Kompas.com - 07/01/2021, 12:32 WIB
Suasana kawasan Masjid Istiqlal yang telah rampung 100 persen direnovasi, di Jakarta, Kamis (27/8/2020). Sedianya renovasi yang dimulai pada Mei 2019 ditargetkan rampung sebelum bulan Ramadhan 2020, namun mundur karena terjadi pandemi Covid-19 dan diberlakukannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). ANTARA FOTO/NOVA WAHYUDISuasana kawasan Masjid Istiqlal yang telah rampung 100 persen direnovasi, di Jakarta, Kamis (27/8/2020). Sedianya renovasi yang dimulai pada Mei 2019 ditargetkan rampung sebelum bulan Ramadhan 2020, namun mundur karena terjadi pandemi Covid-19 dan diberlakukannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Penulis Ihsanuddin
|


JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi menyebut keberadaan pedagang kaki lima di sekitar Masjid Istiqlal Jakarta dapat mengganggu keindahan masjid terbesar di Asia Tenggara itu.

Oleh karena itu, pihaknya hari ini menertibkan PKL di kawasan tersebut.

"Sebelumnya kalau dilihat dari atas Masjid Istiqlal sangat jelek. Kalau sekarang kita bersihkan jadi rapi. Kayak masjid di luar negeri," kata Irwandi kepada wartawan di sela penertiban, Selasa (7/1/2021).

Apalagi, Masjid Istiqlal baru saja selesai direnovasi secara besar-besaran. Irwandi ingin tak hanya bagian dalam masjid itu yang terlihat rapi, namun juga di wilayah sekitar masjid.

Baca juga: Masjid Istiqlal Selesai Direhab, PKL di Kolong Jembatan Ditertibkan

"Karena bagaimana pun Istiqlal kebanggaan nasional dan internasional. Jadi nanti tamu datang sudah nyaman," kata dia.

Irwandi pun memastikan seluruh PKL yang ditertibkan akan didata dan nantinya akan difasilitasi untuk berjualan di tempat lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut dia, Suku Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jakarta Pusat sudah menyediakan tempat bagi PKL yang tergusur.

"Kita tempatkan di berbagai tempat. Yang penting mereka punya usaha," ujarnya.

Baca juga: Makin Megah Usai Renovasi, Berikut Sejarah Pembangunan Masjid Istiqlal Jakarta

Dalam penertiban ini, Pemkot Jakpus menurunkan 150 petugas gabungan yang berasal dari TNI-Polri, Satpol PP, Dishub, kecamatan, kelurahan, serta Suku Dinas Sosial.

Irwandi pun memastikan kolong jembatan ini akan dipantau secara rutin agar tak ada lagi PKL atau PMKS yang kembali usai ditertibkan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Pungli di Tanjung Priok, Oknum Karyawan Pelabuhan Minta Rp 5.000 ke Setiap Korban

Megapolitan
Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Seorang Pekerja Jatuh di Lokasi Proyek LRT Kuningan, Jakarta Selatan

Megapolitan
Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Dorong Perluasan Pasar, Kadin Indonesia Bekali UMKM Pelatihan untuk Tingkatkan Kualitas Produk

Megapolitan
Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Praktik Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok kembali Viral, Polisi Tangkap 1 Tersangka Pelaku

Megapolitan
3 Titik Terendam Banjir di Kota Tangerang, Terparah di Cipadu Larangan

3 Titik Terendam Banjir di Kota Tangerang, Terparah di Cipadu Larangan

Megapolitan
Percepat Vaksinasi demi Pemulihan Ekonomi, Kadin Akan Buka Gerai Vaksinasi di Mal hingga Tempat Publik

Percepat Vaksinasi demi Pemulihan Ekonomi, Kadin Akan Buka Gerai Vaksinasi di Mal hingga Tempat Publik

Megapolitan
Ini 17 Daftar Kendaraan yang Dikecualikan dalam Ganjil Genap di Jakarta

Ini 17 Daftar Kendaraan yang Dikecualikan dalam Ganjil Genap di Jakarta

Megapolitan
Pemprov DKI Izinkan Transportasi Umum Gunakan Kapasitas Angkut 100 Persen

Pemprov DKI Izinkan Transportasi Umum Gunakan Kapasitas Angkut 100 Persen

Megapolitan
Maling Bobol Rumah di Lenteng Agung, Celengan Berisi Tabungan buat Biaya Lahiran Dibawa Kabur

Maling Bobol Rumah di Lenteng Agung, Celengan Berisi Tabungan buat Biaya Lahiran Dibawa Kabur

Megapolitan
Aturan Terbaru Kendaraan yang Dibolehkan Melintasi Kawasan Ganjil Genap di Jakarta

Aturan Terbaru Kendaraan yang Dibolehkan Melintasi Kawasan Ganjil Genap di Jakarta

Megapolitan
Ganjil Genap di Tempat Wisata di Jakarta Kini Diberlakukan Juga untuk Sepeda Motor

Ganjil Genap di Tempat Wisata di Jakarta Kini Diberlakukan Juga untuk Sepeda Motor

Megapolitan
PPKM Level 2, Rumah Ibadah di Depok Belum Boleh Diisi Penuh

PPKM Level 2, Rumah Ibadah di Depok Belum Boleh Diisi Penuh

Megapolitan
Bioskop di Depok Boleh Buka dengan Kapasitas 70 Persen Saat PPKM Level 2, Simak Semua Ketentuannya

Bioskop di Depok Boleh Buka dengan Kapasitas 70 Persen Saat PPKM Level 2, Simak Semua Ketentuannya

Megapolitan
PPKM Depok Turun ke Level 2, Kapasitas Warteg dan Restoran Maksimum Tetap 50 Persen

PPKM Depok Turun ke Level 2, Kapasitas Warteg dan Restoran Maksimum Tetap 50 Persen

Megapolitan
Aturan Masuk Mal di Jabodetabek bagi Anak di Bawah 12 Tahun

Aturan Masuk Mal di Jabodetabek bagi Anak di Bawah 12 Tahun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.