Pemkot Tangerang Berencana Bedah 250 Rumah Warga pada Tahun Ini

Kompas.com - 06/01/2021, 20:36 WIB
Ilustrasi.(www.shutterstock.com) Kompas.COM/MUHAMMAD NAUFALIlustrasi.(www.shutterstock.com)
|

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) berencana membedah 250 rumah warga Kota Tangerang pada tahun ini.

"Perencanaan di 2021, Dinas Perkim Kota Tangerang bakal membedah 250 rumah," kata Kepala Bidang Pembangunan Disperkim Kota Tangerang Surya Fani Silitonga ketika dikonfirmasi, Rabu (6/1/2021) sore.

Surya berujar, warga yang ingin rumahnya dibedah rumah harus mengajukan ke kelurahan setempat.

Lalu, warga yang rumahnya layak dibedah akan mendapat rekomendasi dari kelurahan.

Setelah itu, pihak kelurahan melanjutkan rekomendasi ke kecamatan.

"Baru dari kecamatan yang melanjutkan ke Disperkim Kota Tangerang," kata Surya.

Baca juga: Pemkot Tangerang Akan Ubah 2 Puskesmas Jadi RS Tipe D pada 2022

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Surya menjelaskan, pemilik rumah harus mendapatkan surat rekomendasi dari kelurahan karena pihak kelurahan yang mengetahui layak tidaknya rumah yang diajukan untuk dibedah.

"Dari pengajuan-pengajuannya, nanti kami verifikasi lagi langsung di lapangan," tutur Surya.

Meskipun telah merencanakan program bedah 250 rumah, Surya belum bisa memastikan anggaran program tersebut.

"Kan kami melihat kondisi saat ini, bebas saja kalau berencana. Tapi kan, setelah nanti lihat dokumen, ada enggak anggarannya. Kan ini masih pandemi," kata dia.

Baca juga: Ada 175 Kebakaran Terjadi di Tangerang Tahun 2020, Terparah di Pabrik Gorden Neglasari

Menurut Surya, salah satu opsinya, program bedah rumah tersebut akan menggunakan anggaran Badan Amil dan Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang.

"Ini juga bedah rumah masih perencanaan saja. Kalau bedah rumahnya sudah berstatus darurat, pakai BAZNAS seadanya," tambah dia.

Surya meminta warga yang ingin rumahnya dibedah untuk segera mengajukan dan melapor ke kelurahan.

"Ikuti tata caranya. Ke kelurahan setempat dulu. Mumpung masih awal tahun," kata Surya.



Video Rekomendasi

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Perum PPD Gratiskan Layanan Bus Bogor-Jakarta Selama Sebulan

Megapolitan
Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Sopir Truk Korban Pungli Mengeluh: Anak Mau Jajan Dibentak, padahal Uang Disebar di Pelabuhan

Megapolitan
Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Mirisnya Hidup Sopir Truk di Tanjung Priok, Dipalak Preman hingga Petugas Pelabuhan

Megapolitan
19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

19 Warga Gandasari Tangerang Sembuh dari Covid-19, 34 Orang Masih Dirawat

Megapolitan
Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Komplotan Maling Bobol Rumah di Makasar Jaktim, Mengaku Petugas Kelurahan

Megapolitan
Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Terduga Teroris yang Ditangkap di Bogor Sehari-hari Disebut Berjualan Bahan Kimia

Megapolitan
Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Sebagian Wilayah Kota Bekasi Banjir Usai Hujan Deras, Taman Narogong Paling Parah

Megapolitan
Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Soal Kelanjutan Belajar di Sekolah, Pemkot Tangerang Fokus Tangani Lonjakan Kasus Covid-19 Dulu

Megapolitan
Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Kasus Covid-19 Melonjak, Wali Kota Tangerang Batasi Aktivitas Ekonomi Warga

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Bogor Tambah Tempat Pusat Isolasi

Megapolitan
Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Update 15 Juni: 383 Pasien Covid-19 Masih Dirawat dan Diisolasi di Tangsel

Megapolitan
Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Operasional RSU Serpong Utara Terhambat Anggaran, Pemkot Tangsel Ajukan Dana Bantuan

Megapolitan
Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Tak Ada Palang di Rel Kereta, Mobil Tabrak KRL di Duri Kosambi

Megapolitan
Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Kejar Target Herd Immunity dari Jokowi, Pemprov DKI Harus Permudah Vaksinasi

Megapolitan
Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Kasus Covid-19 Tinggi, Wagub DKI: Uji Coba Belajar Tatap Muka Tetap Jalan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X