Kompas.com - 07/01/2021, 07:10 WIB
Sidang praperadilan kasus penghasutan dan kerumunan, Rizieq Shihab kembali digelar pada Rabu (6/1/2021) siang. Tim kuasa hukum Rizieq Shihab selaku pemohon dan pihak kepolisian selaku termohon dijadwalkan menyerahkan bukti-bukti ke hakim. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJOSidang praperadilan kasus penghasutan dan kerumunan, Rizieq Shihab kembali digelar pada Rabu (6/1/2021) siang. Tim kuasa hukum Rizieq Shihab selaku pemohon dan pihak kepolisian selaku termohon dijadwalkan menyerahkan bukti-bukti ke hakim.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sidang praperadilan atas status tersangka Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan terkait tuduhan melakukan penghasutan dan kerumunan saat pandemi Covid-19 yang digelar Rabu (6/1/2021) kemarin beragendakan penyerahan bukti dari pihak Rizieq dan pemeriksaan saksi.

Tim kuasa hukum Rizieq Shihab menyerahkan 40 bukti tertulis kepada hakim. Bukti-bukti itu berupa surat izin penyelenggaraan pernikahan di Petamburan, Jakarta Pusat hingga surat penetapan tersangka Rizieq Shihab. 

“Kalau kami bukti yang diserahkan ada 40 bukti. Sebanyak 40 bukti itu meliputi yang paling penting satu surat pemberitahuan penetapan tersangka dari polisi ke kejaksaan tinggi,” kata anggota tim kuasa hukum Rizieq Shihab, Alamsyah Hanafiah, Rabu sore.

Baca juga: Sidang Praperadilan Hari Keempat, Kubu Rizieq Shihab Hadirkan Pakar Hukum Pidana Prof. Mudzakir

Kuasa hukum Rizieq yang lain, yaitu M Kamil Pasha menyebutkan, bukti-bukti yang dibawa dalam sidang itu terkait kekaburan pasal saat penyelidikan, penyidikan, dan penetapan Rizieq sebagai tersangka.

Alamsyah mengatakan, tim kuasa hukum juga menyerahkan bukti berupa surat perintah penyidikan Rizieq Shihab dengan tanggal yang berbeda.

Tim itu juga menyerahkan surat pemberitahuan hukuman administrasi kepada pihak Front Pembela Islam (FPI) dan Rizieq Shihab.

“(Surat itu) tentang masalah berkerumun menghadiri acara Maulid Nabi yang memberikan denda Rp 30 juta dan Rp 20 juta jadi total Rp50 juta. Jadi dengan itu berarti secara administrasi dia sudah dihukum. Sudah dibayar,” ujar Alamsyah.

Dengan penyerahan surat pemberitahuan surat administrasi tersebut, lanjut Alamsyah, Rizieq Shihab tak boleh dihukum dalam kasus yang sama.

Dua saksi

Kemarin, pihak Rizieq juga menghadirkan dua saksi fakta untuk memberikan keterangan terkait acara Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat pada 14 November tahun lalu.

Dua saksi itu adalah mereka yang datang ke acara pernikahan putri Rizieq.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selidiki Kasus Gadis 18 Tahun Tewas Ditabrak di Cipondoh, Polisi Periksa Sopir Bus

Selidiki Kasus Gadis 18 Tahun Tewas Ditabrak di Cipondoh, Polisi Periksa Sopir Bus

Megapolitan
Pemkot Depok Imbau Pengendara Hindari GDC hingga Jembatan Ambles Diperbaiki

Pemkot Depok Imbau Pengendara Hindari GDC hingga Jembatan Ambles Diperbaiki

Megapolitan
Minta Warga Tak Nekat Mudik Lebaran, Wagub DKI: Sayangi Orangtua di Kampung

Minta Warga Tak Nekat Mudik Lebaran, Wagub DKI: Sayangi Orangtua di Kampung

Megapolitan
Ada Proyek Jaringan Utilitas, Satu Lajur Jalan Wolter Monginsidi-Trunojoyo-Cikajang Jaksel Ditutup

Ada Proyek Jaringan Utilitas, Satu Lajur Jalan Wolter Monginsidi-Trunojoyo-Cikajang Jaksel Ditutup

Megapolitan
Anggarkan Rp 7 Miliar, Perbaikan Jembatan Ambles di GDC Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Anggarkan Rp 7 Miliar, Perbaikan Jembatan Ambles di GDC Ditargetkan Selesai Tahun Ini

Megapolitan
Pemkot Tangsel Minta Dilibatkan dalam Revitalisasi Tugu Pamulang, Wawalkot: Saat Tender, Diajak Ngobrol...

Pemkot Tangsel Minta Dilibatkan dalam Revitalisasi Tugu Pamulang, Wawalkot: Saat Tender, Diajak Ngobrol...

Megapolitan
Tugu Pamulang Akan Dibongkar, Pemkot Tangsel: Bangun Lagi yang Lebih Artistik

Tugu Pamulang Akan Dibongkar, Pemkot Tangsel: Bangun Lagi yang Lebih Artistik

Megapolitan
Daftar 106 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta

Daftar 106 Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di DKI Jakarta

Megapolitan
Kesaksian Kuli Selamat soal Dua Rekannya yang Tewas Tertimpa Bangunan Roboh di Benhil

Kesaksian Kuli Selamat soal Dua Rekannya yang Tewas Tertimpa Bangunan Roboh di Benhil

Megapolitan
Pembangunan Fisik Rampung, Flyover Cakung Segera Dibuka untuk Publik

Pembangunan Fisik Rampung, Flyover Cakung Segera Dibuka untuk Publik

Megapolitan
Mobil Mogok di Tol, Polisi: Segera Hubungi 14080, Jangan Layani Derek Liar!

Mobil Mogok di Tol, Polisi: Segera Hubungi 14080, Jangan Layani Derek Liar!

Megapolitan
Kota Bogor Jadi Tujuan Gowes, TTSG Dukung Pemkot Bangun Jalur Khusus Sepeda

Kota Bogor Jadi Tujuan Gowes, TTSG Dukung Pemkot Bangun Jalur Khusus Sepeda

Megapolitan
Rizieq Shihab Raih Gelar Doktor, Kuasa Hukum: Dia Kritik Aksi Terorisme dalam Disertasinya

Rizieq Shihab Raih Gelar Doktor, Kuasa Hukum: Dia Kritik Aksi Terorisme dalam Disertasinya

Megapolitan
Komnas HAM Kumpulkan Dokumen hingga Rekaman CCTV Usut Tewasnya Tahanan Polres Tangsel

Komnas HAM Kumpulkan Dokumen hingga Rekaman CCTV Usut Tewasnya Tahanan Polres Tangsel

Megapolitan
Datangi Polres Tangerang Kota, Komnas HAM Selidiki Kematian Tahanan Narkoba dan Pencabulan Anak di Penjara

Datangi Polres Tangerang Kota, Komnas HAM Selidiki Kematian Tahanan Narkoba dan Pencabulan Anak di Penjara

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X