkan Anies

Megapolitan
Minta Ada Tes Covid-19 Gratis, Kepala Terminal Kalideres: Jangan Sampai Harga Tiket dan Antigen Sama

Minta Ada Tes Covid-19 Gratis, Kepala Terminal Kalideres: Jangan Sampai Harga Tiket dan Antigen Sama

Megapolitan
Kasus Pengendara Moge Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Pengendara Moge Tabrak Pemotor hingga Tewas di Bintaro, Polisi Periksa 3 Saksi

Megapolitan
Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Buat SKCK di Kota Tangerang

Sertifikat Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Buat SKCK di Kota Tangerang

Megapolitan
Detik-detik Motor Kurir dan Paket Senilai Rp 2,7 Juta Raib Digasak Maling di Pancoran

Detik-detik Motor Kurir dan Paket Senilai Rp 2,7 Juta Raib Digasak Maling di Pancoran

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X